Dell Latitude 5410, Laptop Second Rp3 Jutaan yang Masih Layak untuk Kerja Harian

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 17:55 WIB
Dell Latitude 5410 laptop second Rp3 jutaan menawarkan Intel Core i5 Gen 10, RAM 16 GB, SSD NVMe, dan performa cukup untuk kerja harian.(Pinterest)
Dell Latitude 5410 laptop second Rp3 jutaan menawarkan Intel Core i5 Gen 10, RAM 16 GB, SSD NVMe, dan performa cukup untuk kerja harian.(Pinterest)

JAKARTA - Dell Latitude 5410 menjadi salah satu pilihan laptop second Rp3 jutaan yang masih mampu menjalankan kebutuhan kerja harian pada 2025. Laptop kelas enterprise ini menawarkan prosesor Intel Core i5 generasi ke-10, RAM 16 GB, serta SSD NVMe 256 GB yang membuatnya tetap relevan untuk aktivitas produktivitas.

Laptop second Rp3 jutaan ini diperkenalkan dalam proyek review laptop murah dari channel YouTube Picel. Pengujian dilakukan untuk melihat apakah Dell Latitude 5410 masih bisa menjadi perangkat kerja harian meski bukan laptop keluaran terbaru.

Dell Latitude 5410 membawa spesifikasi yang cukup menarik di kelas harganya. Laptop ini menggunakan prosesor Intel Core i5-10310U dengan konfigurasi 4 core dan 8 thread.

Selain itu, perangkat tersebut dibekali RAM 16 GB DDR4 dual channel berkecepatan 2.400 MHz. Penyimpanan menggunakan SSD M.2 NVMe PCIe 3.0 berkapasitas 256 GB.

Untuk sektor grafis, Dell Latitude 5410 mengandalkan Intel UHD Graphics 620 dengan shared memory sebesar 6,24 GB. Sementara bagian layar memakai panel IPS 14 inci beresolusi Full HD 1920 x 1080 piksel dengan refresh rate 60 Hz.

Baca Juga: Cerita Pelaku UMKM di Cimahi setelah Ikuti Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli: Alhamdulillah Omzet Saya Meningkat

Desain Dell Latitude 5410 Tampilkan Kesan Laptop Kantoran

Dell Latitude 5410 memiliki desain khas laptop bisnis. Tampilan bodinya terlihat sederhana dengan warna silver yang mendominasi hampir seluruh bagian perangkat.

Laptop ini pertama kali diluncurkan pada 2019. Karena itu, desainnya masih mengikuti gaya laptop kantor pada masa tersebut dengan sudut bodi membulat dan bentuk yang cukup konservatif.

Dari sisi ukuran, Dell Latitude 5410 memiliki dimensi 32,3 x 21,6 cm dengan ketebalan 2,1 cm. Bobotnya mencapai 1,5 kg sehingga masih tergolong ringkas untuk penggunaan sehari-hari.

Pada bagian cover layar terdapat logo Dell dengan finishing silver glossy. Sementara area keyboard menggunakan warna hitam dan bagian palm rest serta touchpad hadir dengan warna silver.

Meski masuk kategori laptop enterprise, seluruh bodinya menggunakan material plastik. Hal tersebut membuat perangkat masih memiliki sedikit fleksibilitas pada beberapa bagian bodi.

Laptop ini juga belum menggunakan standar ketahanan militer MIL-STD seperti beberapa laptop bisnis modern. Namun, Dell tetap membekali Latitude 5410 dengan pilihan port yang cukup lengkap.

Port Lengkap untuk Kebutuhan Kerja

Pada sisi kiri laptop terdapat port charger, USB Type-C 3.2 Gen 2 yang mendukung DisplayPort dan Power Delivery, serta satu USB Type-A 3.2 Gen 1.

Bagian kanan menyediakan slot microSD, slot micro SIM, combo audio jack 3,5 mm, dua USB Type-A 3.2 Gen 1 dengan fitur PowerShare, HDMI 1.4b, Ethernet, serta security lock.

Untuk ukuran laptop keluaran 2019, kelengkapan konektivitas tersebut masih tergolong memadai. Meski belum memiliki Thunderbolt dan HDMI terbaru, port yang tersedia sudah cukup untuk kebutuhan kerja.

Layar Full HD IPS dengan Kualitas Warna Terbatas

Dell Latitude 5410 menggunakan panel IPS matte berukuran 14 inci dengan rasio layar 16:9. Resolusinya Full HD 1920 x 1080 piksel dan refresh rate 60 Hz.

Panel yang digunakan memiliki kode HN4TM-NF-NV14N4F dengan kedalaman warna 8 bit. Berdasarkan pengujian menggunakan X-Rite Display Plus, layar ini memiliki cakupan warna 43,3 persen DCI-P3, 59,9 persen sRGB, dan 42,1 persen Adobe RGB.

Tingkat kecerahan maksimal layar mencapai 200 nits dengan rasio kontras 768:1. Kualitas warnanya dinilai masih standar dan cenderung terlihat pucat saat digunakan untuk konsumsi multimedia.

Namun, penggunaan panel IPS membuat sudut pandang layar tetap lebih baik dibanding panel TN. Laptop ini juga memiliki bezel yang cukup simetris dengan ketebalan 0,5 cm di sisi kiri dan kanan serta 1,7 cm pada bagian atas dan bawah.

Engsel layar mendukung pembukaan hingga 180 derajat. Fitur tersebut membantu pengguna ketika ingin menunjukkan tampilan layar kepada orang lain.

Keyboard dan Track Point Jadi Fitur Khas Laptop Bisnis

Bagian input Dell Latitude 5410 menggunakan keyboard membran tipe chiclet. Tombolnya memiliki ukuran 1,5 cm dengan suara ketikan yang cukup halus.

Keyboard tersebut juga sudah dilengkapi backlight putih dengan dua tingkat kecerahan yang dapat diatur melalui tombol F5.

Untuk touchpad, ukurannya mencapai 9,5 x 5,2 cm. Permukaannya terasa halus dan menggunakan tombol klik kanan serta kiri fisik terpisah.

Selain touchpad, laptop ini memiliki fitur track point yang menjadi ciri khas perangkat bisnis. Posisi track point berada di tengah keyboard, tepat di antara tombol G, H, dan B.

Fungsinya mirip seperti mouse kecil yang memungkinkan pengguna menggerakkan kursor tanpa memindahkan tangan terlalu jauh dari posisi mengetik.

Fitur tersebut dinilai masih berguna bagi pengguna yang sering bekerja dalam ruang terbatas seperti kendaraan atau area kerja sempit.

Baca Juga: Persami KKRI Kodim 0808/Blitar Bekali Para Peserta Materi Bela Negara hingga Survival, Begini Keseruannya

Performa Intel Core i5-10310U Masih Cukup untuk Produktivitas

Dalam pengujian performa, Dell Latitude 5410 menggunakan Intel Core i5-10310U dengan fabrikasi 14 nm. Prosesor ini memiliki base clock 2,2 GHz dan turbo maksimal hingga 4,4 GHz dengan TDP 15 watt.

Laptop ini juga menjalankan Windows 11 Professional versi 24H2. Dell menyediakan aplikasi Dell Optimizer dengan empat pilihan profil pendinginan, yaitu Optimize, Cool, Quiet, dan Ultra Performance.

Pengujian dilakukan dalam dua kondisi, yaitu menggunakan baterai dan saat terhubung charger. Pada Cinebench R23, mode baterai menghasilkan skor multicore 3.099 poin dan single core 1.053 poin.

Sementara ketika menggunakan charger, skor multicore berada di 2.936 poin dan single core 1.041 poin.

Pada pengujian PCMark 10, mode baterai mendapatkan skor akhir 3.714 poin. Sedangkan mode charging menghasilkan skor 4.127 poin atau meningkat sekitar 11,1 persen.

Hasil tersebut menunjukkan Dell Latitude 5410 masih mampu menangani pekerjaan seperti mengetik, browsing, penggunaan Microsoft Office, hingga aktivitas produktivitas ringan.

Kemampuan Gaming Terbatas

Meski bukan laptop gaming, Dell Latitude 5410 tetap diuji menggunakan beberapa game dengan resolusi HD 1280 x 720 piksel.

Pada GTA 5 dengan pengaturan normal, laptop menghasilkan rata-rata 25,1 FPS dalam mode baterai dan 27 FPS saat menggunakan charger.

Game seperti Dota 2 masih dapat berjalan dengan rata-rata 62,8 FPS pada mode baterai. Sementara Valorant mampu mencapai 67,9 FPS dalam mode baterai dan 79 FPS ketika menggunakan charger.

Namun, beberapa game berat menunjukkan keterbatasan. Cyberpunk 2077 hanya menghasilkan 8,2 FPS dalam mode baterai dan 4,3 FPS saat charging sehingga tidak dapat dimainkan dengan nyaman.

Kemampuan grafis Intel UHD Graphics 620 memang menjadi batas utama laptop ini. Perangkat tersebut lebih cocok untuk produktivitas dibanding kebutuhan gaming modern.

Sistem Pendingin dan Daya Tahan Baterai

Dell Latitude 5410 menggunakan sistem pendingin dengan satu kipas besar dan dua heat pipe yang mengalirkan panas dari prosesor.

Saat digunakan untuk pekerjaan berat, suhu masih dapat dikontrol. Namun, area sekitar ventilasi bagian kiri dapat terasa panas ketika laptop menjalankan proses berat seperti rendering.

Dalam pengujian stres selama 53 menit 10 detik, suhu prosesor sempat mencapai 98 derajat Celsius saat menggunakan mode charging sebelum turun ke kisaran 80 derajat Celsius.

Untuk baterai, laptop ini menggunakan baterai lithium ion berkapasitas 51.000 mWh. Dalam pengujian PCMark 10 Modern Office, daya tahan baterainya mencapai 4 jam 30 menit.

Sementara untuk pengujian gaming, baterai hanya bertahan sekitar 1 jam 12 menit.

Pengisian daya menggunakan charger bawaan 65 watt membutuhkan waktu sekitar 2 jam 22 menit dari kapasitas 4 persen hingga 99 persen. Laptop ini juga mendukung pengisian melalui USB Type-C dengan charger 90 watt.

Kesimpulan Review Dell Latitude 5410

Dell Latitude 5410 menjadi salah satu laptop second Rp3 jutaan yang masih menarik untuk kebutuhan kerja harian. Kombinasi prosesor Intel Core i5 generasi ke-10, RAM 16 GB, dan SSD NVMe membuat performanya tetap cukup bersaing.

Laptop ini cocok untuk aktivitas seperti mengetik, menjalankan aplikasi Office, browsing, streaming, hingga pekerjaan ringan seperti coding.

Namun, pengguna tidak disarankan mengandalkan perangkat ini untuk editing berat atau gaming modern karena kemampuan grafis Intel UHD Graphics 620 masih terbatas.

Dengan desain ringkas, port lengkap, serta fitur khas laptop bisnis seperti track point, Dell Latitude 5410 tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari laptop kerja murah kelas enterprise.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Picel Tekno
Dell Latitude 5410 laptop second Rp3 jutaan laptop murah Intel Core i5 10310U laptop kerja murah