Samsung Galaxy S26 Ultra: Privacy Display Jadi Andalan, Tapi Ada Catatan Besar

Cecilia Dzakira Pasha • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:15 WIB
Samsung Galaxy S26 Ultra sebulan dipakai, ternyata bukan tanpa kekurangan! 📱✨ Privacy Display jadi fitur unggulan, tapi kamera, baterai, hingga harga juga punya catatan. Worth it dibeli? 👀
Samsung Galaxy S26 Ultra sebulan dipakai, ternyata bukan tanpa kekurangan! 📱✨ Privacy Display jadi fitur unggulan, tapi kamera, baterai, hingga harga juga punya catatan. Worth it dibeli? 👀

JAKARTA - Samsung Galaxy S26 Ultra mendapat sorotan setelah digunakan selama satu bulan dalam berbagai aktivitas, mulai dari tracking di tengah hujan, berburu foto, hingga penggunaan sehari-hari. Dari pengalaman tersebut, ponsel flagship Samsung ini dinilai menawarkan sejumlah inovasi menarik, meski masih menyisakan beberapa catatan.

Salah satu fitur yang paling menonjol pada Samsung Galaxy S26 Ultra adalah Privacy Display. Teknologi ini membuat tampilan layar menjadi samar ketika dilihat dari sudut tertentu sehingga isi layar lebih sulit diintip orang lain. Fitur tersebut dapat diaktifkan atau dimatikan secara manual, termasuk melalui shortcut dengan menekan tombol power dua kali.

Dalam penggunaan sehari-hari, Privacy Display disebut berguna ketika berada di tempat umum. Pengguna juga dapat mengatur fitur tersebut agar otomatis aktif pada aplikasi tertentu, termasuk aplikasi percakapan, perbankan, TikTok, maupun investasi. Bahkan bagian notifikasi, PIN pada lock screen, dan sejumlah area tertentu dapat dibuat lebih privat.

Baca Juga: Honda Jazz GK5 Bekas Mulai Rp212 Juta, Ada Unit 2019 Tangan Pertama dengan Km Rendah

Teknologi tersebut menjadi salah satu pembeda Samsung Galaxy S26 Ultra dari model Galaxy lainnya. Berdasarkan ulasan, fitur Privacy Display tidak tersedia pada Galaxy S26 reguler, S26 Plus maupun S25 Ultra dan tidak dapat diperoleh hanya melalui pembaruan software. Teknologi tersebut membutuhkan jenis layar khusus dengan karakteristik sudut pandang berbeda.

Namun, inovasi tersebut disebut memiliki konsekuensi. Ketika Privacy Display tidak digunakan, sudut pandang layar S26 Ultra dinilai belum mampu menyamai S25 Ultra. Tingkat brightness dan kemampuan antirefleksi juga disebut memiliki perbedaan dibandingkan generasi sebelumnya.

Selain layar, harga Samsung Galaxy S26 Ultra menjadi bagian yang cukup disorot. Dalam ulasan tersebut, calon pembeli diingatkan agar tidak hanya berpatokan pada harga peluncuran dan promo upgrade kapasitas penyimpanan.

Baca Juga: Honda Jazz GE8 vs GK5, Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan yang Wajib Diketahui

Disebutkan, harga resmi saat peluncuran menawarkan skema upgrade penyimpanan gratis. Namun, sekitar satu bulan kemudian, sejumlah toko online disebut telah menawarkan varian penyimpanan lebih besar dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga promo tersebut. Karena itu, konsumen disarankan membandingkan harga sebelum membeli.

Samsung Galaxy S26 Ultra juga masih mengandalkan ekosistem aksesori yang luas. Mulai dari casing hingga aksesori resmi maupun pihak ketiga tersedia dalam banyak pilihan. Namun, charger harus dibeli terpisah. Ponsel ini mendukung pengisian cepat 60 watt, sementara charger dengan kemampuan tersebut disebut dibanderol sekitar Rp700 ribu.

Dari sisi kamera, Samsung Galaxy S26 Ultra tetap mampu menghasilkan foto dan video berkualitas. Kamera zoom masih dapat menangkap detail objek dari jarak jauh, sementara kemampuan dynamic range dan perekaman video malam dinilai cukup baik. Kamera depan juga disebut konsisten untuk kebutuhan perekaman.

Meski begitu, peningkatan kamera dinilai belum terlalu agresif. Beberapa kompetitor Android disebut sudah menawarkan kemampuan zoom, sensor kamera, serta perekaman low-light yang lebih kompetitif. Transisi zoom ketika merekam video juga dianggap masih kurang mulus.

Sektor baterai juga dinilai masih bermain aman dengan kapasitas 5.000 mAh. Daya tahannya cukup untuk penggunaan seharian, tetapi belum mampu menyamai sejumlah ponsel kompetitor yang menawarkan kapasitas baterai jauh lebih besar.

S Pen menjadi salah satu fitur khas Galaxy Ultra yang masih dipertahankan. Stylus tersebut dapat digunakan untuk mencatat, membuat sketsa, memberikan tanda pada desain, hingga membantu mengedit foto dengan lebih presisi. Namun, fungsi Bluetooth yang sebelumnya dapat digunakan sebagai remote kamera tidak kembali pada S26 Ultra.

Baca Juga: Honda Jazz GK5 2018 Masih Jadi Incaran, Harga Rp250 Jutaan Punya Fitur dan Gaya Menarik

Untuk performa, Galaxy S26 Ultra dinilai sangat mumpuni untuk menjalankan berbagai game berat. Suhu perangkat saat digunakan secara intensif dalam pengujian disebut berada di kisaran 42-44 derajat Celsius, sedangkan penggunaan game ringan dapat berada di bawah 40 derajat.

Secara keseluruhan, Samsung Galaxy S26 Ultra tetap direkomendasikan meski memiliki sejumlah kekurangan. Privacy Display, S Pen, performa, ekosistem aksesori, serta fitur One UI menjadi nilai tambah. Namun, calon pembeli disarankan tidak terburu-buru membeli dengan harga penuh dan sebaiknya membandingkan promo yang tersedia.

Editor : Cecilia Dzakira Pasha
privacy display kamera Samsung S pen harga Samsung Galaxy Samsung Galaxy S26 Ultra