Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Peluang Bisnis Rumahan: Cara Budidaya Ikan Cupang Hias Modal Minim, Omzet Tembus Puluhan Juta!

Muhammad Rusdian Nuzula • Selasa, 14 Juli 2026 | 12:50 WIB
Mau sukses budidaya cupang? Simak panduan lengkap cara budidaya ikan cupang hias jenis plakat untuk pemula agar cepat besar dan bernilai jual tinggi! (PINTEREST)
Mau sukses budidaya cupang? Simak panduan lengkap cara budidaya ikan cupang hias jenis plakat untuk pemula agar cepat besar dan bernilai jual tinggi! (PINTEREST)

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Cara budidaya ikan cupang hias jenis plakat kini menjadi peluang bisnis rumahan yang sangat menjanjikan dengan modal awal yang relatif minim. Metode pemeliharaan yang tergolong praktis membuat komoditas ini digandrungi banyak pembudidaya pemula karena tidak memerlukan peralatan rumit seperti aerator oksigen.

Melalui penanganan yang tepat sejak fase persiapan indukan hingga teknik pembesaran, sepasang ikan hias ini mampu menghasilkan keturunan berkualitas tinggi bernilai jutaan rupiah. Bahkan, seekor indukan betina plakat unggulan berkarakter khusus sanggup menembus angka jual hingga Rp 20 juta di pasaran.

Bagi Anda yang tertarik mencoba peruntungan di dunia hobi ini, terdapat beberapa panduan penting dalam mengelola siklus hidup ikan cupang agar tumbuh sehat dan memiliki bentuk tubuh sempurna.

Baca Juga: Pengendara Honda Scoopy Tabrak Truk Tebu yang Parkir di Badan Jalan, Pemuda Asal Binangun Alami Cedera Kepala

Persiapan Wadah dan Perawatan Khusus Indukan Cupang

Langkah awal yang paling menentukan kesuksesan proses pemijahan adalah mempersiapkan wadah khusus serta pakan berkualitas bagi calon indukan jantan dan betina. Pembudidaya disarankan menggunakan wadah penampungan sementara berupa ember bekas es krim berkapasitas minimal 8 liter untuk menjaga ruang gerak ikan.

Wadah dengan ukuran yang cukup besar terbukti efektif membantu mempercepat pertumbuhan ukuran tubuh fisik dari calon indukan yang akan dikawinkan. Selama masa persiapan, calon indukan wajib diberikan asupan pakan alami berkualitas berupa jentik nyamuk secara rutin sebanyak tiga kali sehari.

Pemberian pakan jentik nyamuk dalam porsi secukupnya secara konsisten pada waktu pagi, siang, dan sore hari akan mempercepat proses pematangan sel telur. Setelah rutin diberikan nutrisi prima selama kurang lebih dua minggu, perut indukan betina biasanya akan dipenuhi telur dan siap dipindahkan ke wadah perkawinan.

Metode Pemindahan dan Perawatan Burayak Umur 5 Hari

Setelah proses pemijahan berhasil dan telur menetas, anak ikan cupang yang baru lahir atau biasa disebut burayak membutuhkan penanganan ekstra hati-hati. Ketika burayak menginjak usia 5 hari, mereka sudah mulai bisa dipindahkan secara perlahan ke dalam kolam atau wadah pembesaran luar ruangan.

Proses penuangan burayak ke tempat pembesaran harus dilakukan dengan sangat lembut dan perlahan agar anak ikan yang masih rentan tidak mengalami kematian. Pada fase awal ini, biarkan indukan jantan tetap berada di dalam wadah pembesaran bersama anak-anaknya hingga burayak genap berusia dua minggu.

Setelah burayak melewati masa kritis usia dua minggu, indukan jantan baru boleh diangkat dari kolam pembesaran agar tidak mengganggu tumbuh kembang anak ikan. Wadah pembesaran yang direkomendasikan adalah kotak styrofoam ukuran paling besar guna menjaga kestabilan suhu air dari pengaruh luar.

Manajemen Kualitas Air dan Penggantian Secara Berkala

Menjaga kualitas air di dalam wadah styrofoam sangat penting agar anak-anak ikan tidak mudah terserang penyakit akibat tumpukan sisa kotoran. Jika jumlah burayak terlalu padat di dalam satu wadah, segera bagi populasi tersebut ke dalam dua atau tiga kotak styrofoam berbeda.

Pengurasan air kolam pembesaran tidak boleh dilakukan secara sembarangan sebelum anak-anak ikan cupang tersebut melewati batas usia minimal satu bulan. Jika kondisi air di dalam wadah pembesaran sudah mulai terlihat kotor sebelum umur tersebut, cukup tambahkan air bersih baru secara perlahan tanpa dikuras.

Setelah melewati usia satu bulan, barulah Anda diperbolehkan melakukan pengurasan air kolam secara total jika kondisi airnya dirasa sudah sangat keruh. Penggantian air secara berkala harus disesuaikan dengan tingkat kepadatan populasi ikan di dalam wadah pembesaran tersebut agar kondisi lingkungan tetap higienis.

Pengaturan Pola Pakan Burayak hingga Dewasa

Pemberian pakan yang tepat sesuai dengan tahapan usia burayak sangat menentukan kecepatan pertumbuhan dan keindahan bentuk fisik ikan hias ini. Pada fase awal kehidupan saat burayak mulai bisa makan di usia 4 hari, pakan terbaik yang wajib diberikan adalah kutu air (kutir).

Seiring bertambahnya ukuran tubuh, Anda bisa mulai memperkenalkan cacing sutra sebagai pakan tambahan saat anak ikan cupang menginjak usia 3 minggu. Cacing sutra memiliki kandungan lemak tinggi yang sangat baik untuk mempercepat pembesaran tubuh ikan, namun pemberiannya harus dibatasi hingga usia 1,5 bulan saja.

Jika terlalu lama diberikan cacing sutra, kualitas warna sisik ikan bisa menjadi kusam dan proporsi bentuk badannya menjadi kurang ideal saat dewasa. Setelah melewati usia satu setengah bulan hingga ikan tumbuh dewasa, beralihlah menggunakan cacing darah sebagai menu pakan harian utama mereka.

Baca Juga: Pengendara Honda Scoopy Tabrak Truk Tebu yang Parkir di Badan Jalan, Pemuda Asal Binangun Alami Cedera Kepala

Penataan Cahaya Outdoor dan Teknik Sortir Umur 2 Bulan

Pembudidayaan ikan cupang sebaiknya dilakukan di area luar ruangan (outdoor) dengan memanfaatkan tanaman air sebagai pelindung alami di dalam kolam pembesaran. Kehadiran tanaman air ini berfungsi menghalau teriknya sinar matahari langsung pada siang hari agar suhu air di dalam wadah tidak menjadi terlalu panas.

Meskipun demikian, biarkan area kolam pembesaran tetap mendapatkan paparan sinar matahari langsung secara terbatas karena sangat baik untuk mendukung kesehatan fisik ikan. Ketika ikan cupang sudah menginjak usia 2 bulan, proses penyortiran awal sudah mulai bisa dilakukan untuk memisahkan ikan prospek unggulan.

Anak-anak ikan yang memiliki potensi keindahan form dan warna yang menonjol akan langsung dipisahkan untuk masuk ke tahap perawatan intensif selanjutnya. Tahap penyortiran ini krusial untuk menentukan ikan mana saja yang layak masuk ke dalam program peningkatan kualitas estetika atau biasa disebut grooming.

Cara Grooming untuk Memaksimalkan Kualitas dan Nilai Jual

Proses grooming atau perawatan intensif sangat penting dilakukan pada ikan prospek saat menginjak usia 2 bulan hingga 2,5 atau 3 bulan. Proses pelatihan fisik ini berlangsung secara harian selama 2 hingga 4 minggu dengan memanfaatkan media ember plastik sebagai wadah terbaiknya.

Ikan cupang yang di-grooming ditempatkan di dalam ember, lalu di dekatnya diletakkan botol berisi ikan cupang lain sebagai lawan tanding agar mereka aktif "ngedok". Latihan fisik ini berguna untuk memaksimalkan bukaan ekor (form) serta merangsang keluarnya pigmen warna asli pada tubuh ikan dari pagi hingga sore hari.

Guna mendukung kesehatan fisik, tambahkan air rendaman daun ketapang pekat serta 3 hingga 4 tetes obat khusus ikan ke dalam ember tersebut. Air di dalam ember grooming wajib diganti secara rutin setiap dua hari sekali untuk menjaga kondisi kesehatan fisik ikan hias tetap prima.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
cara grooming cupang pakan burayak cupang Cara Budidaya Ikan Cupang cara budidaya ikan cupang hias modal kecil untuk pemula agar cepat besar dan mahal budidaya cupang hias