BLITAR - Joglo Jati Malang di Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, menjadi salah satu rekomendasi hotel dan kafe dengan konsep arsitektur tradisional Jawa yang dipadukan dengan fasilitas modern. Tempat ini menawarkan suasana teduh, desain estetik, serta area rekreasi yang cocok untuk keluarga maupun wisatawan yang ingin menikmati nuansa khas joglo tanpa harus pergi ke Yogyakarta.
Keunikan Joglo Jati Malang diulas dalam sebuah video wisata yang memperlihatkan berbagai sudut bangunan, mulai dari area lobi, kamar hotel, kafe, hingga ruang pertemuan. Lokasi ini dinilai memiliki daya tarik tersendiri berkat dominasi material kayu dan ornamen tradisional yang menghadirkan suasana klasik.
Selain berfungsi sebagai hotel, kawasan ini juga menyediakan kafe dengan konsep terbuka sehingga pengunjung dapat bersantai sambil menikmati suasana yang sejuk.
Berlokasi di Kecamatan Kepanjenkidul
Dalam video dijelaskan bahwa Joglo Jati Malang berada di wilayah Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.
Lokasinya mudah dijangkau dan telah tersedia di Google Maps sehingga memudahkan wisatawan menemukan tempat tersebut.
Pembuat video menyebut jaraknya sekitar 15 menit dari pusat Kota Blitar.
Akses menuju lokasi juga dinilai cukup mudah karena berada di kawasan perkotaan.
Mengusung Konsep Joglo Tradisional
Sejak memasuki area parkir, pengunjung langsung disambut bangunan bergaya joglo dengan dominasi material kayu.
Baca Juga: Sego Sambel Mbok Genuk Tawarkan Suasana Asri dan Nyaman, Jadi Pilihan Kuliner Keluarga di Blitar
Suasana teduh terasa karena banyak tanaman rambat yang menghiasi area sekitar bangunan.
Pembuat video menilai konsep tersebut menghadirkan nuansa seperti berada di kawasan wisata Yogyakarta yang identik dengan bangunan tradisional Jawa.
Ia bahkan menyebut tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana klasik tanpa harus bepergian jauh.
Lobi Megah dengan Sentuhan Klasik
Salah satu bagian yang paling menarik perhatian adalah area lobi.
Bangunan utama tampil megah dengan struktur kayu berukuran besar yang menjadi penyangga utama.
Di bagian depan terdapat kolam ikan yang menambah kesan alami.
Berbagai furnitur bergaya tradisional, seperti bangku kayu panjang, lampu klasik, kentongan, hingga peralatan bernuansa tempo dulu menghiasi ruangan.
Pembuat video menyebut suasana lobi terlihat semakin menarik saat malam hari, sebagaimana ditampilkan dalam video lain yang pernah ia buat.
Area Hotel Bernuansa Asri
Kawasan hotel dirancang mengelilingi taman dan kolam sehingga menciptakan suasana yang sejuk.
Deretan kamar tampak berjajar rapi dengan teras yang menghadap ke area hijau.
Di depan kamar tersedia bangku kayu berukuran panjang yang dapat digunakan pengunjung untuk bersantai.
Keberadaan pepohonan dan tanaman rambat membuat area hotel terasa teduh meski dikunjungi saat siang hari.
Kafe dengan Panggung Kayu
Selain hotel, Joglo Jati Malang juga memiliki kafe yang mengusung konsep tradisional.
Di dalamnya terdapat panggung berbahan kayu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.
Area makan didominasi meja dan kursi kayu dengan desain klasik.
Pengunjung dapat menikmati hidangan sambil melihat kolam ikan yang berada di sekitar area kafe.
Suasana tersebut menghadirkan pengalaman bersantap yang berbeda dibandingkan kafe modern pada umumnya.
Menampilkan Berbagai Koleksi dan Galeri
Salah satu sudut menarik lainnya adalah galeri yang berisi berbagai koleksi dan dokumentasi tamu.
Dalam video tampak sejumlah foto tokoh yang pernah berkunjung ke lokasi tersebut.
Beberapa nama yang terlihat di antaranya Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Andi Widjajanto, mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Pangdam V/Brawijaya, Kapolres Blitar Kota, Kapolres Blitar, hingga sejumlah pejabat TNI.
Keberadaan galeri tersebut menjadi bagian dari identitas tempat sekaligus dokumentasi kunjungan para tamu.
Tersedia Ruang Pertemuan
Bangunan Joglo Jati Malang juga dilengkapi lantai dua yang difungsikan sebagai ruang pertemuan.
Area ini dapat dimanfaatkan untuk rapat, diskusi, maupun kegiatan lainnya.
Meski berada di lantai atas, ruangan tetap terasa sejuk.
Dominasi kayu pada interior dipadukan dengan pencahayaan bergaya klasik membuat suasana ruang pertemuan terlihat nyaman.
Rekreasi untuk Keluarga
Selain menginap atau menikmati kuliner, kawasan ini juga menyediakan berbagai aktivitas ringan bagi keluarga.
Di sekitar kolam tersedia pakan ikan yang dapat dibeli pengunjung untuk memberi makan ikan.
Area tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi anak-anak.
Di kawasan hotel juga tampak tersedia sepeda yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi.
Keberadaan area terbuka dengan pepohonan membuat pengunjung dapat bersantai lebih lama tanpa merasa gerah.
Parkir Luas dan Suasana Teduh
Pembuat video juga menyoroti area parkir yang dinilai cukup luas.
Kondisi tersebut memudahkan wisatawan yang datang menggunakan kendaraan pribadi.
Suasana teduh menjadi salah satu keunggulan utama karena hampir seluruh area dipenuhi pepohonan dan tanaman hijau.
Hal itu membuat pengunjung tetap merasa nyaman meski datang saat cuaca siang hari.
Detail Arsitektur Menjadi Daya Tarik
Selain tampil estetik, bangunan joglo di lokasi ini juga menarik perhatian karena konstruksi kayunya.
Pembuat video menunjukkan tiang-tiang kayu berukuran besar yang menjadi penyangga utama bangunan.
Ia juga menjelaskan bahwa struktur tersebut menggunakan sistem sambungan kayu tanpa paku, sebagaimana teknik konstruksi rumah joglo tradisional.
Pada bagian atap terlihat susunan bertingkat yang menurut penjelasan dalam video melambangkan tingkatan atau posisi dalam filosofi arsitektur tradisional Jawa.
Meski bangunan yang ada merupakan replika, detail arsitekturnya tetap memberikan kesan megah.
Direkomendasikan untuk Menginap dan Bersantai
Di akhir kunjungannya, pembuat video menyebut Joglo Jati Malang sebagai salah satu rekomendasi hotel sekaligus kafe di Kota Blitar.
Menurutnya, tempat ini cocok dijadikan lokasi menginap, berkumpul bersama keluarga, maupun sekadar menikmati suasana yang tenang.
Konsep bangunan bergaya joglo, area yang teduh, fasilitas pendukung, hingga keberadaan kolam ikan menjadi nilai tambah yang membuat lokasi ini layak dikunjungi saat berada di Kota Blitar.
Editor : Maylanni Diana FitriSumber : yt: Arek BarBar