BLITAR - Perbedaan skin tone dan undertone masih menjadi hal yang membingungkan bagi banyak orang. Akibatnya, tidak sedikit yang salah memilih foundation, lipstik, maupun produk makeup lainnya meski sudah membeli produk yang sedang viral di media sosial.
Padahal, memahami skin tone dan undertone merupakan langkah dasar sebelum membeli kosmetik. Keduanya menentukan apakah warna makeup akan terlihat menyatu dengan kulit atau justru membuat wajah tampak kusam, abu-abu, bahkan belang.
Melalui sebuah video edukasi kecantikan, dijelaskan bahwa mengenali warna dasar dan warna permukaan kulit dapat membantu menemukan shade makeup yang tepat sekaligus menghemat pengeluaran karena tidak perlu mencoba banyak produk.
Undertone Adalah Warna Dasar Kulit
Undertone merupakan warna dasar yang berada di bawah permukaan kulit. Berbeda dengan skin tone, undertone bersifat permanen dan tidak berubah meski seseorang lebih sering beraktivitas di luar ruangan atau menggunakan berbagai produk perawatan kulit.
Baca Juga: SMK Islam 1 Blitar Wujudkan Vokasi Berdampak Melalui Pelatihan Mekanik bagi Komunitas Disabilitas
Secara umum terdapat tiga jenis undertone, yaitu warm, cool, dan neutral.
Cara paling mudah mengenalinya adalah dengan melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan.
Jika pembuluh darah tampak kehijauan, berarti termasuk warm undertone. Jika terlihat biru atau ungu, berarti cool undertone. Sedangkan perpaduan keduanya menunjukkan neutral undertone.
Skin Tone Bisa Berubah Seiring Waktu
Berbeda dari undertone, skin tone merupakan warna yang tampak di permukaan kulit sehingga dapat berubah.
Perubahan tersebut dipengaruhi berbagai faktor, seperti paparan sinar matahari, penggunaan skincare, hingga gaya hidup.
Secara umum, skin tone dibagi menjadi lima kategori, yaitu fair, light, medium, medium deep, dan deep.
Karena itulah seseorang bisa memiliki warm undertone dengan skin tone medium, atau cool undertone dengan skin tone light.
Memahami kedua hal tersebut dinilai penting agar tidak salah memilih shade foundation maupun concealer.
Cara Menentukan Skin Tone Sendiri
Menentukan skin tone sebenarnya bisa dilakukan di rumah.
Caranya, ambil foto wajah menggunakan pencahayaan putih dengan mengenakan pakaian berwarna hitam atau putih agar warna kulit terlihat lebih akurat.
Selanjutnya, gunakan bagan skin tone sebagai pembanding melalui fitur pemilih warna pada aplikasi pengeditan foto atau Instagram Story.
Warna yang paling mendekati kulit wajah dapat dijadikan acuan dalam memilih shade foundation maupun cushion.
Rekomendasi Warna Makeup Sesuai Undertone
Pemilik warm undertone disarankan memilih foundation dengan nuansa kuning atau golden seperti honey, warm peach, caramel, dan golden.
Untuk riasan mata, warna bronze, copper, cokelat, serta emas dinilai mampu membuat wajah tampak lebih hangat. Sedangkan lipstik bernuansa coral, terracotta, nude peach, dan warm brown menjadi pilihan yang serasi.
Sementara itu, pemilik cool undertone lebih cocok menggunakan foundation dengan pink base, ivory, atau cool peach.
Pilihan eyeshadow seperti silver, abu-abu, cool brown, hingga soft purple juga dapat mempertegas tampilan. Untuk lipstik, warna mauve, berry, pink, plum, atau merah dengan sentuhan biru dinilai lebih sesuai.
Adapun neutral undertone menjadi jenis yang paling fleksibel karena dapat menggunakan berbagai pilihan warna. Foundation natural beige maupun warm beige sama-sama cocok digunakan.
Eyeshadow bernuansa rose gold, champagne, dan brown juga mudah dipadukan, begitu pula lipstik nude, rosy brown, peach pink, maupun pink natural.
Tak Perlu Lagi Ikut Tren Makeup Viral
Mengetahui skin tone dan undertone tidak hanya membuat hasil riasan lebih natural, tetapi juga membantu seseorang membeli produk sesuai kebutuhan.
Dengan memahami karakter warna kulit sendiri, seseorang tidak perlu lagi mengikuti tren makeup viral yang belum tentu cocok digunakan.
Pada akhirnya, makeup bukan bertujuan mengubah penampilan, melainkan membantu menonjolkan kecantikan alami sesuai karakter kulit masing-masing.
Editor : Maylanni Diana Fitri