JAKARTA - Tren My Melody Strawberry Nails kembali mencuri perhatian setelah kreator nail art JOUNAIL membagikan proses lengkap melepas desain lama dan membuat nail art baru melalui video terbaru di kanal YouTube miliknya. Dalam video tersebut, JOUNAIL memperlihatkan teknik melepas nail art menggunakan peel-off remover, merawat kuku alami, hingga menciptakan desain bertema My Melody dan stroberi yang sedang populer.
Video diawali dengan proses pelepasan nail art bertema Hello Kitty yang sebelumnya telah dipakai lebih dari dua pekan. Kreator tersebut menjelaskan bahwa ia terus bereksperimen mencari metode terbaik agar lapisan nail art dapat dilepas tanpa merusak base gel maupun extensions yang masih digunakan.
Ia mengaku hasil percobaan kali ini belum sepenuhnya sesuai harapan. Lapisan base gel ikut terangkat sehingga proses pelepasan menjadi lebih sulit dibanding perkiraannya.
Sementara itu, ia menilai kombinasi peel-off base gel atau penggunaan peel-off yang mengering di udara masih menjadi metode paling efektif berdasarkan berbagai percobaan yang telah dilakukan.
Eksperimen Melepas Nail Art Tanpa Merusak Extensions
Pada tangan kiri, JOUNAIL menggunakan teknik berbeda. Ia hanya melepas lapisan nail art tanpa mencopot extensions yang masih menempel.
Proses dimulai dengan mencari celah menggunakan pinset. Setelah celah ditemukan, cairan remover dimasukkan ke bagian bawah nail art agar lapisan tersebut lebih mudah terangkat.
Selanjutnya, ia menggunakan pusher untuk mengangkat seluruh lapisan desain.
Menurutnya, proses akan lebih mudah apabila remover dimasukkan hanya dari satu sisi. Celah juga lebih mudah ditemukan dari bagian ujung kuku dibanding area kutikula.
Meski salah satu desain Hello Kitty sempat robek ketika dilepas, ia memperlihatkan bahwa sebagian besar nail art masih dapat terangkat dengan cukup bersih.
Metode ini dinilai praktis bagi pengguna yang ingin mengganti desain kuku tanpa harus membuat extensions baru.
Usai seluruh desain dilepas, potongan nail art tidak langsung dibuang. JOUNAIL mengatakan ia menyimpan hasil pelepasan tersebut untuk nantinya dikoleksi dalam buku nail art miliknya.
Memutuskan Kembali Menggunakan Kuku Pendek
Setelah sekitar dua bulan menggunakan extensions yang sama, JOUNAIL memutuskan melepas seluruh sambungan kuku.
Ia menjelaskan salah satu kuku telunjuknya tumbuh sedikit melengkung ke bawah sehingga bentuk keseluruhannya terlihat kurang rapi dibanding kuku lainnya.
Keputusan menggunakan kuku pendek juga dipengaruhi permintaan penonton yang ingin melihat tampilan natural setelah bertahun-tahun ia memakai kuku panjang.
Dengan menggunakan nail clipper, bagian extensions dipotong terlebih dahulu hingga tersisa kuku alami.
Ia mengaku sudah sekitar lima tahun tidak menggunakan kuku pendek sehingga cukup antusias mencoba tampilan baru tersebut.
Pengikiran Gel Dilakukan Bertahap
Tahap berikutnya adalah mengurangi ketebalan gel menggunakan mesin e-file.
JOUNAIL memakai mata bor berbentuk jagung karena dinilai memiliki kemampuan mengikis gel tebal dengan cepat tetapi tetap terasa halus saat digunakan.
Selama proses tersebut, dust collector dinyalakan agar debu hasil pengikiran tidak berterbangan.
Ia hanya mengikis hingga menyisakan lapisan gel tipis. Sisanya dilepas menggunakan metode soak-off.
Bagi pemula yang belum memiliki e-file, ia mengatakan proses serupa tetap bisa dilakukan memakai nail file manual meski membutuhkan waktu lebih lama.
Gunakan Remover Bebas Aseton
Setelah ketebalan gel berkurang, kapas yang telah dibasahi gel remover ditempelkan pada kuku lalu dijepit menggunakan soak-off clips.
Sebagai alternatif, aluminium foil dapur juga dapat digunakan dan bahkan disebut bekerja lebih baik.
Menariknya, remover yang dipakai merupakan produk bebas aseton.
Menurut JOUNAIL, remover tanpa aseton lebih ramah terhadap kulit dibanding cairan berbahan dasar aseton yang cenderung membuat kulit menjadi sangat kering.
Sebelum remover dipasang, ia terlebih dahulu mengoleskan minyak pada kulit sekitar kuku untuk membantu menjaga kelembapan selama proses berlangsung.
Idealnya, remover didiamkan selama 10 hingga 15 menit.
Namun, ia mengaku hanya mampu menunggu sekitar lima menit sebelum mulai mengikis bagian gel yang telah melunak.
Ia kemudian memasang kembali remover hingga seluruh lapisan benar-benar lunak.
Jangan Pernah Memaksa Mengelupas Gel
Salah satu pesan utama yang ditekankan dalam video adalah menghindari kebiasaan memaksa melepas gel yang belum lunak.
Menurut JOUNAIL, lapisan gel seharusnya dapat bergeser dengan mudah ketika didorong menggunakan pusher.
Apabila terasa harus ditarik atau disobek, berarti proses pelunakan belum selesai.
Memaksakan pelepasan dapat ikut merobek lapisan kuku alami.
Ia mengingatkan bahwa kuku yang rusak tidak dapat diperbaiki secara instan dan hanya bisa menunggu hingga tumbuh kembali.
Karena itu, ia menyarankan pengguna memilih metode pengikiran atau soak-off dibanding mencabut lapisan gel secara paksa.
Membentuk Kuku Alami
Setelah seluruh gel berhasil dilepas, JOUNAIL sempat berencana memasang extensions baru.
Namun setelah melihat panjang kuku aslinya masih cukup baik, ia akhirnya memutuskan menggunakan kuku alami tanpa tambahan sambungan.
Ia membentuk kuku mengikuti garis kutikula dengan model square oval sebelum akhirnya memilih bentuk oval agar tampak lebih seragam.
Menurutnya, setiap kuku memiliki arah pertumbuhan berbeda sehingga proses pembentukan harus memperhatikan keselarasan seluruh jari, bukan hanya satu kuku saja.
Ia juga menyesuaikan panjang semua kuku mengikuti kuku yang paling pendek agar hasil akhirnya terlihat proporsional.
Perawatan Kutikula Sebelum Nail Art
Sebelum mulai menghias kuku, JOUNAIL melakukan proses disinfeksi pada tangan dan seluruh peralatan menggunakan alkohol.
Ia kemudian mengaplikasikan cuticle remover untuk melunakkan kutikula yang mengeras.
Kutikula didorong perlahan menggunakan pusher sebelum bagian yang terangkat dipotong memakai nipper.
Menurutnya, kutikula yang tidak dibersihkan dapat menjadi penyebab lifting pada gel polish.
Selain membuat hasil lebih rapi, pembersihan kutikula juga membuat warna terlihat lebih masuk ke area pangkal kuku sehingga pertumbuhan kuku baru tidak cepat terlihat.
Tahap berikutnya adalah menghaluskan permukaan kuku menggunakan sanding block.
Ia mengingatkan agar proses ini dilakukan secukupnya tanpa mengikis kuku terlalu dalam.
Setelah seluruh debu dibersihkan menggunakan gel cleanser, permukaan kuku siap memasuki tahap pengecatan.
Persiapan Base Gel
JOUNAIL lebih dulu mengoleskan tip stripper hanya pada bagian tengah kuku.
Produk tersebut berfungsi sebagai peel-off base yang mengering tanpa lampu.
Karena mudah larut dalam air, ia hanya mengaplikasikannya tipis di area tengah agar daya tahannya tetap baik.
Selanjutnya peel-off base gel diaplikasikan ke seluruh permukaan kuku, termasuk bagian ujung bebas kuku.
Lapisan tersebut kemudian dikeringkan menggunakan lampu UV selama sekitar 30 hingga 60 detik.
Ia menambahkan overlay menggunakan hard clear gel untuk memperkuat struktur kuku sekaligus memperbaiki bentuk permukaannya.
Menurutnya, tahap overlay sangat penting terutama bagi kuku yang lebih panjang agar hasil akhir lebih kuat dan tahan lama.
Membuat Desain My Melody Strawberry Nails
Tahap dekorasi dimulai dengan warna merah transparan atau red jelly sebagai warna dasar.
Cat diaplikasikan tipis lalu dibaurkan untuk membentuk efek gradasi.
Setelah beberapa kali pelapisan, ia mulai membuat stroberi menggunakan warna merah glitter yang lebih cerah.
Ukuran buah sempat diubah beberapa kali hingga memperoleh bentuk yang diinginkan.
Karena gradasi sempat tertutup warna merah, ia kembali menambahkan red jelly di sekitar stroberi agar efek transisi warna muncul lagi.
Untuk daun stroberi, JOUNAIL memakai sequin berbentuk daun maple yang ditempel menggunakan clear gel.
Biji stroberi dibuat memakai ball charm berukuran 0,6 milimeter.
Agar tampak lebih hidup, permukaan stroberi dilapisi 3D gel sehingga menghasilkan efek cembung.
Selain stroberi, ia juga membuat desain menyerupai permen jelly transparan pada salah satu kuku.
Tekstur whipped cream turut ditambahkan menggunakan texture gel sehingga keseluruhan desain terlihat lebih bervariasi.
My Melody Menjadi Fokus Utama
Karakter My Melody dibuat pada kuku ibu jari.
Proses dimulai dengan mengecat dasar menggunakan warna pink jelly menyerupai susu stroberi.
Bagian wajah dibuat menggunakan warna putih berbentuk bulat.
Selanjutnya telinga dibentuk menggunakan gel tiga dimensi sebelum ditambahkan aksesori stroberi kecil pada bagian kepala.
Wajah My Melody kemudian disempurnakan menggunakan painting gel cokelat untuk mata, bulu mata tipis, hidung, serta sedikit blush di bagian pipi.
Setelah seluruh desain selesai, lapisan top gel diaplikasikan secara merata.
Kuku kemudian dikeringkan selama sekitar satu menit hingga seluruh desain terkunci sempurna.
Pada akhir video, JOUNAIL mengungkapkan bahwa desain tersebut terlihat sangat lucu sehingga ia memutuskan membuat seluruh kuku tangan kanan bertema stroberi.
Video ditutup dengan ucapan terima kasih kepada para penonton serta ajakan untuk kembali menyaksikan video berikutnya.
Editor : Maylanni Diana FitriSumber : yt: JOUNAIL