Arah Mencari Rezeki Menurut Weton Jawa, Benarkah Menentukan Kelancaran Rezeki? Ini Daftar Lengkapnya

Cecilia Dzakira Pasha • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 16:58 WIB
Mencari rezeki menurut arah weton masih menjadi bagian dari tradisi yang dipercaya sebagian masyarakat Jawa. Setiap kombinasi hari dan pasaran diyakini memiliki arah terbaik untuk mencari penghidupan. Benarkah weton memengaruhi kelancaran rezeki? Simak penjelasan lengkapnya.
Mencari rezeki menurut arah weton masih menjadi bagian dari tradisi yang dipercaya sebagian masyarakat Jawa. Setiap kombinasi hari dan pasaran diyakini memiliki arah terbaik untuk mencari penghidupan. Benarkah weton memengaruhi kelancaran rezeki? Simak penjelasan lengkapnya.

JAKARTA – Arah mencari rezeki menurut weton Jawa menjadi salah satu kepercayaan yang masih dipercaya sebagian masyarakat hingga kini. Dalam tradisi Jawa, setiap kombinasi hari dan pasaran diyakini memiliki arah terbaik untuk mencari penghidupan sehingga seseorang dianggap lebih mudah memperoleh rezeki yang sesuai.

Keyakinan tersebut berasal dari warisan leluhur Tanah Jawa yang meyakini bahwa setiap orang memiliki tempat datangnya rezeki yang berbeda. Karena itu, dua orang dengan profesi yang sama belum tentu memperoleh hasil yang sama, meskipun bekerja di lokasi dan waktu yang serupa.

Dalam penjelasan yang disampaikan pada video tersebut, perbedaan hasil bukan semata-mata disebabkan kualitas pekerjaan atau usaha. Arah mencari rezeki berdasarkan weton disebut menjadi salah satu faktor yang dipercaya memengaruhi kelancaran memperoleh penghasilan.

Baca Juga: Arti Nogo Dino Menurut Primbon Jawa, Simak Cara Menghitung Hari yang Diyakini Perlu Dihindari Leluhur

Menurut penjelasan dalam video, setiap weton memiliki dua arah yang dianggap baik untuk mencari rezeki.

Sebagai contoh, seseorang yang lahir pada Senin Wage dipercaya memiliki arah rezeki di utara dan timur. Sementara Selasa Kliwon berada di timur dan selatan, sedangkan Rabu Legi berada di utara dan selatan.

Berikutnya, Kamis Pahing berada di timur dan barat, Jumat Pon di barat dan selatan, Sabtu Wage di utara dan timur, serta Minggu Kliwon di barat dan timur.

Baca Juga: Legenda Gunung Kelud: Sayembara Putri Kilisuci Berujung pada Kutukan Lembu Suro, Awal Mula Terbentuknya Gunung Kelud

Daftar tersebut berlanjut untuk seluruh kombinasi weton lainnya, di antaranya Senin Legi, Selasa Pahing, Rabu Pon, Kamis Wage, Jumat Kliwon, Sabtu Legi, Minggu Pahing, Senin Pon, Selasa Wage, Rabu Kliwon, Kamis Legi, Jumat Pahing, Sabtu Pon, Minggu Wage, Senin Kliwon, Selasa Legi, Rabu Pahing, Kamis Pon, Jumat Wage, Sabtu Kliwon, Minggu Legi, Senin Pahing, Selasa Pon, Rabu Wage, hingga Kamis Kliwon.

Masing-masing weton memiliki pasangan arah yang berbeda, seperti utara, timur, selatan, atau barat yang diyakini menjadi arah datangnya rezeki.

Video tersebut memberikan ilustrasi mengenai dua pedagang yang berjualan di pasar yang sama dengan jenis dagangan serupa. Salah seorang pedagang mampu menjual barang lebih banyak dibandingkan pedagang lainnya.

Perbedaan itu disebut bukan karena kualitas barang yang dijual lebih baik, melainkan karena arah usaha yang dijalankan dipercaya lebih sesuai dengan arah rezeki berdasarkan weton kelahirannya.

Contoh lain diberikan pada dua pegawai yang menerima gaji dengan nominal sama. Salah satu di antaranya dianggap memiliki kehidupan ekonomi yang lebih berkecukupan dan merasa lebih bahagia.

Menurut penjelasan dalam video, kondisi tersebut dapat terjadi apabila seseorang bekerja pada arah yang sesuai dengan perhitungan wetonnya. Sebaliknya, apabila arah rezekinya tidak sesuai, penghasilan yang diperoleh dipercaya lebih mudah habis atau terasa kurang mencukupi karena berbagai pengeluaran.

Baca Juga: Arah Rezeki Berdasarkan Weton Menurut Primbon Jawa, Simak Daftar Lengkap dan Waktu Terbaik Mencari Nafkah

Kepercayaan mengenai arah mencari rezeki merupakan bagian dari tradisi perhitungan weton yang telah dikenal sejak lama di masyarakat Jawa. Weton sendiri merupakan perpaduan antara tujuh hari dalam sepekan dan lima hari pasaran Jawa, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.

Dalam praktiknya, sebagian masyarakat masih menggunakan perhitungan weton sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan berbagai aktivitas, mulai dari membuka usaha, memilih tempat bekerja, hingga menentukan waktu yang dianggap baik untuk memulai sesuatu.

Meski demikian, penjelasan dalam video tersebut disampaikan sebagai bagian dari tradisi dan kepercayaan yang diwariskan para leluhur. Tidak terdapat penjelasan ilmiah maupun data penelitian yang mendukung bahwa arah tertentu dapat secara langsung menentukan kelancaran rezeki seseorang.

Video tersebut menutup pembahasannya dengan harapan agar informasi mengenai arah mencari rezeki menurut weton Jawa dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi masyarakat yang masih memegang tradisi tersebut. Penonton juga diingatkan bahwa setiap orang memiliki keyakinan masing-masing dalam menjalani kehidupan dan mencari pen

Editor : Cecilia Dzakira Pasha
arah rezeki berdasarkan weton arah mencari rezeki menurut weton hari pasaran Jawa Primbon Jawa weton jawa