BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Poco X8 Pro Indonesia akhirnya resmi dipasarkan. Smartphone terbaru dari Poco ini hadir di tengah tren kenaikan harga perangkat pada 2026 dengan strategi mempertahankan harga dasar, namun menawarkan konfigurasi memori yang berbeda dibanding pendahulunya, Poco X7 Pro.
Model terbaru ini tetap menyasar segmen menengah dengan fokus pada performa. Meski demikian, peningkatan tidak hanya diberikan pada dapur pacu, tetapi juga desain, layar, dan sejumlah fitur baru.
Di sisi lain, beberapa aspek seperti kamera disebut masih mempertahankan spesifikasi generasi sebelumnya.
Harga Tetap, Varian Memori Berubah
Dalam ulasan video, Poco X8 Pro disebut tetap dibanderol di kisaran harga yang sama seperti Poco X7 Pro saat pertama kali diluncurkan.
Baca Juga: Primbon Jawa Ungkap Hari Baik Hajatan September 2026, Acuan untuk Pernikahan hingga Pindah Rumah
Namun, jika Poco X7 Pro sebelumnya menawarkan RAM 12 GB dan penyimpanan 512 GB sebagai satu-satunya varian, Poco X8 Pro kini hadir dengan varian dasar RAM 8 GB dan memori internal 256 GB.
Bagi pengguna yang menginginkan konfigurasi 12 GB/512 GB seperti generasi sebelumnya, diperlukan tambahan biaya sekitar Rp800 ribu. Poco juga menyediakan opsi RAM 8 GB dengan penyimpanan 512 GB sebagai pilihan tengah.
Strategi tersebut dinilai menjadi cara Poco menghadapi kenaikan biaya produksi tanpa langsung menaikkan harga varian awal.
Desain Berubah, Kini Pakai Rangka Metal
Salah satu peningkatan yang paling disorot adalah desain.
Baca Juga: Hari Baik Hajatan Juli 2026 Menurut Primbon Jawa dan Islam, Ini Tanggal yang Direkomendasikan
Poco X8 Pro kini menggunakan rangka berbahan metal yang membuat kesan premium lebih terasa dibanding generasi sebelumnya yang masih memakai material plastik.
Varian warna hitam tampil lebih sederhana dengan bodi polos serta modul kamera tanpa bingkai besar. Tombol daya juga diberi aksen merah sebagai pembeda.
Smartphone ini juga tetap dibekali speaker stereo, NFC, infrared blaster, motor getar, serta kemampuan tahan air yang disebut aman saat terkena cipratan air bertekanan tinggi.
Lampu RGB Jadi Fitur Baru
Poco turut menghadirkan fitur baru berupa lampu RGB yang mengelilingi modul kamera.
Lampu tersebut berfungsi sebagai indikator notifikasi, panggilan masuk, pemutar musik, penghitung waktu kamera, hingga penanda status pengisian daya baterai.
Dalam video disebutkan lampu akan menyala kuning ketika baterai di bawah 50 persen dan berubah hijau saat kapasitas melewati angka tersebut.
Meski demikian, fitur ini dinilai masih memiliki ruang pengembangan agar animasi lampunya lebih variatif.
Layar Lebih Kecil, Spesifikasi Naik
Poco X8 Pro kini mengusung layar AMOLED berukuran 6,59 inci, lebih kecil dibanding Poco X7 Pro yang memiliki panel 6,67 inci.
Selain lebih ringkas, layar juga mendapat peningkatan pada tingkat kecerahan HBM serta PWM Dimming hingga 3.840 Hz.
Panel tersebut tetap mendukung refresh rate 120 Hz, Dolby Vision, HDR10+, dan telah dilindungi Corning Gorilla Glass 7i.
Dimensity 8500 Jadi Andalan
Di sektor performa, Poco X8 Pro menggunakan chipset MediaTek Dimensity 8500.
Chip tersebut disebut menawarkan peningkatan sekitar 10 persen dibanding Dimensity 8400 yang digunakan pada Poco X7 Pro.
Penyimpanan internal juga beralih ke teknologi UFS 4.1, sedangkan sistem pendingin vapor chamber diperbesar dari 5.000 mm² menjadi 5.300 mm².
Dalam pengujian game Mobile Legends, smartphone ini mampu menjalankan permainan pada 120 fps dengan suhu di bawah 40 derajat Celsius.
Namun saat memainkan Genshin Impact dengan pengaturan grafis tertinggi, frame rate disebut mulai turun ke kisaran 45 hingga 60 fps setelah sekitar 15 menit penggunaan. Suhu perangkat juga meningkat hingga sekitar 45 derajat Celsius.
Baterai Lebih Besar
Poco X8 Pro membawa baterai berkapasitas 6.500 mAh, naik 500 mAh dibanding pendahulunya.
Meski ukuran bodi dibuat lebih ringkas, kapasitas baterai justru bertambah.
Dalam pengujian yang disampaikan pada video, streaming YouTube selama satu jam menghabiskan sekitar lima persen daya.
Bermain Mobile Legends selama 30 menit di 120 fps mengurangi baterai sekitar delapan hingga sembilan persen, sedangkan memainkan Genshin Impact menghabiskan sekitar 13 persen.
Perangkat juga mendukung pengisian cepat 100 watt yang mampu mengisi baterai hingga 37 persen dalam 15 menit, 66 persen dalam 30 menit, dan penuh sekitar 48 menit.
Kamera Tidak Berubah
Berbeda dengan sektor lain, kamera Poco X8 Pro disebut masih sama seperti Poco X7 Pro.
Konfigurasinya terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera ultrawide 8 MP, serta kamera depan 20 MP.
Hasil kamera utama dinilai memiliki detail tajam dengan karakter warna yang lebih terang.
Sebaliknya, kamera ultrawide disebut mengalami penurunan kualitas ketika digunakan pada kondisi cahaya redup maupun terang.
Untuk perekaman video, kamera depan mampu merekam hingga resolusi 1080p 60 fps dengan hasil yang dinilai stabil.
Masih Layak Dibeli?
Di akhir ulasan, Poco X8 Pro disebut tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan performa.
Smartphone ini dinilai unggul untuk kebutuhan gaming berkat chipset Dimensity 8500, rangka metal, layar berkualitas, baterai besar, serta fitur RGB baru.
Namun bagi pengguna yang lebih mengutamakan kemampuan kamera, video tersebut menyebut masih ada alternatif lain seperti Redmi Note 15 Pro 5G atau Tecno Camon 50 Pro 5G.
Sementara Poco X7 Pro juga masih dianggap menarik apabila tersedia dengan harga yang lebih kompetitif.
Editor : Maylanni Diana Fitri