Skin Tone dan Undertone, Rahasia Memilih Makeup agar Kulit Sawo Matang Tampak Cerah dan Tidak Kusam

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 17:10 WIB
Skin tone dan undertone menentukan kecocokan foundation, cushion, hingga lipstik. Simak cara mengenalinya agar makeup lebih natural dan kulit sawo matang tidak terlihat kusam.(pinterest)
Skin tone dan undertone menentukan kecocokan foundation, cushion, hingga lipstik. Simak cara mengenalinya agar makeup lebih natural dan kulit sawo matang tidak terlihat kusam.(pinterest)

BLITAR - Skin tone dan undertone menjadi kunci penting dalam memilih produk makeup yang sesuai. Tidak sedikit orang merasa foundation, cushion, atau lipstik yang sedang viral justru membuat wajah terlihat kusam. Padahal, masalah tersebut sering kali bukan berasal dari kualitas produknya, melainkan karena warna kosmetik tidak sesuai dengan karakter kulit.

Melalui sebuah video edukasi kecantikan, dijelaskan bahwa memahami skin tone dan undertone akan memudahkan seseorang menentukan shade complexion sekaligus memilih warna makeup yang mampu menonjolkan kecantikan alami.

Bagi pemilik kulit sawo matang, terutama dengan undertone netral hingga warm, pemilihan warna makeup menjadi semakin penting agar hasil riasan tampak lebih segar dan harmonis.

Skin Tone dan Undertone Memiliki Fungsi Berbeda

Skin tone merupakan warna kulit yang terlihat dari luar. Warna ini dapat berubah akibat paparan sinar matahari, penggunaan skincare, maupun perubahan hormon.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, Sandiaga Uno Bongkar Perbedaan Budaya Birokrasi dan Dunia Bisnis

Berbeda dengan skin tone, undertone adalah warna dasar kulit yang tidak mudah berubah. Dalam video tersebut dijelaskan bahwa undertone lebih menggambarkan kecenderungan warna kulit, apakah mengarah ke warm, cool, atau neutral.

Pemilik kulit sawo matang bisa saja memiliki undertone yang berbeda-beda. Karena itu, dua orang dengan warna kulit yang hampir sama belum tentu cocok memakai shade foundation yang sama.

Cara Sederhana Mengenali Undertone

Salah satu metode paling mudah untuk mengenali undertone adalah dengan melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan.

Baca Juga: BINUS Online Buka Peluang Kuliah Fleksibel, Nasya Marcella Pilih Belajar Sambil Tetap Berkarier

Urat berwarna hijau biasanya menunjukkan warm undertone, sedangkan warna biru atau ungu mengarah pada cool undertone. Jika warnanya merupakan perpaduan keduanya, kemungkinan termasuk neutral undertone.

Cara ini memang bukan pengganti analisis personal color profesional, tetapi cukup membantu bagi pemula yang ingin mengenali karakter warna kulitnya.

Kondisi Kulit Juga Berpengaruh

Selain skin tone dan undertone, kondisi kulit juga harus diperhatikan sebelum memilih produk makeup.

Kulit kering membutuhkan primer yang melembapkan agar complexion tidak mudah pecah. Sebaliknya, kulit berminyak lebih cocok menggunakan primer dengan efek mattifying untuk membantu mengontrol minyak berlebih.

Perubahan hormon, usia, hingga proses menyusui juga disebut dapat memengaruhi kondisi kulit sehingga kebutuhan makeup setiap orang bisa berubah seiring waktu.

Warna Makeup yang Direkomendasikan

Untuk pemilik kulit sawo matang dengan undertone netral hingga warm, warna-warna hangat dinilai paling aman digunakan.

Eyeshadow bernuansa warm brown, bronze, terracotta, dan peach gold dapat membuat mata terlihat lebih hidup. Blush on berwarna coral, peach, warm peach, brick, maupun rose yang lebih gelap juga memberikan efek wajah tampak segar.

Sementara untuk lipstik, pilihan warna warm nude, terracotta, brick red, hingga deep rose menjadi rekomendasi karena mampu menyatu dengan warna kulit tanpa membuat wajah terlihat pucat.

Warna yang Sebaiknya Dihindari

Sebaliknya, warna-warna dengan nuansa terlalu dingin seperti silver, icy blue, abu-abu kebiruan, serta pastel pucat dinilai kurang ideal bagi pemilik undertone hangat.

Lipstik nude yang terlalu terang, baby pink, hingga neon pink juga berisiko membuat bibir tampak abu-abu dan keseluruhan wajah terlihat kusam.

Meski begitu, penggunaan warna cool tone tetap bukan hal yang dilarang. Warna tersebut masih bisa dipadukan dengan nuansa hangat agar hasil makeup tetap seimbang. Bahkan, contour bernuansa cool justru sering digunakan karena menghasilkan efek bayangan wajah yang lebih natural.

Pada akhirnya, mengenali skin tone, undertone, dan kondisi kulit menjadi langkah awal sebelum membeli makeup. Dengan cara ini, seseorang tidak hanya lebih mudah menemukan shade yang tepat, tetapi juga dapat menghemat pengeluaran karena tidak lagi salah membeli produk kosmetik.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Undertone kulit sawo matang foundation skin tone makeup