JAKARTA - Kostum dari kresek ungu putih dapat dibuat dengan bahan sederhana dan teknik yang cukup praktis. Dalam tutorial di channel Yani Harisma, plastik kresek diolah menjadi satu set kostum berupa rok dan atasan. Kostum tersebut menggunakan kombinasi warna ungu dan putih serta dilengkapi hiasan pada bagian lengan, leher, dan kepala.
Untuk membuat rok, digunakan kresek ukuran 28 sebanyak sekitar 15 lembar berwarna ungu dan 15 lembar berwarna putih. Jumlah tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Kresek dipotong pada bagian ujungnya, kemudian dibelah hingga membentuk lembaran persegi panjang.
Agar proses pemotongan lebih cepat, beberapa lembar kresek dapat ditumpuk sekaligus. Cara yang sama dilakukan pada kresek warna ungu dan putih. Setelah seluruh plastik berubah menjadi lembaran, bahan tersebut kemudian dikepang.
Kepangan dibuat menggunakan kombinasi dua kresek ungu dan satu kresek putih. Saat proses pengikatan, susunannya dibuat bergantian, yakni dua ungu, dua putih, kemudian kembali dua ungu dan dua putih. Panjang rok disesuaikan dengan lingkar perut pengguna. Dalam tutorial, ukuran yang digunakan sekitar 80 hingga 90 sentimeter.
Baca Juga: Brewok Audio Siapkan Tim 13 dan Tim 4 untuk Sejumlah Karnaval, Peralatan Baru Mulai Dipasang
Membuat Atasan dari Kresek Tebal
Setelah rok selesai, proses dilanjutkan dengan membuat bagian atasan. Untuk bagian ini digunakan kresek ukuran 40 yang disebut lebih tebal dibandingkan bahan untuk rok.
Satu lembar kresek dipotong bagian ujungnya, kemudian ukurannya disesuaikan dengan lingkar dada. Dalam tutorial, pembuat menggunakan ukuran lingkar dada sekitar 100 sentimeter. Plastik kemudian dilipat menjadi dua untuk membuat pola bagian leher dan bahu.
Bagian bahu dipotong secara miring. Lubang untuk lengan juga dibuat dengan menyesuaikan ukuran tubuh. Untuk bagian depan, lubang leher dan lengan dibuat lebih lebar dibandingkan bagian belakang.
Setelah pola selesai, bagian depan dan belakang disatukan menggunakan double tape berukuran kecil. Perekat dipasang pada bagian atas lengan dan bahu, kemudian bagian kanan dan kiri badan juga diberi double tape.
Teknik tersebut digunakan sebagai pengganti jahitan benang. Setelah kedua bagian disatukan dan dirapikan, atasan dibalik sehingga bagian sambungan berada di dalam. Dengan cara tersebut, bekas tempelan tidak terlalu terlihat dari bagian luar.
Karena model atasan dibuat cukup rapat, bagian belakang kemudian diberi lubang untuk memasang tali. Tali dibuat dari potongan kresek putih yang ditempel menggunakan double tape. Namun, penggunaan tali bukan satu-satunya pilihan. Jika kostum hanya digunakan sekali, bagian belakang juga dapat langsung direkatkan menggunakan selotip sesuai kebutuhan.
Dalam tutorial, tiga tali dipasang pada bagian bawah, tengah, dan atas dekat leher. Ukurannya dibuat kecil agar dapat digunakan untuk mengikat bagian belakang kostum.
Baca Juga: Personel Damkar Blitar Nyabu Kini Direhab, Terancam Dipecat jika Mengulangi
Hiasan Ungu dan Putih
Bagian lengan kemudian dihias menggunakan dua kresek ungu. Plastik dipotong sesuai ukuran lengan, kemudian bagian ujungnya dibuat berkerut. Kerutan dikunci menggunakan selotip agar tidak kembali terbuka.
Setiap lengan menggunakan dua lembar kresek yang disatukan. Setelah ukurannya disesuaikan, hiasan tersebut ditempel pada bagian depan dan belakang atasan menggunakan double tape.
Untuk menutupi bagian kerutan, dibuat hiasan berbentuk pita dari kresek ungu dan putih. Kresek ungu ditempatkan sebagai bagian dasar, kemudian kresek putih ditumpuk di atasnya. Hiasan tersebut juga dipasang menggunakan double tape.
Bagian leher turut diberi hiasan kepangan dari dua warna putih dan satu warna ungu. Kepangan ditempel menggunakan double tape, termasuk pada bagian ujung agar tidak mudah terlepas. Hiasan kepangan juga dapat ditambahkan pada bagian lengan sesuai selera.
Selain kepangan, pembuat menyebut kostum dapat diberi tambahan motif seperti polkadot atau bunga. Namun, dalam tutorial bagian atasan dibiarkan lebih sederhana karena rok sudah memiliki banyak detail warna ungu dan putih.
Sebagai pelengkap, dibuat pula bando dari pompom dan kepangan. Detail pembuatannya tidak ditampilkan dalam video tersebut dan disebut terdapat pada video sebelumnya.
Kostum dari kresek ungu putih ini kemudian menjadi satu set yang terdiri dari rok kepang, atasan, hiasan lengan, ornamen leher, serta bando. Seluruhnya memanfaatkan kresek sebagai bahan utama dengan kombinasi warna ungu dan putih.
Source: Youtube/@yeniarisma
Editor : Arsya Aulia Velinka Putri