JAKARTA - Acer Nitro V15 AI menjadi salah satu laptop gaming yang kembali mengusung GPU NVIDIA GeForce RTX 4050 di tengah tren kenaikan harga laptop gaming pada 2026. Dalam ulasan yang diunggah Gascom Channel, perangkat ini disebut masih mampu menjalankan game AAA pada resolusi Full HD sekaligus mendukung kebutuhan generative AI secara offline.
Reviewer menjelaskan, embel-embel "AI" pada nama laptop bukan sekadar pelengkap. Menurutnya, kemampuan menjalankan aplikasi AI secara lokal lebih mengandalkan performa GPU dibanding CPU.
GPU GeForce RTX 4050 yang digunakan memang bukan seri terbaru. Namun, performanya masih dinilai cukup untuk memainkan game berat sekaligus menjalankan berbagai aplikasi AI yang memanfaatkan akselerasi grafis.
Menurut ulasan tersebut, laptop ini masih mampu memainkan game AAA pada pengaturan Full HD dengan kisaran 60 hingga 100 FPS, tergantung judul game dan pengaturan grafis yang digunakan.
Reviewer juga menyebut perangkat ini dapat digunakan untuk menjalankan berbagai aplikasi AI secara offline, seperti Pinokio beserta beberapa model AI yang mendukung pemrosesan lokal.
Harga yang ditemukan di marketplace berada di kisaran Rp16 jutaan. Menurut reviewer, angka tersebut disesuaikan dengan kondisi pasar laptop pada 2026 yang disebut mengalami kenaikan harga.
Alasan RTX 4050 Masih Dipertahankan
Dalam pembahasannya, reviewer menilai kemunculan kembali laptop dengan GPU RTX 4050 bukan tanpa alasan.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya pasar didominasi GeForce RTX 3050 sebagai pilihan paling terjangkau. Setelah itu hadir RTX 4050 yang bertahan hampir dua tahun sebelum digantikan RTX 5050.
Meski RTX 5050 menawarkan performa lebih tinggi, harganya dinilai masih cukup mahal untuk sebagian konsumen pada 2026.
Karena itu, sejumlah produsen kembali menghadirkan laptop dengan RTX 4050 agar tersedia pilihan dengan harga yang lebih terjangkau tetapi tetap memiliki performa tinggi untuk bermain game maupun menjalankan aplikasi AI.
Desain Simpel dengan Port Lengkap
Dari sisi desain, Acer Nitro V15 AI mengusung tampilan sederhana tanpa banyak lekukan agresif seperti lini Predator maupun Helios.
Bagian penutup laptop menggunakan warna polos dengan logo Nitro beraksen hologram.
Reviewer menilai kesan minimalis tersebut tidak mengurangi fungsinya sebagai laptop gaming.
Salah satu keunggulan yang disorot adalah kelengkapan port.
Laptop ini masih menyediakan port LAN yang dinilai penting bagi pengguna yang sering bermain game online, melakukan live streaming, maupun bekerja dengan koneksi internet yang lebih stabil dibanding Wi-Fi.
Selain itu tersedia pula HDMI untuk menghubungkan monitor eksternal.
Acer juga melengkapi perangkat ini dengan dua port USB Type-A 3.2 serta satu USB Type-C yang mendukung kecepatan tinggi.
Menurut reviewer, port USB Type-C tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan seperti menghubungkan perangkat eksternal berkecepatan tinggi, termasuk eGPU maupun perangkat lain yang membutuhkan transfer data besar.
Di sisi lain tersedia jack audio, satu port USB tambahan, serta sistem pembuangan udara panas.
Sementara bagian belakang laptop memperlihatkan ventilasi pendingin berukuran besar yang menjadi jalur utama keluarnya udara panas.
Engsel Ergonomis dan Keyboard Backlit
Engsel layar dapat dibuka menggunakan satu tangan.
Saat layar dibuka, bagian belakang bodi sedikit terangkat sehingga memberikan ruang antara laptop dan meja.
Reviewer menyebut desain tersebut membantu meningkatkan sirkulasi udara sekaligus memberikan posisi mengetik yang lebih ergonomis.
Acer juga menambahkan bantalan karet sehingga layar tetap aman saat bagian belakang laptop terangkat.
Masuk ke area keyboard, desain yang digunakan tetap sederhana.
Keyboard sudah dilengkapi lampu latar berwarna oranye dengan pencahayaan satu warna.
Salah satu tombol yang mendapat perhatian adalah tombol khusus Copilot.
Melalui tombol tersebut, pengguna dapat langsung mengakses fitur Copilot di Windows untuk menjalankan berbagai fungsi berbasis AI, mulai dari membuat prompt hingga menghasilkan gambar sesuai kemampuan aplikasi.
Selain itu terdapat tombol khusus NitroSense yang memungkinkan pengguna mengatur mode performa, mulai dari Eco, Balance hingga Turbo.
Kecepatan kipas juga dapat diatur secara otomatis maupun manual melalui aplikasi tersebut.
Reviewer juga menyoroti kehadiran keypad numerik yang dinilai berguna bagi pengguna yang sering melakukan pekerjaan perhitungan selain bermain game.
Keyboard memiliki travel distance sekitar 1,6 mm dengan karakter tombol yang disebut terasa empuk serta memiliki suara relatif senyap saat digunakan mengetik.
Touchpad dan Sistem Pengisian Daya
Selain keyboard, Acer Nitro V15 AI menggunakan touchpad dengan desain oval yang terlihat sederhana.
Reviewer menyebut klik kanan dan kiri pada touchpad tidak memiliki pembatas fisik yang terlihat. Suara kliknya juga dinilai cukup senyap saat digunakan.
Meski demikian, touchpad tersebut masih menggunakan fitur standar. Belum terdapat fitur tambahan seperti gesture khusus untuk mengatur fungsi tertentu secara cepat.
Untuk kebutuhan daya, Acer Nitro V15 AI membawa charger dengan daya 135 watt.
Konektor charger menggunakan model jarum yang menjadi pengisian utama laptop.
Namun, pengguna juga memiliki alternatif pengisian melalui port USB Type-C yang tersedia pada perangkat.
Dengan pilihan tersebut, pengguna dapat menggunakan charger bawaan maupun pengisian melalui port Type-C sesuai kebutuhan.
Layar Full HD 180 Hz dengan Akurasi Warna Tinggi
Acer Nitro V15 AI menggunakan layar berukuran 15,6 inci.
Panel yang digunakan adalah IPS dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel.
Salah satu fitur utama yang disorot adalah refresh rate tinggi hingga 180 Hz.
Menurut reviewer, spesifikasi tersebut membuat layar terasa responsif, terutama ketika digunakan untuk bermain game yang membutuhkan pergerakan cepat.
Layar laptop ini juga sudah menggunakan lapisan anti glare sehingga pantulan cahaya dapat dikurangi.
Dari sisi reproduksi warna, reviewer menyebut layar mampu mencakup 100 persen sRGB, 76 persen Adobe RGB, dan 76 persen DCI-P3.
Untuk akurasi warna, nilai Delta E disebut berada di bawah angka 2 dengan rata-rata 1,76.
Angka tersebut masuk kategori layar dengan kualitas baik menurut penjelasan dalam ulasan.
Tingkat kecerahan layar berada di angka 325 nits pada pengujian 100 persen.
Sementara rasio kontras yang didapat berada di sekitar 1170:1.
Reviewer menjelaskan panel IPS memang memiliki keterbatasan pada tingkat kontras dibanding panel VA atau OLED.
Namun, untuk kebutuhan gaming dan penggunaan umum, layar Acer Nitro V15 AI dinilai sudah memberikan kualitas yang baik.
Bagian Dalam dan Kemampuan Upgrade
Saat bagian belakang laptop dibuka, reviewer menemukan bodi bagian dalam menggunakan material plastik.
Namun, terdapat klaim desain military grade pada bagian konstruksi perangkat.
Untuk penyimpanan, Acer Nitro V15 AI menyediakan dua slot NVMe.
Unit yang diuji membawa SSD NVMe Gen 4 dengan kapasitas 512 GB.
Pengguna masih dapat menambahkan penyimpanan tambahan melalui slot kedua.
Dari sisi memori, laptop ini menggunakan RAM DDR5 berkapasitas 16 GB dengan kecepatan 5600 MHz.
Konfigurasi tersebut masih dapat ditingkatkan dengan menambahkan modul RAM tambahan hingga kapasitas lebih besar.
Reviewer menyebut sektor memori dan penyimpanan menjadi bagian yang mudah di-upgrade.
Selain itu, perangkat sudah menggunakan Wi-Fi 6E serta Bluetooth.
Sistem Pendingin Dual Fan untuk Gaming
Salah satu bagian yang mendapat perhatian besar adalah sistem pendinginan.
Acer Nitro V15 AI menggunakan konfigurasi dual fan dengan beberapa jalur pembuangan udara.
Reviewer menjelaskan sistem pendinginan tersebut menggunakan tiga heat pipe yang mengalirkan panas dari komponen utama.
Udara panas dibuang melalui bagian belakang dan sisi laptop.
Untuk sektor grafis, laptop ini menggunakan NVIDIA GeForce RTX 4050 dengan memori 6 GB GDDR6.
GPU tersebut memiliki TGP 75 watt.
Dalam pengujian yang disebutkan, GPU mampu menjalankan game AAA pada pengaturan tinggi.
Dengan fitur ray tracing aktif, performa dapat mencapai sekitar 70 FPS pada kondisi tertentu.
Sementara ketika ray tracing dimatikan, performa bisa meningkat hingga sekitar 100 FPS.
Untuk prosesor, Acer Nitro V15 AI menggunakan AMD Ryzen 7 7445HS.
Prosesor tersebut disebut masuk kategori high performance dari seri Ryzen 7000.
CPU ini memiliki enam core dan 12 thread.
Konfigurasinya terdiri dari dua core Zen 4 dan empat core Zen 4C.
Kecepatan boost clock disebut mencapai 4,7 GHz dengan TDP sekitar 20 hingga 40 watt.
Prosesor tersebut juga memiliki grafis terintegrasi Radeon 740M dengan kecepatan hingga 2,7 GHz.
Namun, untuk kebutuhan berat seperti gaming, reviewer menyarankan penggunaan GPU RTX 4050.
Kamera, Speaker, dan Aplikasi Pendukung Acer
Kamera bawaan Acer Nitro V15 AI juga mendapat perhatian dalam pengujian.
Reviewer menilai kualitas webcam cukup baik ketika digunakan dalam kondisi cahaya yang mencukupi.
Detail gambar dan suara disebut masih mampu memenuhi kebutuhan komunikasi.
Acer juga menyediakan fitur pengurangan noise melalui aplikasi bawaan.
Untuk sektor audio, laptop ini dilengkapi speaker dengan dukungan teknologi DTS.
Reviewer menyebut suara speaker terdengar cukup kencang dan memiliki bass.
Sementara itu, aplikasi Acer NitroSense menjadi pusat pengaturan berbagai fungsi laptop.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengatur mode performa, kecepatan kipas, pemantauan CPU dan GPU, hingga pengaturan baterai.
Tersedia pula fitur pengaturan layar seperti blue light filter serta berbagai fitur tambahan berbasis Acer AI.
Kesimpulan Review Acer Nitro V15 AI
Dalam ulasan Gascom Channel, Acer Nitro V15 AI dinilai memiliki sejumlah keunggulan utama pada sektor layar, port, performa GPU, dan sistem pendinginan.
Kombinasi RTX 4050, Ryzen 7 7445HS, serta dukungan upgrade membuat laptop ini tetap mampu menangani kebutuhan gaming dan aplikasi AI offline.
Reviewer juga menilai sistem pendinginan bekerja baik dan tidak mengalami thermal throttling ketika GPU bekerja penuh.
Meski begitu, terdapat beberapa catatan.
Baterai menjadi salah satu bagian yang dianggap kurang karena kapasitasnya disebut kecil.
Selain itu, desain laptop dinilai terlalu sederhana dibanding lini gaming Acer yang lebih tinggi.
Keyboard juga masih menggunakan lampu satu warna dan tombol power menyatu dengan area keyboard.
Namun secara keseluruhan, Acer Nitro V15 AI dianggap menawarkan paket yang seimbang.
Laptop ini memiliki port lengkap, layar berkualitas, sistem pendinginan mumpuni, serta garansi resmi Acer selama tiga tahun dengan ADP.
Dengan kombinasi tersebut, perangkat ini menjadi salah satu pilihan bagi pengguna yang membutuhkan laptop untuk gaming, produktivitas, hingga kebutuhan AI berbasis GPU.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : kios Komputer