Dalam perhitungan primbon Jawa, tahun 2026 dibagi berdasarkan siklus tujuh cakra dan lima kategori peruntungan. Hasil perhitungan tersebut menempatkan tahun 2026 pada pengaruh Cakra Tenggorokan dan kategori Sri, yang dikaitkan dengan kelancaran rezeki serta keberuntungan bagi weton tertentu.
Meski demikian, penafsiran weton merupakan bagian dari tradisi budaya Jawa yang diwariskan secara turun-temurun. Kepercayaan ini dipandang sebagai pedoman budaya, sedangkan hasil kehidupan tetap ditentukan oleh usaha, doa, dan kehendak Tuhan Yang Maha Esa.
Baca Juga: Bocoran HP Xiaomi Terbaru Siap Masuk Indonesia, Redmi 17 hingga Poco F9 Pro Sudah Muncul di TKDN
Menurut primbon Jawa, kelompok pertama yang diprediksi memperoleh keberuntungan pada 2026 adalah weton dengan jumlah neptu 11. Weton tersebut terdiri dari Selasa Kliwon, Senin Pon, Jumat Legi, dan Rabu Wage.
Keempat weton tersebut dipercaya berada di bawah pengaruh Cakra Tenggorokan, yang diartikan memiliki kekuatan sugesti pada ucapan. Dalam penafsiran primbon, doa-doa mereka diyakini lebih mudah terkabul dan perkataan yang diucapkan dipercaya membawa pengaruh terhadap kehidupan.
Selain itu, weton dengan neptu 11 juga disebut berada di bawah naungan Sumur Sinaba yang melambangkan kecerdasan dan kebijaksanaan, serta Lakuning Bunga yang menggambarkan pribadi disukai banyak orang. Kombinasi tersebut dipercaya membuka peluang datangnya rezeki, kesuksesan, dan penghormatan dari lingkungan sekitar.
Kelompok kedua adalah weton dengan jumlah neptu 16, yakni Rabu Pahing, Kamis Kliwon, dan Sabtu Pon. Menurut primbon Jawa, ketiga weton ini juga termasuk dalam kategori Sri sehingga diprediksi memperoleh rezeki yang lebih besar sepanjang 2026.
Selain berada di bawah pengaruh Cakra Tenggorokan, kelompok ini juga dipercaya berada dalam naungan Tunggak Semi, yang diartikan sebagai lambang rezeki berlimpah dan keberuntungan yang terus tumbuh. Rezeki mereka disebut dapat datang dari berbagai arah selama mampu memanfaatkan peluang dengan baik.
Tak hanya itu, weton neptu 16 juga berada di bawah naungan Lakuning Air, yang melambangkan sifat mampu memberi manfaat bagi orang lain. Dalam primbon, karakter tersebut dipercaya membuat pemilik weton mudah memperoleh dukungan, keberuntungan, serta kelancaran dalam berbagai bidang kehidupan.
Menurut penafsiran yang dijelaskan dalam video, tahun 2026 berada pada pengaruh Cakra Tenggorokan, yaitu cakra yang dikaitkan dengan kekuatan komunikasi, doa, dan ucapan seseorang.
Karena berada pada pengaruh tersebut, weton-weton yang termasuk dalam kategori Sri dipercaya memiliki sugesti yang kuat melalui perkataan. Apa yang diucapkan maupun didoakan diyakini lebih mudah terwujud dibandingkan pada periode lainnya menurut perhitungan primbon.
Meski demikian, seluruh ramalan weton dalam primbon Jawa merupakan bagian dari tradisi dan kearifan budaya yang masih diyakini oleh sebagian masyarakat. Keberhasilan seseorang tetap dipengaruhi oleh kerja keras, sikap positif, ikhtiar, dan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Source: RAJA MACAN
Editor : Carissa Emrys Fawnia