JAKARTA - Pembawa acara Irfan Hakim melakukan kunjungan khusus ke fasilitas penangkaran milik kolektor koi Hartono untuk meninjau proses karantina spesimen koi impor terbaru asal Jepang. Dalam kunjungan tersebut, Irfan Hakim turut menerima hadiah satu ekor koi varietas Tanco Kohaku betina berukuran 80 sentimeter dari pemilik Samurai Koi Center Cimahi, Kiki Sutarki. Spesimen koi yang diberi nama "Sizuka" tersebut diproyeksikan menjadi koleksi unggulan baru di fasilitas deHakims.
Prosesi penyerahan koi Tanco Kohaku tersebut dikonfirmasi langsung oleh Irfan Hakim melalui sambungan panggilan video bersama Kiki Sutarki. Ikan hias varietas Tanco Kohaku ini memiliki ciri khas corak merah bulat sempurna pada bagian kepala dengan warna latar putih bersih tanpa noda. Struktur tubuh (body shape) yang tebal serta ukuran mencapai 80 sentimeter menjadikan spesimen "Sizuka" memiliki potensi pertumbuhan hingga menembus kategori jumbo size.
Selain menerima hadiah koi Tanco, Irfan Hakim memantau langsung proses adaptasi dua ekor koi jumbo varietas Kohaku berukuran 90 sentimeter hasil biakan penangkar ternama Jepang, Momotaro Koi Farm. Kedua spesimen tersebut tengah menjalani prosedur pemulihan kondisi fisik di bak karantina khusus sebelum dipindahkan penuh ke kolam utama milik Hartono.
Prosedur Karantina Intensif Spesimen Koi Impor Momotaro
Dua ekor koi jantan varietas Kohaku asal Momotaro Koi Farm mengalami penurunan kondisi kesehatan (drop) akibat perbedaan parameter serta kualitas air pascapengiriman dari Jepang. Hartono menjelaskan bahwa ketersediaan air berkualitas tinggi di fasilitas asal membuat spesimen koi sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan baru. Guna memulihkan daya tahan tubuh ikan, tim perawat menerapkan sistem sirkulasi air kolam utama yang diganti secara berkala sebanyak dua kali sehari.
Baca Juga: Syarat Balik Nama Sertifikat Tanah, Ini Dokumen yang Wajib Disiapkan Berdasarkan Jenis Peralihan Hak
Bak karantina khusus tersebut dilengkapi dengan suplai oksigen terlarut (aerasi) yang tinggi serta pengaturan arus air guna merangsang sirkulasi darah ikan. Salah satu spesimen Kohaku berukuran 90 sentimeter memiliki keunggulan pada struktur tulang belakang yang tebal (bulky) serta pola sisik besar (giant scale). Meskipun warna pigmen kulit saat ini masih didominasi warna oranye muda, peningkatan intensitas paparan sinar matahari dan nutrisi harian diprediksi akan mengubah warnanya menjadi merah pekat berstandar kontes (show quality).
Proses pemindahan koi berukuran 90 sentimeter tersebut dijadwalkan berlangsung pada malam hari dengan melibatkan tim penanganan khusus. Pengangkatan ikan wajib menggunakan kantong plastik penampungan secara sejajar guna mencegah risiko patah atau bengkok pada struktur tulang punggung (spine) koi.
Rencana Penambahan Tanco 90 Cm dan Lelang Koi Jepang
Dalam perbincangan jarak jauh tersebut, Kiki Sutarki turut mengonfirmasi rencana pengiriman satu spesimen koi varietas Tanco Kohaku tambahan berukuran 90 sentimeter langsung dari Jepang. Penambahan spesimen Tanco raksasa tersebut disiapkan untuk melengkapi varietas koi unggulan yang dirawat di fasilitas deHakims. Selain itu, beberapa spesimen koi hasil lelang (auction) milik Irfan Hakim saat ini masih menjalani perawatan akhir (finishing) di fasilitas Cihanjuang milik Samurai Koi Center guna persiapan kompetisi.
Baca Juga: Balik Nama Sertifikat Tanah Tanpa Notaris Bisa Dilakukan, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Irfan Hakim mengungkapkan bahwa interaksi langsung dengan para penangkar serta kolektor kelas dunia memberikan edukasi mendalam mengenai tata cara pemeliharaan air tawar. Parameter kejernihan air dan nutrisi pakan berimbang menjadi faktor penentu utama dalam menjaga kecerahan warna kulit (shiroji) serta kesehatan organ dalam koi.
Kehadiran spesimen Tanco Kohaku "Sizuka" dan dua koi jumbo Momotaro ini semakin memperkaya keragaman satwa akuatik yang dikelola oleh Irfan Hakim. Seluruh spesimen tersebut bakal difungsikan sebagai media edukasi publik mengenai dunia konservasi dan budi daya koi internasional di Indonesia.
Prosesi penyerahan koi Tanco Kohaku tersebut dikonfirmasi langsung oleh Irfan Hakim melalui sambungan panggilan video bersama Kiki Sutarki. Ikan hias varietas Tanco Kohaku ini memiliki ciri khas corak merah bulat sempurna pada bagian kepala dengan warna latar putih bersih tanpa noda. Struktur tubuh (body shape) yang tebal serta ukuran mencapai 80 sentimeter menjadikan spesimen "Sizuka" memiliki potensi pertumbuhan hingga menembus kategori jumbo size.
Selain menerima hadiah koi Tanco, Irfan Hakim memantau langsung proses adaptasi dua ekor koi jumbo varietas Kohaku berukuran 90 sentimeter hasil biakan penangkar ternama Jepang, Momotaro Koi Farm. Kedua spesimen tersebut tengah menjalani prosedur pemulihan kondisi fisik di bak karantina khusus sebelum dipindahkan penuh ke kolam utama milik Hartono.
Prosedur Karantina Intensif Spesimen Koi Impor Momotaro
Dua ekor koi jantan varietas Kohaku asal Momotaro Koi Farm mengalami penurunan kondisi kesehatan (drop) akibat perbedaan parameter serta kualitas air pascapengiriman dari Jepang. Hartono menjelaskan bahwa ketersediaan air berkualitas tinggi di fasilitas asal membuat spesimen koi sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan baru. Guna memulihkan daya tahan tubuh ikan, tim perawat menerapkan sistem sirkulasi air kolam utama yang diganti secara berkala sebanyak dua kali sehari.
Bak karantina khusus tersebut dilengkapi dengan suplai oksigen terlarut (aerasi) yang tinggi serta pengaturan arus air guna merangsang sirkulasi darah ikan. Salah satu spesimen Kohaku berukuran 90 sentimeter memiliki keunggulan pada struktur tulang belakang yang tebal (bulky) serta pola sisik besar (giant scale). Meskipun warna pigmen kulit saat ini masih didominasi warna oranye muda, peningkatan intensitas paparan sinar matahari dan nutrisi harian diprediksi akan mengubah warnanya menjadi merah pekat berstandar kontes (show quality).
Proses pemindahan koi berukuran 90 sentimeter tersebut dijadwalkan berlangsung pada malam hari dengan melibatkan tim penanganan khusus. Pengangkatan ikan wajib menggunakan kantong plastik penampungan secara sejajar guna mencegah risiko patah atau bengkok pada struktur tulang punggung (spine) koi.
Rencana Penambahan Tanco 90 Cm dan Lelang Koi Jepang
Dalam perbincangan jarak jauh tersebut, Kiki Sutarki turut mengonfirmasi rencana pengiriman satu spesimen koi varietas Tanco Kohaku tambahan berukuran 90 sentimeter langsung dari Jepang. Penambahan spesimen Tanco raksasa tersebut disiapkan untuk melengkapi varietas koi unggulan yang dirawat di fasilitas deHakims. Selain itu, beberapa spesimen koi hasil lelang (auction) milik Irfan Hakim saat ini masih menjalani perawatan akhir (finishing) di fasilitas Cihanjuang milik Samurai Koi Center guna persiapan kompetisi.
Irfan Hakim mengungkapkan bahwa interaksi langsung dengan para penangkar serta kolektor kelas dunia memberikan edukasi mendalam mengenai tata cara pemeliharaan air tawar. Parameter kejernihan air dan nutrisi pakan berimbang menjadi faktor penentu utama dalam menjaga kecerahan warna kulit (shiroji) serta kesehatan organ dalam koi.
Kehadiran spesimen Tanco Kohaku "Sizuka" dan dua koi jumbo Momotaro ini semakin memperkaya keragaman satwa akuatik yang dikelola oleh Irfan Hakim. Seluruh spesimen tersebut bakal difungsikan sebagai media edukasi publik mengenai dunia konservasi dan budi daya koi internasional di Indonesia.
Editor : Maylanni Diana FitriSumber : yt: deHakims Channel