JAKARTA - Review Lenovo LOQ Essential 15ARP Gen 10 menjadi perhatian setelah Karisma Channel mengulas laptop gaming terbaru Lenovo yang dijual di kisaran Rp13 jutaan. Laptop ini disebut menawarkan perpaduan performa tinggi, baterai yang relatif awet, layar dengan akurasi warna tinggi, serta spesifikasi yang dinilai seimbang untuk kebutuhan kerja maupun bermain gim.
Review Lenovo LOQ Essential 15ARP Gen 10 menempatkan perangkat ini sebagai alternatif menarik dibanding laptop 14 inci di rentang harga yang sama. Menurut reviewer, laptop gaming justru lebih layak dipilih apabila pengguna mengutamakan performa untuk penggunaan jangka panjang.
Laptop ini dibekali prosesor AMD Ryzen 7, GPU NVIDIA GeForce RTX 3050 6 GB, RAM DDR5 16 GB, serta SSD NVMe 512 GB. Kombinasi tersebut dinilai mampu menangani pekerjaan produktivitas hingga aplikasi yang membutuhkan kemampuan grafis lebih tinggi.
Performa Jadi Nilai Utama
Pada awal pembahasan, reviewer menyoroti kondisi pasar laptop pada pertengahan 2026. Di harga sekitar Rp13 juta, sebagian besar laptop tipis masih mengandalkan prosesor Intel Core 5, Core 7, Ryzen 5, atau Ryzen 7 tanpa dukungan GPU RTX Series.
Karena itu, ia menyarankan pengguna yang mengejar kecepatan kerja mempertimbangkan laptop gaming. Menurutnya, peningkatan performa akan lebih terasa saat menjalankan aplikasi berat dibanding laptop tipis di kelas harga yang sama.
Reviewer mengatakan Lenovo LOQ Essential nyaman digunakan untuk mengetik karena memiliki keyboard lengkap dengan numpad. Layarnya yang lebih besar juga dianggap membantu ketika membuka banyak jendela aplikasi.
Laptop ini disebut mampu menjalankan berbagai software, mulai aplikasi teknik sipil, Adobe Creative Cloud, DaVinci Resolve, hingga kebutuhan pemrograman.
Ryzen 7 dengan Konsumsi Daya Efisien
Lenovo LOQ Essential menggunakan prosesor AMD Ryzen 7 dengan TDP sekitar 45 watt.
Reviewer menilai konsumsi daya tersebut cukup efisien untuk ukuran laptop gaming.
Pengujian menggunakan PCMark dengan simulasi Microsoft Office Professional menunjukkan baterai mampu bertahan lebih dari 11 jam.
Namun, hasil itu diperoleh saat laptop hanya menjalankan pekerjaan Office tanpa memutar YouTube maupun membuka aplikasi berat.
Dalam penggunaan harian, reviewer memperkirakan daya tahan baterainya berada di kisaran empat hingga lima jam.
Menurutnya, angka tersebut sudah tergolong baik jika dibandingkan laptop gaming lain.
Spesifikasi Lengkap untuk Jangka Panjang
Laptop ini hadir dengan RAM DDR5 16 GB serta SSD NVMe berkapasitas 512 GB.
Untuk kebutuhan grafis, Lenovo menyematkan NVIDIA GeForce RTX 3050 dengan VRAM 6 GB dan TGP 65 watt.
Perangkat juga telah dilengkapi Windows 11 dan Microsoft Office.
Reviewer turut menyebut laptop memperoleh garansi dua tahun yang disertai Accidental Damage Protection (ADP).
Mudah Di-upgrade
Saat bagian bawah laptop dibuka, reviewer memperlihatkan opsi peningkatan komponen.
Laptop menyediakan dua slot RAM, dengan satu slot telah terisi modul DDR5 16 GB.
Sementara media penyimpanan menggunakan dua slot SSD NVMe.
Masing-masing slot disebut mendukung kapasitas hingga 2 TB sehingga total penyimpanan dapat mencapai 4 TB.
Konfigurasi tersebut dinilai membuat laptop tetap relevan digunakan dalam jangka panjang.
Bobot Dinilai Masih Masuk Akal
Salah satu kekhawatiran calon pembeli laptop gaming adalah bobotnya.
Reviewer kemudian membandingkan Lenovo LOQ Essential dengan laptop 14 inci miliknya yang telah digunakan sejak 2019.
Laptop pembanding memiliki bobot sekitar 1,69 kilogram dengan material aluminium.
Sedangkan Lenovo LOQ Essential menggunakan material plastik dengan bobot sekitar 1,82 kilogram.
Selisih sekitar 200 gram dinilai tidak terlalu terasa saat dibawa bepergian.
Meski lebih berat dibanding sebagian laptop modern berbobot 1,4 hingga 1,5 kilogram, reviewer tetap menilai perangkat ini nyaman dibawa.
Layar Jadi Salah Satu Keunggulan
Layar menjadi aspek yang paling banyak mendapat apresiasi.
Laptop menggunakan panel IPS dengan tingkat kecerahan resmi 300 nit.
Pengujian menggunakan Datacolor menunjukkan tingkat brightness mencapai sekitar 330 candela.
Untuk reproduksi warna, hasil pengujian menunjukkan gamut coverage sRGB sekitar 96 persen.
Gamut volume sRGB tercatat sekitar 111 persen.
Sedangkan gamut volume P3 berada di kisaran 77 persen dengan coverage sekitar 78 persen.
Nilai Delta E rata-rata berada di angka 0,15 dan maksimum sekitar 1,10 RMS.
Berdasarkan hasil tersebut, reviewer menilai layar laptop sangat layak digunakan untuk desain grafis, editing video, maupun animasi.
Kamera dan Keyboard
Laptop dibekali kamera 720p.
Menurut reviewer, kualitasnya cukup baik untuk kebutuhan Zoom maupun Google Meet.
Laptop juga memiliki privacy shutter fisik sehingga kamera dapat ditutup saat tidak digunakan.
Keyboard dinilai nyaman karena tombolnya empuk dan dilengkapi lampu latar putih.
Tombol power dibuat terpisah sehingga tidak mudah tertekan ketika mengetik.
Touchpad memiliki ukuran standar dengan posisi sedikit bergeser ke kiri mengikuti tata letak keyboard.
Port Lengkap dan Mendukung Power Delivery
Reviewer juga menyoroti kelengkapan konektivitas.
Laptop menyediakan USB Type-A, USB Type-C, HDMI, RJ45, serta card reader.
Port USB Type-C telah mendukung Power Delivery sehingga laptop dapat diisi ulang menggunakan charger USB-C apabila adaptor bawaan tidak tersedia.
Adaptor bawaan memiliki daya 135 watt.
Sistem Pendingin dan Suhu
Setelah dibongkar, reviewer menemukan sistem pendingin menggunakan satu kipas, satu heat pipe, dan satu exhaust.
Saat menjalankan beban berat, suhu tertinggi berada di kisaran 54 hingga 55 derajat Celsius.
Menurut reviewer, hasil tersebut masih tergolong stabil.
Ia menyebut beberapa kompetitor bahkan mampu mencapai suhu mendekati 60 derajat Celsius.
Baterai dan Audio
Laptop menggunakan baterai berkapasitas 57 Wh.
Dalam penggunaan normal, reviewer memperkirakan daya tahannya sekitar empat hingga lima jam.
Sementara pada pengujian Office tanpa beban berat, baterai mampu bertahan lebih dari 11 jam.
Untuk sektor audio, laptop telah menggunakan teknologi Dolby yang dinilai memberikan kualitas suara lebih baik.
Dibanding Empat Laptop Pesaing
Pada bagian akhir video, reviewer membandingkan Lenovo LOQ Essential dengan empat laptop lain di kisaran harga Rp13 juta hingga Rp14 juta.
Asus TUF A15 FA506NCQ disebut unggul karena menggunakan sistem pendingin dual fan. Namun layarnya belum mendukung 100 persen sRGB dan GPU masih memakai VRAM 4 GB.
MSI Thin 15 B13UCX menawarkan prosesor Intel Core i7 Generasi ke-13 yang dinilai lebih kencang. Meski begitu, laptop ini masih menggunakan sistem pendingin single fan dan GPU dengan VRAM 4 GB.
HP Victus 15 FB374AX memiliki sistem pendingin dual fan. Namun reviewer menilai layarnya belum mendukung cakupan warna 100 persen sRGB.
Sementara Acer Nitro Lite 16 menawarkan layar 16 inci, refresh rate 180 Hz, serta cakupan warna 100 persen sRGB. Namun menurut reviewer, performa prosesor Intel Core 5 yang digunakan masih berada di bawah Ryzen 7 pada Lenovo LOQ Essential.
Kesimpulan
Pada akhir ulasan, reviewer menyimpulkan bahwa setiap laptop memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Namun Lenovo LOQ Essential 15ARP Gen 10 dinilai menawarkan keseimbangan antara harga, performa, spesifikasi, serta kualitas layar.
Laptop ini disebut cocok untuk pengguna yang membutuhkan perangkat untuk bekerja, editing, desain grafis, pemrograman, hingga bermain gim. Pada kisaran harga Rp13 jutaan, reviewer lebih merekomendasikan laptop gaming ini dibanding laptop 14 inci apabila prioritas utama adalah performa.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Kharisma Kencana