JAKARTA – Samsung Galaxy A07 menjadi salah satu smartphone entry level yang menarik perhatian karena menawarkan peningkatan cukup signifikan dibanding generasi sebelumnya. Dengan harga mulai Rp1,399 juta, Samsung Galaxy A07 sudah membawa MediaTek Helio G99, storage UFS 2.2, layar 90 Hz, serta sistem keamanan Samsung Knox.
Ponsel ini tersedia dalam empat konfigurasi RAM dan penyimpanan. Varian termurah dengan RAM 4 GB dan storage 64 GB dibanderol Rp1,399 juta. Sementara varian RAM 4 GB/128 GB dijual Rp1,649 juta, RAM 6 GB/128 GB Rp1,949 juta, dan varian tertinggi RAM 8 GB/256 GB mencapai Rp2,299 juta.
Samsung Galaxy A07 juga mendapat dukungan software yang tergolong panjang di kelas harganya. Samsung menjanjikan enam kali pembaruan Android serta enam tahun security patch. Dengan One UI 7 berbasis Android 15, ponsel ini tidak lagi menggunakan One UI Core seperti generasi lama seri A0.
Salah satu perubahan terbesar Samsung Galaxy A07 terdapat pada sektor performa. Smartphone ini menggunakan MediaTek Helio G99 yang dipadukan dengan RAM LPDDR4X dan storage UFS 2.2.
Penggunaan UFS 2.2 membuat kecepatan baca dan tulis penyimpanan lebih tinggi dibanding teknologi eMMC yang digunakan generasi sebelumnya. Hasil pengujian juga menunjukkan peningkatan performa yang cukup signifikan dibanding Galaxy A06.
Untuk gaming, Samsung Galaxy A07 mampu menjalankan PUBG Mobile pada pengaturan Smooth Extreme hingga 60 fps dengan frame rate yang cukup stabil. Mobile Legends juga dapat berjalan hingga 60 fps, meski ketika pertarungan ramai frame rate dapat turun ke sekitar 50–55 fps.
Sementara untuk Genshin Impact, performanya lebih terbatas. Pada pengaturan grafis terendah, frame rate berada di kisaran 40–50 fps pada awal pengujian, kemudian turun ke sekitar 30–35 fps. Penggunaan kipas pendingin dapat membuat performanya lebih stabil.
Samsung Galaxy A07 mengusung layar PLS LCD berukuran 6,7 inci dengan resolusi HD+ 1.600 x 720 piksel. Refresh rate-nya mencapai 90 Hz dan sudah mendukung adaptif.
Resolusi HD+ memang menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan. Namun, layar dengan resolusi tersebut turut membantu efisiensi baterai. Samsung Galaxy A07 dibekali baterai 5.000 mAh dan mendukung pengisian daya 25 watt.
Dalam pengujian pemutaran video YouTube 1080p, baterainya mampu bertahan hingga 26 jam 10 menit. Angka tersebut meningkat dibanding Galaxy A06 yang disebut mampu bertahan sekitar 20 jam 33 menit.
Untuk fotografi, Samsung Galaxy A07 memiliki kamera utama 50 MP f/1.8 dengan autofocus serta kamera tambahan 2 MP. Kamera selfie menggunakan sensor 8 MP.
Dalam kondisi cahaya cukup, hasil foto dinilai masih memadai untuk kelas harganya. Namun, detail dan dynamic range bukan menjadi keunggulan utama. Pada kondisi minim cahaya, detail menurun dan noise mulai terlihat.
Keterbatasan lainnya adalah tidak adanya sensor gyroscope. Akibatnya, Samsung Galaxy A07 tidak memiliki stabilisasi EIS untuk perekaman video. Kamera utamanya juga mampu merekam hingga 1080p 30 fps.Samsung Galaxy A07
Samsung Galaxy A07 membawa sejumlah fitur keamanan yang menarik untuk smartphone entry level. Selain fingerprint scanner dan face unlock, perangkat ini dilengkapi Samsung Knox serta fitur Auto Blocker.
Samsung Galaxy A07 juga memiliki IP54 untuk perlindungan terhadap debu dan percikan air. Fitur lain yang masih dipertahankan antara lain triple-slot SIM, jack audio 3,5 mm, FM radio, USB Type-C, Bluetooth 5.3, dan dukungan microSD.
Dengan kombinasi performa Helio G99, storage UFS 2.2, layar 90 Hz, baterai 5.000 mAh, One UI standar, serta jaminan update enam tahun, Samsung Galaxy A07 menawarkan paket yang cukup lengkap di kelas entry level.
Meski masih memiliki sejumlah kekurangan seperti layar HD+, belum mendukung NFC, tidak memiliki gyroscope, dan stabilisasi video yang terbatas, Samsung Galaxy A07 tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari HP Samsung terjangkau dengan performa dan dukungan software panjang.
Editor : Cecilia Dzakira Pasha