Dell Latitude 5410, Laptop Second Rp3 Jutaan dengan RAM 16 GB yang Masih Kuat untuk Kerja

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 18:00 WIB
Dell Latitude 5410, Laptop Second Rp3 Jutaan dengan RAM 16 GB yang Masih Kuat untuk Kerja.(Pinterest)
Dell Latitude 5410, Laptop Second Rp3 Jutaan dengan RAM 16 GB yang Masih Kuat untuk Kerja.(Pinterest)

JAKARTA - Dell Latitude 5410 menjadi salah satu laptop second Rp3 jutaan yang masih menarik untuk digunakan sebagai perangkat kerja harian. Laptop kelas enterprise ini membawa spesifikasi Intel Core i5-10310U, RAM 16 GB DDR4, dan SSD NVMe 256 GB yang membuatnya tetap mampu menjalankan kebutuhan produktivitas pada 2025.

Laptop second Rp3 jutaan ini menjadi bagian dari proyek review laptop murah yang menguji apakah perangkat bekas kelas bisnis masih memiliki nilai pakai di tengah banyaknya laptop baru dengan harga terjangkau.

Dell Latitude 5410 hadir sebagai laptop enterprise yang sebelumnya ditujukan untuk kebutuhan profesional. Meski bukan perangkat terbaru, spesifikasinya masih tergolong memadai untuk pekerjaan seperti mengetik, mengolah dokumen, browsing, hingga penggunaan aplikasi kantor.

Laptop ini menggunakan prosesor Intel Core i5-10310U dengan konfigurasi empat core dan delapan thread. Prosesor tersebut memiliki fabrikasi 14 nm, base clock 2,2 GHz, serta turbo maksimal hingga 4,4 GHz dengan TDP 15 watt.

Selain prosesor, Dell membekali perangkat ini dengan RAM 16 GB DDR4 dual channel berkecepatan 2.400 MHz. Untuk penyimpanan, tersedia SSD M.2 NVMe PCIe 3.0 berkapasitas 256 GB.

Baca Juga: Cerita Pelaku UMKM di Cimahi setelah Ikuti Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli: Alhamdulillah Omzet Saya Meningkat

Spesifikasi Dell Latitude 5410

Dell Latitude 5410 membawa layar IPS matte berukuran 14 inci. Panel tersebut memiliki resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel dengan refresh rate 60 Hz.

Pada sektor grafis, laptop ini mengandalkan Intel UHD Graphics 620. GPU terintegrasi tersebut menggunakan shared memory hingga 6,24 GB.

Sistem operasi yang digunakan sudah mendukung Windows 11 Professional dengan build number 26100.3775 atau versi 24H2.

Dell juga menyediakan aplikasi Dell Optimizer yang berfungsi mengatur profil pendinginan perangkat. Pengguna dapat memilih empat mode, yaitu Optimize, Cool, Quiet, dan Ultra Performance.

Keempat profil tersebut dapat digunakan baik saat laptop menggunakan baterai maupun saat terhubung dengan charger.

Desain Sederhana Khas Laptop Enterprise

Secara tampilan, Dell Latitude 5410 membawa desain yang sangat identik dengan laptop kantor. Bentuknya sederhana dengan warna silver sebagai warna utama pada bodi.

Laptop ini pertama kali diperkenalkan pada 2019. Karena itu, desainnya masih mengikuti gaya laptop bisnis pada periode tersebut.

Bagian bodi memiliki sudut yang dibuat sedikit membulat. Logo Dell berada di tengah cover layar dengan finishing silver glossy.

Dimensi laptop ini mencapai 32,3 x 21,6 cm dengan ketebalan 2,1 cm. Bobotnya sekitar 1,5 kg sehingga masih tergolong mudah dibawa untuk aktivitas kerja mobile.

Namun, material yang digunakan masih berupa plastik di seluruh bagian bodi. Hal tersebut membuat laptop ini tidak memiliki tingkat kekakuan seperti perangkat berbahan metal.

Dell Latitude 5410 juga belum menggunakan standar ketahanan militer MIL-STD. Meski demikian, laptop ini tetap menawarkan kelengkapan konektivitas yang cukup lengkap.

Baca Juga: Persami KKRI Kodim 0808/Blitar Bekali Para Peserta Materi Bela Negara hingga Survival, Begini Keseruannya

Port Lengkap untuk Laptop Tahun 2019

Dell Latitude 5410 memiliki berbagai pilihan port yang mendukung kebutuhan pengguna profesional.

Pada bagian kiri terdapat port charger, satu USB Type-C 3.2 Gen 2 dengan dukungan DisplayPort dan Power Delivery, serta satu USB Type-A 3.2 Gen 1.

Sementara sisi kanan menyediakan slot microSD, slot micro SIM, combo audio jack 3,5 mm, dua USB Type-A 3.2 Gen 1 dengan fitur PowerShare, HDMI 1.4b, Ethernet, dan security lock.

Untuk laptop keluaran 2019, pilihan port tersebut masih tergolong lengkap. Meski belum menggunakan Thunderbolt, konektivitas yang tersedia sudah cukup untuk penggunaan kantor.

Layar Full HD IPS Masih Memadai untuk Kerja

Dell Latitude 5410 menggunakan panel IPS dengan finishing matte. Panel tersebut diproduksi oleh BOE dengan kode HN4TM-NF-NV14N4F.

Layar memiliki kedalaman warna 8 bit. Berdasarkan pengujian menggunakan X-Rite Display Plus, cakupan warnanya mencapai 43,3 persen DCI-P3, 59,9 persen sRGB, dan 42,1 persen Adobe RGB.

Sementara tingkat kecerahan maksimal berada di angka 200 nits dengan rasio kontras 768:1.

Dari sisi kualitas gambar, layar laptop ini dinilai tidak memiliki keunggulan khusus. Warna yang dihasilkan cenderung kurang tajam ketika digunakan untuk menikmati konten multimedia.

Namun, penggunaan panel IPS memberikan kelebihan pada sudut pandang. Layar juga memiliki bezel yang cukup simetris dengan ketebalan 0,5 cm pada bagian kiri dan kanan serta 1,7 cm pada bagian atas dan bawah.

Engsel laptop mendukung pembukaan hingga 180 derajat. Fitur tersebut berguna ketika pengguna ingin berbagi tampilan layar dengan orang lain.

Keyboard Nyaman dengan Fitur Track Point

Sebagai laptop bisnis, Dell Latitude 5410 memiliki keyboard yang dibuat untuk produktivitas.

Keyboard menggunakan tipe chiclet dengan tombol berukuran 1,5 cm. Suara ketikan terasa cukup halus dan tidak mengganggu.

Dell juga menyediakan fitur backlight putih dengan dua tingkat pencahayaan yang dapat diatur menggunakan tombol F5.

Selain keyboard dan touchpad, laptop ini memiliki track point yang menjadi ciri khas perangkat enterprise.

Track point berada di tengah keyboard, tepat di antara tombol G, H, dan B. Fungsinya menyerupai touchpad untuk menggerakkan kursor tanpa harus memindahkan tangan jauh dari posisi mengetik.

Fitur tersebut masih berguna bagi pengguna yang sering melakukan pekerjaan dengan banyak mengetik atau bekerja di tempat dengan ruang terbatas.

Performa Masih Cukup untuk Aktivitas Harian

Dalam pengujian performa, Dell Latitude 5410 diuji menggunakan beberapa aplikasi benchmark.

Pada Cinebench R23, mode baterai menghasilkan skor CPU multicore 3.099 poin dan single core 1.053 poin.

Ketika menggunakan charger, skor multicore berada di angka 2.936 poin dan single core 1.041 poin.

Pengujian PCMark 10 menunjukkan laptop ini mendapatkan skor akhir 3.714 poin pada mode baterai. Saat menggunakan charger, skor meningkat menjadi 4.127 poin.

Dari hasil tersebut, Dell Latitude 5410 masih mampu menjalankan pekerjaan produktivitas harian.

Aktivitas seperti mengetik dokumen, menjalankan Microsoft Office, browsing internet, streaming, hingga pekerjaan coding ringan masih dapat dilakukan.

Tidak Dirancang untuk Gaming Berat

Dell Latitude 5410 memang bukan laptop gaming. Kemampuan grafisnya hanya mengandalkan Intel UHD Graphics 620.

Meski begitu, beberapa game ringan masih dapat berjalan.

Pada GTA 5 dengan resolusi HD 1280 x 720 piksel dan pengaturan normal, laptop menghasilkan rata-rata 25,1 FPS dalam mode baterai dan 27 FPS saat charging.

Dota 2 dapat berjalan dengan rata-rata 62,8 FPS pada mode baterai. Sementara Valorant menghasilkan sekitar 67,9 FPS pada mode baterai dan meningkat menjadi 79 FPS ketika menggunakan charger.

Namun, game berat seperti Cyberpunk 2077 tidak dapat dimainkan dengan nyaman. Laptop hanya menghasilkan rata-rata 8,2 FPS pada mode baterai dan 4,3 FPS saat charging.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan grafis menjadi batas utama Dell Latitude 5410.

Suhu dan Baterai Dell Latitude 5410

Untuk sistem pendinginan, laptop ini menggunakan satu kipas besar yang terhubung dengan dua heat pipe.

Saat digunakan untuk pekerjaan berat, suhu masih dapat dikendalikan. Namun, area ventilasi bagian kiri dapat terasa panas ketika laptop menjalankan proses berat.

Dalam pengujian stres menggunakan AIDA64, suhu prosesor sempat mencapai 98 derajat Celsius saat menggunakan mode charging.

Setelah itu, suhu turun dan stabil di kisaran 80 derajat Celsius.

Untuk baterai, Dell Latitude 5410 menggunakan baterai lithium ion dengan kapasitas 51.000 mWh.

Dalam pengujian PCMark 10 Modern Office, laptop mampu bertahan sekitar 4 jam 30 menit dari kondisi baterai 99 persen hingga 5 persen.

Sedangkan untuk skenario gaming, daya tahan baterai hanya mencapai 1 jam 12 menit.

Pengisian menggunakan charger bawaan 65 watt membutuhkan waktu sekitar 2 jam 22 menit. Laptop juga mendukung pengisian melalui USB Type-C dengan charger 90 watt.

Dell Latitude 5410 Tetap Menarik di Kelas Laptop Second

Dell Latitude 5410 menjadi bukti bahwa laptop enterprise lama masih memiliki kemampuan yang cukup untuk kebutuhan tertentu.

Dengan harga sekitar Rp3 jutaan, laptop ini menawarkan kombinasi prosesor Intel Core i5 generasi ke-10, RAM besar, SSD cepat, dan fitur khas perangkat bisnis.

Kekurangannya terdapat pada layar yang kurang menonjol, kemampuan grafis terbatas, serta baterai yang tidak terlalu panjang.

Namun, untuk pengguna yang membutuhkan laptop kerja murah dengan performa stabil, Dell Latitude 5410 masih menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Picel Tekno
Dell Latitude 5410 laptop second Rp3 jutaan laptop kerja murah laptop Dell murah Intel Core i5-10310U