JAKARTA - Rekomendasi laptop gaming resmi di bawah Rp10 juta kembali menarik perhatian setelah ditemukan sembilan pilihan laptop baru dengan spesifikasi tinggi. Dalam ulasan terbaru, sejumlah laptop tersebut sudah menggunakan GPU NVIDIA RTX, prosesor seri performa tinggi, serta layar dengan refresh rate minimal 120 Hz.
Laptop gaming dengan harga terjangkau biasanya sulit ditemukan, terutama jika menginginkan spesifikasi yang masih relevan untuk kebutuhan berat.
Namun, berdasarkan pencarian harga marketplace pada pertengahan September 2025, tersedia sejumlah laptop gaming resmi dengan harga mulai sekitar Rp8 jutaan.
Daftar tersebut mencakup beberapa merek seperti MSI, Acer, HP, Axioo, hingga Asus.
Laptop-laptop tersebut tidak hanya ditujukan untuk bermain game. Perangkat ini juga disebut cocok digunakan sebagai laptop high performance untuk kebutuhan editing video, pekerjaan 3D, desain, hingga multitasking berat.
Dalam menentukan kategori laptop gaming, beberapa kriteria digunakan.
Pertama, laptop harus menggunakan GPU diskrit dengan performa tinggi.
GPU kelas rendah seperti seri entry level tidak masuk dalam daftar.
Untuk GPU NVIDIA, seluruh laptop yang masuk rekomendasi menggunakan seri RTX, bukan GTX.
Selain itu, prosesor yang digunakan harus berasal dari seri performa tinggi seperti H, HS, atau HX.
Laptop dengan prosesor hemat daya seperti seri U tidak menjadi pilihan utama.
Kriteria lain adalah RAM harus dapat di-upgrade.
Hal ini menjadi perhatian karena laptop gaming biasanya membutuhkan kapasitas memori lebih besar untuk kebutuhan modern.
Sementara untuk layar, refresh rate minimal yang dipilih adalah 120 Hz.
Beberapa laptop bahkan sudah menggunakan panel 144 Hz.
Seluruh perangkat yang dibahas juga merupakan produk baru dengan garansi resmi.
Baca Juga: Acer Nitro V15 AI Hadir dengan RTX 4050, Cocokkah untuk Gaming AAA dan AI Offline?
MSI Thin 15, Laptop Gaming Mulai Rp8 Jutaan
Pilihan pertama adalah MSI Thin 15.
Laptop ini menjadi salah satu perangkat gaming resmi termurah dalam daftar dengan harga mulai sekitar Rp8,1 jutaan.
MSI menyediakan beberapa varian dengan konfigurasi berbeda.
Varian pertama menggunakan prosesor Intel Core i5-12450H.
Prosesor tersebut memiliki delapan core dan 12 thread.
Untuk sektor grafis, laptop ini memakai NVIDIA GeForce RTX 2050 Laptop GPU dengan VRAM 4 GB GDDR6.
GPU tersebut memiliki daya maksimal sekitar 45 watt.
Dengan konfigurasi tersebut, MSI Thin 15 ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan laptop performa tinggi dengan anggaran terbatas.
Varian kedua memiliki harga sekitar Rp9,25 jutaan.
Perbedaannya terletak pada penggunaan prosesor Intel Core i7-12650H.
Prosesor tersebut membawa 10 core dan 16 thread.
Sementara GPU yang digunakan masih sama, yaitu RTX 2050 4 GB GDDR6.
Pilihan ketiga MSI Thin 15 memiliki harga sekitar Rp9,259 jutaan.
Laptop ini kembali menggunakan Core i5-12450H, tetapi sektor grafis meningkat menggunakan NVIDIA RTX 3050.
Konfigurasi tersebut memberikan pilihan bagi pengguna yang lebih membutuhkan performa GPU untuk gaming.
Ketiga varian MSI Thin 15 menggunakan RAM 8 GB DDR4 3200 MHz.
Namun, RAM tersebut masih dapat ditingkatkan karena tersedia dua slot SODIMM.
Beberapa toko juga menyediakan opsi upgrade langsung menjadi 16 GB.
Untuk penyimpanan, laptop ini sudah menggunakan SSD 512 GB.
Selain itu, tersedia slot penyimpanan tambahan SATA 2,5 inci.
Pengguna dapat menambahkan hard disk maupun SSD SATA sebagai penyimpanan kedua.
Dari sisi layar, MSI Thin 15 membawa panel IPS level berukuran 15,6 inci.
Resolusinya Full HD dengan refresh rate 144 Hz.
Namun, cakupan warna masih berada di angka 45 persen NTSC atau sekitar 60 persen sRGB.
MSI Thin 15 juga memiliki keunggulan pada bobot.
Dengan berat sekitar 1,8 hingga 1,9 kg, laptop ini tergolong ringan dibandingkan laptop gaming 15 inci pada umumnya.
Laptop gaming biasanya memiliki bobot sekitar 2,3 hingga 2,5 kg.
Untuk garansi, MSI memberikan layanan resmi selama dua tahun.
Acer Nitro V15, Pilihan Ryzen dan Intel di Bawah Rp10 Juta
Pilihan berikutnya adalah Acer Nitro V15.
Laptop gaming Acer ini hadir dalam dua varian dengan perbedaan utama pada prosesor.
Varian pertama memiliki harga sekitar Rp9,164 juta.
Laptop ini menggunakan AMD Ryzen 5 6600H dengan enam core dan 12 thread.
Sementara varian kedua dibanderol sekitar Rp9,399 juta.
Versi tersebut menggunakan Intel Core i5-13420H.
Prosesor Intel tersebut memiliki delapan core dan 12 thread.
Kedua varian memiliki GPU yang sama.
Acer Nitro V15 menggunakan NVIDIA GeForce RTX 2050 dengan VRAM 4 GB GDDR6.
Untuk memori, laptop ini membawa RAM 8 GB DDR5.
Acer menyediakan dua slot RAM sehingga pengguna dapat melakukan upgrade menjadi kapasitas lebih besar.
Penyimpanan yang diberikan adalah SSD 512 GB M.2.
Keunggulan lain dari Acer Nitro V15 adalah tersedia satu slot M.2 tambahan.
Dengan begitu, pengguna dapat menambah SSD kedua tanpa harus mengganti SSD bawaan.
Bagian layar menggunakan panel IPS level berukuran 15,6 inci.
Resolusinya Full HD dengan refresh rate 144 Hz.
Sama seperti beberapa laptop lain di kelas harga ini, cakupan warna berada di 45 persen NTSC.
Acer Nitro V15 juga sudah dilengkapi Microsoft Office.
Untuk garansi, Acer memberikan perlindungan tiga tahun yang terdiri dari layanan, spare part, serta perlindungan tambahan pada periode tertentu.
HP Victus 15, Ryzen 7 dan RTX 2050 Mulai Rp9 Jutaan
Pilihan berikutnya datang dari HP melalui seri Victus 15.
Laptop ini masuk dalam daftar karena memiliki dua varian yang masih berada di bawah Rp10 juta.
Varian pertama dibanderol sekitar Rp9,352 juta.
Laptop tersebut menggunakan prosesor Intel Core i5-13420H dengan delapan core dan 12 thread.
Sementara varian kedua memiliki harga sekitar Rp9,8 juta.
Versi ini menggunakan prosesor AMD Ryzen 7 7445HS.
Prosesor tersebut memiliki enam core dan 12 thread dengan konfigurasi dua core Zen 4 dan empat core Zen 4C.
Kedua varian HP Victus 15 menggunakan kartu grafis yang sama, yaitu NVIDIA GeForce RTX 2050 dengan VRAM 4 GB GDDR6.
Perbedaan utama berada pada sektor prosesor.
Untuk memori, HP Victus 15 menawarkan kapasitas lebih besar dibanding beberapa laptop lain dalam daftar.
Kedua varian sudah menggunakan RAM 16 GB.
Namun, konfigurasi tersebut masih menggunakan single channel.
Varian Intel menggunakan RAM DDR4, sedangkan versi AMD menggunakan DDR5.
Untuk penyimpanan, HP Victus 15 dibekali SSD 512 GB.
Bagian layar menggunakan panel IPS berukuran 15,6 inci.
Resolusinya Full HD dengan refresh rate 144 Hz.
Sementara cakupan warna masih berada di angka 45 persen NTSC.
Laptop ini juga sudah dilengkapi Microsoft Office.
Dari sisi garansi, HP memberikan perlindungan dua tahun dari HP Indonesia.
Selain itu, tersedia fitur accidental damage protection atau ADP yang dapat diklaim satu kali setiap tahun.
Axioo Pongo 725, Laptop Lokal dengan RAM 16 GB
Laptop berikutnya berasal dari merek lokal, yaitu Axioo Pongo 725.
Laptop ini menjadi salah satu pilihan menarik karena membawa spesifikasi tinggi dengan harga sekitar Rp9,4 jutaan.
Dalam pembahasan tersebut, terdapat dua varian yang ditemukan, yaitu Axioo Pongo 725 versi awal dan versi V2.
Namun, ketersediaan versi V2 masih terbatas karena hanya ditemukan di beberapa toko.
Perbedaan utama kedua versi berada pada prosesor.
Versi pertama menggunakan Intel Core i7-12650H.
Sementara versi V2 menggunakan Intel Core i7-13620H.
Keduanya memiliki konfigurasi yang mirip dengan 10 core dan 16 thread.
Perbedaan terdapat pada generasi prosesor serta kecepatan turbo maksimal.
Core i7-12650H memiliki turbo hingga 4,7 GHz.
Sementara Core i7-13620H mencapai 4,9 GHz.
Untuk sektor grafis, Axioo Pongo 725 menggunakan NVIDIA GeForce RTX 2050 dengan VRAM 4 GB GDDR6.
Laptop ini memiliki keunggulan pada kapasitas RAM.
Berbeda dengan beberapa laptop lain yang masih membawa RAM 8 GB, Axioo Pongo 725 sudah langsung menggunakan RAM 16 GB.
Selain itu, konfigurasi RAM sudah menggunakan dual channel.
Pengguna juga masih dapat melakukan upgrade jika membutuhkan kapasitas lebih besar.
Untuk penyimpanan, laptop ini membawa SSD 512 GB M.2.
Axioo juga menyediakan satu slot M.2 tambahan untuk ekspansi penyimpanan.
Bagian layar menggunakan panel IPS 15,6 inci dengan resolusi Full HD.
Refresh rate mencapai 144 Hz.
Namun, cakupan warna masih berada di 45 persen NTSC.
Bobot laptop berada di kisaran 2 kg.
Axioo Pongo 725 belum mendapatkan Microsoft Office.
Namun, sektor garansi menjadi salah satu daya tarik.
Axioo memberikan garansi tiga tahun dengan tambahan ADP pada tahun pertama.
Perlindungan tersebut juga mencakup kehilangan akibat pencurian serta beberapa kondisi tertentu sesuai ketentuan layanan.
Asus Gaming K16, RTX 3050 di Bawah Rp10 Juta
Pilihan terakhir dalam daftar adalah Asus Gaming K16.
Laptop ini menjadi salah satu kejutan karena membawa nama Asus Gaming dengan harga di bawah Rp10 juta.
Harga yang ditemukan berada di kisaran Rp9,55 juta hingga Rp9,9 juta, tergantung toko dan promo yang tersedia.
Asus Gaming K16 menggunakan prosesor Intel Core i5-13420H.
Prosesor tersebut memiliki delapan core dan 12 thread.
Untuk grafis, laptop ini menggunakan NVIDIA GeForce RTX 3050.
Kehadiran RTX 3050 membuat laptop ini menjadi salah satu pilihan menarik di kelas harga tersebut.
Dari sisi RAM, Asus Gaming K16 membawa kapasitas 16 GB DDR4.
RAM tersebut memang menggunakan konfigurasi onboard, tetapi masih tersedia satu slot SODIMM untuk upgrade.
Dengan demikian, pengguna tetap memiliki opsi menambah kapasitas memori.
Untuk penyimpanan, laptop ini menggunakan SSD 512 GB.
Bagian layar menjadi salah satu pembeda.
Asus Gaming K16 menggunakan layar 16 inci dengan resolusi 1920 x 1200 piksel.
Rasio layar 16:10 membuat area tampilan lebih luas dibanding layar Full HD standar.
Refresh rate layar mencapai 144 Hz.
Namun, cakupan warna masih berada di angka 45 persen NTSC.
Laptop ini juga sudah mendapatkan Microsoft Office.
Untuk garansi, Asus memberikan garansi internasional dua tahun.
Selain itu, tersedia Asus VIP Perfect Warranty pada tahun pertama.
Fitur tersebut memberikan perlindungan biaya perbaikan sesuai ketentuan layanan Asus.
Laptop Gaming Murah yang Juga Cocok untuk Kreator
Kesembilan laptop dalam daftar tersebut tidak hanya ditujukan untuk bermain game.
Menurut pembahasan, laptop gaming dengan prosesor seri H, HS, serta GPU RTX juga dapat digunakan sebagai perangkat high performance.
Kebutuhan seperti editing video hingga resolusi 4K 30 fps masih dapat dilakukan.
Selain itu, laptop-laptop tersebut juga dapat digunakan untuk pekerjaan 3D seperti Blender dengan tingkat kebutuhan tertentu.
Untuk desain, layout, dan pekerjaan kreatif lainnya, perangkat ini dinilai masih mampu menjalankan aplikasi berat.
Namun, satu hal yang perlu diperhatikan adalah kapasitas RAM.
Bagi pengguna yang membutuhkan pekerjaan lebih kompleks, upgrade RAM dapat menjadi pertimbangan.
Sementara untuk layar, sebagian besar laptop di daftar masih menggunakan cakupan warna 45 persen NTSC.
Artinya, pengguna yang membutuhkan akurasi warna tinggi seperti editing profesional mungkin perlu menggunakan monitor eksternal.
Kesimpulan
Daftar sembilan laptop gaming resmi di bawah Rp10 juta menunjukkan semakin banyak pilihan bagi pengguna yang membutuhkan perangkat bertenaga dengan harga terjangkau.
MSI Thin 15 menjadi pilihan dengan harga paling rendah.
Acer Nitro V15 menawarkan opsi prosesor AMD dan Intel.
HP Victus 15 memberikan kapasitas RAM lebih besar.
Axioo Pongo 725 menarik dengan RAM 16 GB dual channel serta garansi panjang.
Sementara Asus Gaming K16 menawarkan GPU RTX 3050 dengan harga yang masih berada di bawah Rp10 juta.
Dengan pilihan tersebut, pengguna dapat menyesuaikan kebutuhan berdasarkan prioritas, mulai dari gaming, editing video, desain, hingga pekerjaan berat lainnya.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Jagat Review