Kostum Adat dari Plastik Kresek untuk Karnaval, Kreatif dan Mudah Dibuat

Cecilia Dzakira Pasha • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:15 WIB
Kostum adat kreatif berbahan plastik kresek dan kertas nasi, lengkap dengan hiasan rumbai serta mahkota warna merah, putih, dan hitam.
Kostum adat kreatif berbahan plastik kresek dan kertas nasi, lengkap dengan hiasan rumbai serta mahkota warna merah, putih, dan hitam.

JAKARTA – Membuat kostum untuk acara karnaval tidak harus menggunakan bahan mahal. Plastik kresek, kertas nasi, kardus, dan beberapa perlengkapan sederhana dapat diubah menjadi busana bernuansa adat yang menarik. Kreasi ini juga bisa menjadi pilihan bagi sekolah maupun orang tua yang ingin membuat kostum unik dengan biaya terjangkau.

Kostum adat dari plastik kresek menjadi salah satu ide kerajinan yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan karnaval. Selain memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan, proses pembuatannya memungkinkan berbagai warna dan hiasan disesuaikan dengan selera.

Dalam sebuah tutorial, pembuatan kostum adat dari plastik kresek dimulai dengan menyiapkan plastik kresek yang kemudian digunting pada bagian atas dan bawah. Bagian tengah plastik dipakai sebagai bahan utama pakaian. Plastik dirapikan, kemudian dilipat untuk membuat pola dasar busana.

Baca Juga: SPL Audio 16 Sap Bikin Heboh, Ternyata Rahasia Suara Gahar Ada di Middle 10 Inci

Setelah plastik dilipat, bagian kerung leher dibuat dengan ukuran sekitar empat jari atau kurang lebih 8 sentimeter. Bagian tersebut kemudian diberi tanda sekitar tiga jari ke bawah atau sekitar 4 sentimeter sebelum dibuat garis melengkung.

Pola kemudian digunting secara perlahan agar hasilnya lebih rapi. Setelah plastik dibuka, dibuat pula sobekan pada bagian belakang. Sobekan ini berfungsi sebagai bukaan pakaian sehingga lebih mudah dikenakan dan menjadi alternatif sederhana untuk menggantikan resleting atau kancing.

Bagian belakang dapat ditempel double tape sebagai perekat. Sementara itu, sisi pakaian diberi tambahan bentuk segitiga dan tali. Cara tersebut membuat ukuran pakaian lebih fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan pemakainya.

Baca Juga: Harga Sewa Sound Horeg Tembus Rp55 Juta, Ini Rincian Tarif Nanda dan Ngosek

Untuk memperkuat bagian tertentu, kardus juga dapat dilapisi menggunakan plastik kresek berwarna hitam. Bahan tersebut nantinya dapat digunakan sebagai bagian pendukung kostum.

Setelah pola utama selesai, bagian dada dihias menggunakan kertas nasi. Kertas tersebut dilipat terlebih dahulu, kemudian digunting memanjang menjadi potongan-potongan kecil hingga membentuk rumbai.

Agar proses menggunting lebih cepat, potongan dapat dibuat secara bertumpuk. Setelah selesai, bagian belakang kertas diberi lem tembak dan ditempel secara rapi. Hiasan juga dapat ditambahkan pada bagian tengah supaya tidak terlihat kosong.

Karton putih berukuran 10 x 10 sentimeter digunakan untuk membuat hiasan berbentuk daun. Karton dilipat, kemudian digunting menyerupai daun. Bagian pinggirnya kembali digunting kecil-kecil untuk menghasilkan helaian dekorasi.

Potongan berbentuk daun tersebut kemudian dirangkai dan ditempel satu per satu. Susunan ini memberikan tekstur lebih ramai pada bagian depan kostum.

Tidak hanya sebagai bahan utama pakaian, plastik kresek juga dapat dimanfaatkan untuk membuat tali. Beberapa plastik dengan warna berbeda dipotong menjadi bagian yang sesuai, kemudian ujungnya direkatkan menggunakan selotip agar tidak mudah terlepas.

Baca Juga: Harga Sewa Sound Horeg Mulai Rp35 Juta, Beda Spek Beda Tarif dan Wilayah Jadi Penentu

Plastik selanjutnya dikepang hingga membentuk tali. Jika tidak ada orang lain yang membantu memegang bahan, salah satu ujungnya dapat ditempel pada meja terlebih dahulu sehingga proses mengepang menjadi lebih mudah.

Tali kepang kemudian dipasang sebagai dekorasi pada bagian dada. Warna merah dan putih dapat digunakan sebagai contoh, tetapi kombinasi warna lainnya juga bisa dipilih sesuai konsep kostum.

Hiasan berikutnya dibuat untuk bagian pinggang. Kertas nasi dilipat memanjang lalu digunting untuk menghasilkan rumbai. Bahan tersebut kemudian dipasang pada rafia yang ukurannya disesuaikan dengan lingkar pinggang.

Baca Juga: Harga Sewa Sound Horeg Tembus Rp45 Juta, Ini Rincian Tarif dan Faktor Penentunya

Rumbai dapat dibuat lebih tebal dengan menumpuk beberapa lembar kertas. Setelah selesai, hiasan ditempel pada bagian depan dan diikat pada bagian belakang saat digunakan.

Kostum kemudian dilengkapi mahkota sederhana. Bahan yang digunakan dapat berupa lembaran karton atau kertas yang dibuat selebar sekitar 5 sentimeter. Pola daun digunting dengan melengkung, kemudian bagian tepinya dicacah kecil-kecil.

Bagian tengah daun dilipat untuk membentuk tulang sehingga hiasan lebih kokoh dan tidak mudah lemas. Potongan daun kemudian ditempel pada bagian belakang mahkota hingga seluruh permukaan tertutup.

Dengan memanfaatkan bahan bekas, kostum adat dari plastik kresek dapat dibuat menjadi busana karnaval yang unik. Kostum ini juga dapat dikenakan oleh anak laki-laki maupun perempuan dengan tambahan manset atau pakaian lengan panjang berwarna hitam agar tetap nyaman digunakan.

Editor : Cecilia Dzakira Pasha
plastik kresek kerajinan plastik kostum adat hiasan karnaval kostum karnaval