BLITAR – Makanan tinggi kolesterol menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kadar kolesterol dalam darah jika dikonsumsi secara berlebihan. Meski kolesterol dibutuhkan tubuh, jumlah yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah, penyakit jantung, hingga stroke.
Yang perlu diwaspadai, makanan tinggi kolesterol tidak selalu menunjukkan gejala secara langsung. Banyak orang baru mengetahui kadar kolesterolnya meningkat setelah menjalani pemeriksaan kesehatan atau ketika muncul komplikasi. Karena itu, menjaga pola makan menjadi langkah penting untuk mengurangi risikonya.
Selain dipengaruhi faktor keturunan dan gaya hidup, konsumsi makanan tinggi kolesterol juga perlu diperhatikan. Beberapa jenis makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari ternyata memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Kuning Telur Mengandung Kolesterol Cukup Tinggi
Telur merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh. Namun, kandungan kolesterol paling tinggi terdapat pada bagian kuningnya.
Baca Juga: Rekomendasi Televisi Murah 32 Inch Fitur Mewah Harga 1 Jutaan Terbaik di Tahun 2026
Disebutkan bahwa enam butir kuning telur mengandung sekitar 1.085 miligram kolesterol. Oleh karena itu, konsumsi kuning telur sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, terutama bagi orang yang memiliki riwayat kolesterol tinggi.
Meski demikian, telur tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat apabila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Lobster Kaya Omega-3, tetapi Kolesterolnya Juga Tinggi
Lobster dikenal sebagai makanan laut yang mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung.
Baca Juga: Gejala Diabetes Tipe 2 yang Sering Diabaikan, Kenali 11 Tandanya Sebelum Muncul Komplikasi
Namun, makanan ini juga memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi. Dalam sekitar 85 gram daging lobster terkandung sekitar 125 miligram kolesterol.
Bagi yang ingin tetap menikmati lobster, jenis lobster air tawar disebut memiliki kandungan kolesterol yang lebih rendah dibandingkan lobster laut.
Ayam Goreng Lebih Tinggi Lemak
Daging ayam sering dianggap lebih sehat dibandingkan daging merah. Akan tetapi, cara memasaknya sangat memengaruhi kandungan gizinya.
Saat digoreng, ayam menyerap minyak sehingga kandungan lemaknya meningkat. Selain itu, penggunaan minyak goreng dapat menambah lemak trans yang ikut meningkatkan risiko kolesterol tinggi.
Karena itu, ayam rebus, kukus, atau panggang lebih dianjurkan dibandingkan ayam goreng.
Es Krim Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berlebihan
Selain tinggi gula, es krim juga mengandung kolesterol.
Dalam setiap 100 gram es krim terdapat sekitar 47 miligram kolesterol. Bahkan, kandungan kolesterol dalam satu porsi es krim disebut dapat lebih tinggi dibandingkan beberapa makanan cepat saji.
Sebagai pilihan yang lebih sehat, frozen yogurt atau jus buah tanpa tambahan gula dapat menjadi alternatif.
Kerang Masuk Daftar Makanan Tinggi Kolesterol
Kerang menjadi salah satu hidangan laut favorit karena mudah diolah menjadi berbagai menu.
Namun, dalam setiap 100 gram kerang terkandung sekitar 105 miligram kolesterol atau sekitar 35 persen dari kebutuhan kolesterol harian.
Meski kaya nutrisi, konsumsi kerang sebaiknya tetap dibatasi agar kadar kolesterol dalam darah tidak meningkat.
Cegah Kolesterol Tinggi dengan Gaya Hidup Sehat
Mengurangi makanan tinggi kolesterol saja belum cukup untuk menjaga kesehatan.
Pola hidup sehat seperti rutin berolahraga, memperbanyak konsumsi buah dan sayuran, menjaga berat badan ideal, serta menghindari kebiasaan merokok juga berperan penting dalam mengontrol kadar kolesterol.
Karena kolesterol tinggi sering berkembang tanpa gejala, pemeriksaan kolesterol secara berkala juga disarankan agar kondisi dapat diketahui lebih awal dan penanganan bisa segera dilakukan.
Editor : Maylanni Diana Fitri