Kostum Karnaval Pedagang dari Kardus Bekas, Ide Kreatif untuk Pawai Anak

Cecilia Dzakira Pasha • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:30 WIB
Ide kostum karnaval bertema pedagang dari kardus bekas dan plastik kresek.
Ide kostum karnaval bertema pedagang dari kardus bekas dan plastik kresek.

JAKARTA - Membuat kostum karnaval pedagang tidak selalu membutuhkan bahan mahal. Kardus bekas susu, plastik kresek, lakban, lem tembak, dan pita satin bisa disulap menjadi properti pawai yang menarik sekaligus ringan saat dikenakan.

Ide membuat kostum bertema profesi tersebut dibagikan melalui channel YouTube Mirahil. Kostum dirancang menyerupai lapak pedagang yang dapat digunakan anak-anak untuk mengikuti karnaval atau pawai. Selain memanfaatkan barang bekas, proses pembuatannya juga relatif sederhana dan bisa disesuaikan dengan ukuran pemakainya.

Kostum karnaval pedagang ini menggunakan kardus sebagai bahan utama. Kardus bekas susu terlebih dahulu dipotong dan dirapikan sesuai bentuk yang diinginkan. Pada bagian bawah, sebagian kardus dibuat lebih panjang untuk kemudian dilipat dan diperkuat menggunakan penyangga.

Baca Juga: Kostum Adat Papua Cowok dari Plastik, Bisa Dibuat Sendiri untuk Karnaval

Setelah rangka dasar terbentuk, bagian kardus kemudian dilapisi plastik. Untuk bagian dalam digunakan plastik kresek berwarna putih. Plastik ditempelkan menggunakan lakban atau solat hingga seluruh permukaan bagian dalam tertutup rapi.

Bagian luar kardus selanjutnya dilapisi plastik kresek berwarna merah. Pemilihan warna tersebut membuat kostum terlihat lebih mencolok ketika digunakan dalam kegiatan karnaval. Agar hasil akhirnya lebih rapi, bagian tepi kardus kembali diperkuat sekaligus ditutup menggunakan lakban.

Tahap berikutnya adalah membuat bagian rak. Bahan yang digunakan berupa kardus dengan lebar sekitar 4 sentimeter. Kardus tersebut dibungkus menggunakan plastik merah, kemudian ditempelkan pada bagian depan kostum. Panjang rak dapat disesuaikan dengan lebar kardus utama.

Baca Juga: Harga Sewa Sound Horeg Tembus Rp45 Juta, Ini Rincian Tarif dan Faktor Penentunya

Supaya tampilan kostum semakin meriah, bagian pinggir rak diberi hiasan berupa rumbai-rumbai dari plastik. Hiasan sederhana ini membuat properti pedagang terlihat lebih dekoratif tanpa membutuhkan bahan tambahan yang rumit.

Untuk bagian tali belakang, digunakan pita satin dengan lebar sekitar 5 sentimeter. Panjang pita kurang lebih 45 sentimeter, tetapi ukurannya dapat disesuaikan dengan tubuh anak yang akan mengenakan kostum.

Selanjutnya, bagian depan kostum diberi tambahan plastik dengan lebar sekitar 10 sentimeter. Plastik tersebut dipotong kecil-kecil hingga membentuk rumbai, kemudian ditempelkan pada bagian depan. Bagian yang tersisa dapat diarahkan dan ditempelkan ke sisi kostum.

Sebagai sentuhan akhir, bagian depan kostum dapat dihiasi berbagai barang dagangan, seperti makanan ringan atau minuman. Namun, karena kostum ini ditujukan sebagai properti pawai, bahan yang dipajang tidak harus berisi.

Penggunaan kemasan kosong justru membuat kostum lebih ringan sehingga anak tidak terlalu terbebani ketika berjalan mengikuti karnaval. Jenis barang yang ditampilkan juga bisa disesuaikan dengan tema pedagang yang ingin dibuat.

Hasil akhirnya adalah kostum profesi berbentuk lapak dagangan yang dikenakan seperti properti pawai. Cara tersebut menjadi salah satu alternatif memanfaatkan kardus bekas menjadi kostum karnaval pedagang yang sederhana, ekonomis, dan tetap menarik secara visual.

Editor : Cecilia Dzakira Pasha
kostum karnaval pedagang kardus bekas pawai anak kerajinan kardus kostum karnaval