BLITAR - Looksmaxxing menjadi salah satu istilah yang semakin populer di media sosial sebagai upaya meningkatkan penampilan fisik melalui pola hidup sehat. Dalam sebuah video YouTube, seorang kreator konten membahas empat kebiasaan yang disebut dapat membuat wajah tampak kurang menarik sekaligus menurunkan kualitas penampilan jika dilakukan terus-menerus.
Menurutnya, perubahan penampilan tidak selalu dipengaruhi faktor genetik. Pola makan, olahraga, hingga perawatan kulit memiliki pengaruh besar terhadap bentuk wajah, kondisi kulit, dan komposisi tubuh.
Ia mencontohkan transformasi seorang pria bernama Nicolo yang disebut mengalami perubahan drastis. Saat memiliki berat badan ideal, wajahnya terlihat lebih tegas dan proporsional. Namun setelah berat badannya meningkat, bentuk wajah berubah karena penumpukan lemak sehingga tampilannya dinilai jauh berbeda.
Hindari Kalori Berlebih agar Lemak Wajah Tidak Menumpuk
Kebiasaan pertama yang disoroti adalah mengonsumsi kalori secara berlebihan atau calorie surplus tanpa kontrol. Menurut kreator tersebut, kelebihan kalori membuat tubuh menyimpan lebih banyak lemak, termasuk pada area wajah.
Baca Juga: Enak Mana Antara Kompor Listrik dan Kompor Gas Simak Keunggulan Kepraktisan dan Efisiensi Biayanya
Akibatnya, garis rahang menjadi kurang tegas dan wajah terlihat lebih bulat. Ia menyarankan agar masyarakat mengonsumsi makanan sesuai kebutuhan kalori harian, terutama bagi mereka yang tidak sedang menjalani program pembentukan massa otot.
Bagi yang menjalani bulking di gym, surplus kalori tetap diperbolehkan, tetapi disarankan hanya sekitar 100 hingga 200 kalori per hari agar kenaikan berat badan tetap terkontrol.
Ia juga mengingatkan untuk mengurangi konsumsi makanan cepat saji seperti burger dan pizza karena memiliki kandungan kalori yang sangat tinggi dalam satu porsi.
Rutin Kardio dan Latihan Beban
Selain menjaga pola makan, olahraga menjadi faktor penting dalam proses looksmaxxing. Menurutnya, seseorang yang terus makan berlebih tetapi tidak melakukan aktivitas fisik akan lebih mudah mengalami penumpukan lemak.
Baca Juga: Rumah Mawar Guesthouse di Kota Blitar, Hadirkan Sensasi Menginap Nyaman untuk Keluarga
Ia menyarankan kombinasi latihan beban dan kardio agar pembakaran lemak tetap berlangsung sekaligus mempertahankan massa otot.
Bagi pemula, berjalan kaki 8.000 hingga 10.000 langkah per hari sudah dianggap sebagai awal yang baik untuk meningkatkan aktivitas fisik. Intensitasnya dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.
Jangan Abaikan Skincare Dasar
Perawatan kulit juga menjadi bagian penting dalam menunjang penampilan. Kreator tersebut menilai banyak orang terlalu fokus pada produk mahal, padahal rutinitas dasar sudah cukup membantu menjaga kesehatan kulit.
Ia merekomendasikan tiga langkah sederhana, yakni menggunakan facial wash, moisturizer, dan sunscreen setiap hari. Kombinasi tersebut dinilai mampu menjaga kelembapan kulit sekaligus melindungi wajah dari paparan sinar matahari.
Dalam videonya, ia juga mempromosikan produk suplemen kolagen sebagai tambahan untuk membantu menjaga elastisitas dan tampilan kulit. Namun, manfaat produk tersebut merupakan bagian dari promosi yang disampaikan kreator dan tidak dijelaskan berdasarkan bukti ilmiah dalam video.
Perbanyak Protein, Kurangi Karbohidrat Berlebihan
Kebiasaan terakhir yang dibahas adalah pola makan yang terlalu didominasi karbohidrat. Menurutnya, menu harian seperti nasi, roti, kentang, dan makanan berbahan tepung sebaiknya diimbangi dengan sumber protein agar tubuh memperoleh nutrisi yang lebih seimbang.
Ia mengaku mulai merasakan perubahan produktivitas setelah meningkatkan konsumsi protein dan memperbaiki komposisi makan sehari-hari.
Bagi vegetarian, sumber protein seperti paneer atau olahan kedelai disebut dapat menjadi pilihan. Sementara bagi nonvegetarian, ayam menjadi salah satu sumber protein yang disarankan.
Penampilan Berawal dari Gaya Hidup
Di akhir video, kreator tersebut menegaskan bahwa perubahan penampilan tidak bisa diperoleh secara instan. Menurutnya, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, merawat kulit, dan menerapkan pola makan seimbang merupakan fondasi utama untuk meningkatkan kualitas penampilan.
Ia menilai kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten jauh lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan produk kecantikan atau mengikuti tren di media sosial.
Editor : Maylanni Diana Fitri