BLITAR - Cara mengetahui undertone dan skin tone menjadi hal penting yang masih sering diabaikan saat memilih produk makeup. Tak sedikit orang membeli foundation atau lipstik yang sedang viral, tetapi hasilnya justru terlihat kusam, abu-abu, atau tidak menyatu dengan warna kulit.
Padahal, masalah tersebut bukan selalu disebabkan kualitas produk. Menurut penjelasan dalam sebuah video edukasi kecantikan, memahami undertone dan skin tone menjadi kunci agar warna foundation, lipstik, hingga eyeshadow terlihat lebih natural dan sesuai dengan karakter kulit.
Dengan mengetahui jenis undertone dan skin tone, seseorang tidak hanya lebih mudah menemukan shade yang tepat, tetapi juga bisa menghindari pembelian produk yang kurang cocok sehingga lebih hemat.
Skin Tone dan Undertone Ternyata Berbeda
Masih banyak orang menganggap skin tone dan undertone adalah hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki pengertian yang berbeda.
Baca Juga: Perbandingan Motor Listrik dan Motor Bensin Mana yang Lebih Hemat? Ini Hasil Simulasi Biayanya
Undertone merupakan warna dasar kulit yang sifatnya permanen dan tidak berubah, meski warna kulit mengalami perubahan akibat paparan sinar matahari, penggunaan skincare, atau gaya hidup.
Secara umum, undertone terbagi menjadi tiga jenis, yaitu warm, cool, dan neutral.
Sementara itu, skin tone adalah warna permukaan kulit yang bisa berubah seiring waktu. Skin tone biasanya dikelompokkan menjadi lima kategori, yaitu fair, light, medium, medium deep, dan deep.
Karena itu, seseorang bisa saja memiliki undertone warm, tetapi skin tone-nya medium atau bahkan deep.
Cara Mudah Menentukan Undertone
Cara paling sederhana untuk mengetahui undertone adalah dengan melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan.
Baca Juga: BINUS Online Buka Peluang Kuliah Fleksibel, Nasya Marcella Pilih Belajar Sambil Tetap Berkarier
Jika pembuluh darah tampak kehijauan, berarti seseorang memiliki warm undertone.
Apabila warnanya lebih kebiruan atau ungu, maka termasuk cool undertone.
Sedangkan jika warna pembuluh darah terlihat campuran hijau dan biru, maka undertone yang dimiliki adalah neutral.
Metode ini banyak digunakan karena praktis dan dapat dilakukan sendiri di rumah tanpa alat khusus.
Menentukan Skin Tone Lewat Foto
Selain undertone, mengetahui skin tone juga penting sebelum membeli produk makeup.
Salah satu cara yang disarankan adalah mengambil foto wajah menggunakan pencahayaan putih dengan mengenakan pakaian hitam atau putih agar warna kulit terlihat lebih akurat.
Setelah itu, foto dapat dibandingkan dengan bagan skin tone menggunakan fitur pemilih warna pada aplikasi pengeditan atau Instagram Story untuk melihat kategori warna kulit yang paling mendekati.
Cara ini membantu memilih shade foundation agar tidak terlalu terang maupun terlalu gelap.
Pilihan Warna Makeup Sesuai Undertone
Pemilik warm undertone umumnya cocok menggunakan foundation dengan dasar warna kuning atau golden, seperti yellow base, warm peach, honey, caramel, hingga golden.
Untuk eyeshadow, pilihan warna seperti cokelat, copper, warm orange, gold, dan bronze dinilai mampu membuat riasan mata tampak lebih hidup.
Sementara warna lipstik yang cocok antara lain nude peach, coral, terracotta, hingga warm brown.
Bagi pemilik cool undertone, foundation dengan pink base, ivory, cool peach, atau light rose lebih direkomendasikan.
Pilihan eyeshadow seperti silver, abu-abu, cool brown, dan soft purple juga dianggap mampu memperkuat tampilan wajah. Sedangkan warna lipstik yang sesuai meliputi mauve, pink, berry, merah dengan sentuhan biru, hingga plum.
Adapun pemilik neutral undertone dinilai paling fleksibel karena dapat menggunakan lebih banyak pilihan warna. Foundation bernuansa natural beige dan warm beige menjadi pilihan yang aman.
Untuk eyeshadow, warna rose gold, champagne, maupun brown bisa digunakan. Sementara lipstik nude, rosy brown, pink, hingga peach pink juga dinilai cocok.
Mengetahui Undertone Bisa Menghemat Pengeluaran
Memahami undertone dan skin tone bukan hanya membuat hasil makeup terlihat lebih natural.
Pengetahuan tersebut juga membantu seseorang membeli produk sesuai kebutuhan tanpa harus mengikuti tren atau membeli produk viral yang belum tentu cocok dengan warna kulit.
Dengan begitu, makeup dapat berfungsi untuk menonjolkan kecantikan alami, bukan sekadar mengikuti tren yang sedang populer.
Editor : Maylanni Diana Fitri