Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Tren Hobi Memelihara Ikan Cupang: Panduan Perawatan, Jenis Populer, dan Cara Menjaga Air Tetap Stabil

Muhammad Rusdian Nuzula • Selasa, 14 Juli 2026 | 12:30 WIB
Tertarik memulai hobi memelihara ikan cupang? Ini panduan lengkap cara merawat, jenis populer, dan tips menjaga kualitas air akuarium Anda. (PINTEREST)
Tertarik memulai hobi memelihara ikan cupang? Ini panduan lengkap cara merawat, jenis populer, dan tips menjaga kualitas air akuarium Anda. (PINTEREST)

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Tren hobi memelihara ikan cupang (Betta splendens) kini kembali populer di tengah masyarakat Indonesia dari berbagai kelompok usia. Satwa hias air tawar ini sangat diminati karena keindahan sirip, warna yang mencolok, serta perilakunya yang sangat aktif.

Peminat hobi memelihara ikan cupang kini dimudahkan dengan ketersediaan varietas yang melimpah dengan harga yang bervariasi di pasaran. Mulai dari kisaran puluhan ribu hingga jutaan rupiah, semua tergantung pada jenis, keunikan warna, serta kualitas genetiknya.

Namun, menjalani hobi memelihara ikan cupang bukan berarti menaruh ikan cantik ini di wadah sempit tanpa perhatian khusus. Menurut riset medis hewan, ikan cupang membutuhkan komitmen kebersihan dan ekosistem yang layak agar bisa bertahan hidup selama 3 hingga 5 tahun.

Baca Juga: Murid Baru SDN Sukorejo 3 Kota Blitar Hanya 5 Orang, Kalah Saing dengan Sekolah Lain tapi MPLS Tetap Berjalan Normal

Mengenal Variasi Jenis Cupang yang Populer

Kolektor dan penghobi biasanya membedakan ikan cupang berdasarkan bentuk sirip serta corak warna tubuhnya yang sangat beraneka ragam. Keberagaman karakteristik inilah yang membuat para pencinta ikan hias sering mengoleksi lebih dari satu ekor di rumah mereka.

Beberapa jenis yang sangat populer saat ini di antaranya adalah Halfmoon, Crowntail, Plakat, Double Tail, dan Dumbo Ear. Masing-masing jenis tersebut memiliki keunikan tersendiri pada siripnya yang memikat mata saat berenang aktif.

Selain penampilannya yang menawan, ikan cupang juga dikenal sebagai salah satu jenis ikan hias yang cukup cerdas. Satwa ini terbukti mampu mengenali kehadiran pemiliknya secara langsung, terutama pada saat waktu pemberian pakan tiba.

Ukuran Akuarium Ideal dan Standar Kualitas Air

Kesalahan umum bagi pemula adalah memelihara ikan cupang di dalam wadah yang terlalu kecil atau sempit. Meskipun memiliki organ labirin untuk menghirup oksigen langsung dari udara, wadah sempit tetap tidak direkomendasikan untuk jangka panjang.

Rekomendasi perawatan modern menyarankan penggunaan akuarium berkapasitas minimal sekitar 20 liter atau setara dengan 5 galon air. Kapasitas yang memadai ini sangat membantu menjaga stabilitas kualitas air sekaligus memberikan ruang berenang yang luas bagi ikan.

Kebersihan air merupakan kunci utama agar ikan terhindar dari tumpukan zat amonia berbahaya yang memicu berbagai penyakit. Sisa makanan yang tidak habis wajib segera dibersihkan agar tidak membusuk dan mencemari kondisi air akuarium.

Sangat dianjurkan untuk memasang alat penyaring atau filter air dengan kekuatan arus yang lembut di dalam akuarium. Langkah ini bertujuan menjaga kebersihan air tanpa mengganggu kenyamanan ikan cupang yang tidak menyukai arus air terlalu kuat.

Kebutuhan Nutrisi dan Pola Pemberian Pakan

Sebagai hewan golongan karnivora, ikan cupang membutuhkan asupan makanan dengan kandungan protein tinggi demi menunjang pertumbuhannya. Makanan harian utama yang praktis diberikan dapat berupa pelet khusus yang diformulasikan untuk kebutuhan gizi cupang.

Untuk menjaga kesehatan, pemilik juga bisa memberikan pakan variasi alami secara berkala dalam jumlah yang pas. Jenis pakan tambahan yang baik meliputi cacing darah beku atau bloodworm, artemia, serta kutu air segar.

Pola pemberian makan sebaiknya diatur secara disiplin sebanyak satu hingga dua kali saja dalam sehari. Porsi makan harus disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak memicu gangguan organ pencernaan serta penumpukan sisa pakan di dasar wadah.

Sifat Teritorial dan Tips Menata Dekorasi Kandang

Sifat teritorial yang sangat kuat membuat ikan cupang jantan tidak boleh disatukan dalam satu wadah yang sama. Menempatkan dua cupang jantan bersama-sama akan memicu perkelahian hebat yang berujung pada luka fisik serius pada sirip mereka.

Pemisahan secara individu adalah cara paling aman untuk menjaga keindahan fisik serta kelangsungan hidup masing-masing ikan cupang jantan. Penyatuan hanya boleh dilakukan untuk proses pembiakan dengan pengawasan ketat dari pemilik atau peternak berpengalaman.

Baca Juga: Murid Baru SDN Sukorejo 3 Kota Blitar Hanya 5 Orang, Kalah Saing dengan Sekolah Lain tapi MPLS Tetap Berjalan Normal

Untuk membuat habitat yang nyaman, pemilik dapat menambahkan dekorasi berupa tanaman air alami dan tempat persembunyian kecil. Pastikan seluruh aksesoris hiasan di dalam akuarium tidak memiliki permukaan atau tepi yang tajam.

Sirip ikan cupang yang panjang sangat sensitif dan mudah robek jika bergesekan dengan benda tajam di sekitarnya. Penggunaan pemanas air juga diperlukan guna menjaga suhu air tetap hangat dan stabil pada kisaran ideal 24–28 derajat Celsius.

Deteksi Dini Gejala Penyakit pada Ikan Cupang

Kondisi kesehatan ikan cupang peliharaan harus dipantau secara rutin setiap hari untuk mendeteksi gangguan sejak dini. Cupang yang sehat umumnya aktif bergerak, memiliki nafsu makan yang baik, serta siripnya terbuka lebar sempurna.

Sebaliknya, cupang yang sedang sakit biasanya menunjukkan gejala lesu, sering berdiam diri di dasar wadah, dan sirip menguncup. Munculnya bercak putih di tubuh juga menjadi alarm penting bahwa ikan membutuhkan penanganan medis secepatnya.

Secara keseluruhan, memelihara ikan cupang menawarkan petualangan hobi yang menyenangkan sekaligus mengedukasi kedisiplinan bagi para pemiliknya. Kunci keberhasilan terletak pada konsistensi penyediaan pakan bergizi, pemeliharaan kebersihan air, serta kenyamanan ekosistem akuarium yang digunakan.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
hobi memelihara ikan cupang tips hobi memelihara ikan cupang untuk pemula cara merawat ikan cupang jenis ikan cupang akuarium ikan cupang