JAKARTA - Capsule wardrobe menjadi solusi bagi banyak orang yang ingin tampil modis tanpa harus memiliki terlalu banyak pakaian. Melalui kanal YouTube miliknya, Fiona membagikan rekomendasi fashion item basic yang dinilai wajib dimiliki pemula agar lebih mudah melakukan mix and match outfit untuk berbagai aktivitas.
Dalam video tersebut, Fiona menyusun daftar item mulai dari inner, atasan, outer, bawahan, rok, sepatu, hingga tas. Seluruh item dipilih karena dinilai fleksibel, mudah dipadukan, dan mampu menghasilkan banyak kombinasi outfit hanya dengan koleksi pakaian yang terbatas.
Menurut Fiona, konsep capsule wardrobe membantu seseorang lebih selektif saat membeli pakaian. Dengan memilih item yang tepat, satu pakaian dapat dipadukan dengan berbagai item lain sehingga pengguna tidak perlu memiliki terlalu banyak koleksi.
Kategori pertama yang dibahas adalah inner. Fiona merekomendasikan low neck tank top sebagai salah satu item dasar yang wajib dimiliki.
Ia menyarankan memilih warna netral, seperti abu-abu, karena mudah dipadukan dengan celana jeans maupun berbagai jenis outer. Tank top dengan potongan pas di badan juga dinilai lebih rapi saat dimasukkan ke dalam celana.
Low neck tank top disebut cocok digunakan untuk menciptakan tampilan kasual, terutama ketika dipadukan dengan kemeja oversized sebagai luaran.
Bagi pengguna berhijab, Fiona menyarankan menggantinya dengan basic T-shirt yang memiliki garis leher lebih tinggi.
Inner berikutnya adalah high neck tank top. Menurut Fiona, model ini memberikan kesan lebih formal dibandingkan low neck tank top.
High neck tank top juga mudah dipadukan dengan blazer, cardigan, maupun kemeja oversized. Pengguna yang kurang nyaman memakai pakaian ketat disarankan memilih ukuran yang lebih longgar.
Baca Juga: Daftar Pemain Asing Persija Jakarta 2026-2027, Rekrutan Baru hingga Pemain yang Bertahan
Rekomendasi inner berikutnya adalah kaus polos putih. Fiona menilai warna putih menjadi pilihan paling aman karena mudah dipadukan dengan hampir semua warna pakaian.
Ia juga menyarankan memilih kaus yang tidak terlalu oversized agar lebih mudah dimasukkan ke dalam celana dan nyaman digunakan sebagai lapisan pakaian.
Untuk kategori atasan, Fiona memasukkan long sleeve turtleneck sebagai item multifungsi.
Selain dapat dijadikan inner, pakaian ini juga bisa dikenakan tanpa tambahan outer. Fiona menyarankan memiliki setidaknya satu warna selain warna netral agar tampilan tidak terlihat monoton.
Atasan berikutnya adalah knit sweater bermotif garis. Menurutnya, motif garis membuat outfit terlihat lebih hidup dan tidak membosankan.
Ia memilih sweater dengan ukuran yang tidak terlalu besar agar tetap nyaman dipadukan dengan blazer maupun kemeja.
Fiona juga memasukkan kemeja putih basic ke dalam daftar capsule wardrobe. Ia menyebut kemeja dengan potongan yang pas dan bahan yang tidak mudah kusut akan lebih fleksibel digunakan sebagai atasan maupun outer.
Selain itu, kemeja bergaris biru juga direkomendasikan karena memberikan kesan kasual, klasik, dan mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian.
Pada kategori outer, Fiona menempatkan blazer hitam sebagai item pertama yang wajib dimiliki.
Baca Juga: Persija Jakarta Dikaitkan dengan 6 Pemain Asing, Luka Jurečić hingga Ante Rebić Masuk Radar Transfer
Blazer hitam dinilai mudah dipadukan dengan hampir semua inner, mulai dari tank top, kaus polos, hingga sweater.
Bagi pengguna yang lebih sering bekerja di kantor, Fiona menyarankan memilih blazer dengan potongan yang lebih pas di badan dibandingkan model oversized.
Outer berikutnya adalah kemeja denim. Menurutnya, item ini lebih fleksibel dibandingkan jaket denim karena dapat digunakan sebagai atasan maupun luaran.
Ia juga menyebut kemeja denim sebagai item yang timeless sehingga tetap relevan digunakan dalam jangka panjang.
Rekomendasi outer lainnya adalah oversized cardigan dengan panjang sedang. Model tersebut dinilai paling mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian.
Sementara collarless blazer dipilih sebagai alternatif bagi pengguna yang ingin tampil rapi tanpa terlihat terlalu formal. Item ini juga disebut cocok dipadukan dengan rok pesta untuk menghadiri acara khusus.
Pada kategori bawahan, Fiona merekomendasikan straight jeans berwarna medium blue sebagai celana yang paling mudah dipadukan dengan berbagai outfit.
Ia juga memilih wide leg pants berwarna beige untuk kebutuhan kasual karena memberikan tampilan yang lebih santai.
Sementara itu, straight pants hitam menjadi pilihan untuk tampilan formal. Celana ini disebut sangat cocok dipadukan dengan blazer hitam sebagai outfit kerja.
Untuk kategori rok, Fiona merekomendasikan rok span sebagai pilihan formal karena memiliki potongan rapi dan slit yang tidak terlalu tinggi.
Kemudian ada rok plisket berwarna khaki yang cocok digunakan sehari-hari karena mudah dipadukan dengan berbagai jenis atasan.
Sementara untuk acara spesial, Fiona menyarankan menggunakan rok silk. Menurutnya, item ini mampu mengubah outfit harian menjadi tampilan yang lebih formal hanya dengan mengganti atasan dan sepatu.
Fiona juga hanya memilih tiga jenis sepatu untuk melengkapi capsule wardrobe, yaitu sneakers putih, flat shoes, dan pointed heels model slingback dengan hak balok.
Ketiga jenis sepatu tersebut dinilai sudah mampu memenuhi kebutuhan untuk aktivitas kasual maupun formal.
Pada kategori tas, Fiona merekomendasikan work tote bag untuk bekerja atau kuliah, shoulder bag untuk penggunaan sehari-hari, dan small sling bag yang juga dapat difungsikan sebagai clutch saat menghadiri acara formal.
Di akhir video, Fiona mengingatkan agar pemula membangun capsule wardrobe secara bertahap. Ia menyarankan menyesuaikan jumlah pakaian formal dan kasual dengan kebutuhan sehari-hari, mengutamakan warna netral seperti hitam dan putih, serta memperhatikan detail seperti bahan, potongan, dan bentuk kerah pakaian.
Menurutnya, kebiasaan mendokumentasikan outfit setiap hari juga dapat membantu mengetahui item apa yang benar-benar dibutuhkan. Dengan memilih fashion item yang saling melengkapi, pengguna dapat menciptakan lebih banyak kombinasi outfit tanpa harus membeli pakaian secara berlebihan.
Editor : M. Helmi NurhisamSumber : Fiona Nathaniel