Pembuatan kostum diawali dengan menyiapkan dua lembar plastik resek baru untuk bagian rok. Plastik dipotong pada bagian atas, bawah, dan sisi pinggir, kemudian dilebarkan. Setiap lembar plastik lalu disambungkan menggunakan lakban. Bagian pinggirnya diberi lakban putih agar lebih rapi.
Salah satu sisi plastik kemudian dikerutkan dan dikunci menggunakan lakban atau steples. Kerutan dibuat menyesuaikan lingkar pinggang orang yang akan mengenakan kostum. Dengan cara tersebut, bagian rok dapat disesuaikan dengan ukuran pemakainya.
Baca Juga: Personel Damkar Blitar Nyabu Kini Direhab, Terancam Dipecat jika Mengulangi
Untuk memberikan aksen pada bagian depan rok, pembuat memanfaatkan sisa kertas kado. Kertas tersebut dipotong dengan ukuran kurang lebih dua jengkal panjang dan satu jengkal lebar. Agar tidak mudah robek, bagian kertas diberi lakban sebelum dilipat.
Lipatan dibuat semakin melebar pada salah satu sisi. Setelah dirapikan, lipatan dikunci menggunakan lakban. Bagian bawah kertas kemudian digunting membentuk segitiga. Hiasan tersebut ditempel pada bagian tengah depan rok menggunakan double tip dan diperkuat dengan steples.
Bagian pinggang juga dihias menggunakan kertas kado. Sementara itu, bagian tali dapat dibuat dari sisa potongan plastik yang digunakan sebelumnya. Pembuat juga menyebut tali rafia atau velcro sebagai alternatif. Bekas steples kemudian ditutup agar lebih aman saat kostum digunakan.
Baca Juga: Ormas Soroti PKS di Area KHDPK Blitar, Ada Dua Dokumen Saling Klaim Pengelolaan Hutan
Membuat Ekor Rok
Kostum karnaval ini juga dilengkapi pilihan ekor rok. Untuk membuatnya, satu lembar plastik dipotong pada bagian atas dan bawah, kemudian dibelah menjadi dua bagian dan dipanjangkan. Potongan tersebut disambungkan menggunakan lakban.
Bahan lain berupa plastik resek dengan lebar sekitar 60 sentimeter dan panjang sekitar 80 sentimeter disiapkan. Plastik dilipat menjadi dua, lalu dipotong hingga membentuk pola yang diinginkan. Setelah itu, plastik disambungkan ke arah samping.
Double tip dipasang pada bagian plastik yang lebar, kemudian potongan plastik yang telah disiapkan ditempelkan. Bagian tersebut dibuat berkerut atau disebut rempel. Semakin banyak kerutan, hasilnya disebut akan semakin bagus. Setelah ditempel, bagian tersebut diperkuat kembali menggunakan lakban.
Baca Juga: Bakar Sampah Klobot Jagung, Gudang Pakan Bebek di Ponggok Terbakar, Kerugian Capai Rp60 Juta
Lapisan kedua dibuat dengan jarak kurang lebih satu jengkal dan menggunakan plastik berwarna putih. Pola tersebut diteruskan hingga bagian ujung atas plastik sehingga menghasilkan ekor rok bertingkat.
Untuk bagian pinggang, digunakan tiga lembar plastik dengan lebar sekitar 7 sentimeter dan panjang kurang lebih 1 meter. Ketiga plastik tersebut dijalin atau dikepang, kemudian dikunci menggunakan lakban. Plastik merah dililitkan pada tali untuk memberikan aksen warna.
Hiasan lain berupa pita juga dibuat dari plastik merah dan putih. Ukurannya sekitar 12 x 12 sentimeter untuk bagian pita, dengan plastik putih dibuat lebih besar dibandingkan plastik merah. Pita kemudian ditempel pada bagian belakang menggunakan lem tembak.
Baca Juga: Viral Disebut Penemu Sound Horek, Memet Brewok Tegaskan Bukan Dirinya
Atasan Kostum
Bagian atas kostum dibuat menggunakan plastik dengan lebar sekitar 25 sentimeter dan panjang 40 hingga 45 sentimeter. Ukurannya dapat disesuaikan dengan bagian depan tubuh hingga bahu pemakai.
Bagian pinggir plastik dilipat dan diberi lakban agar lipatannya tidak mudah lepas. Potongan plastik putih berukuran sekitar 30 sentimeter, atau dapat disesuaikan menjadi 25 sentimeter, kemudian dipasang pada bagian depan. Panjangnya sekitar 70 sentimeter dan tetap disesuaikan dengan lebar dada pemakai.
Bagian belakang atasan ditempelkan ke bahu. Pemasangan dibuat sementara sehingga ukurannya masih dapat digeser apabila terlalu besar atau kecil. Hiasan kertas kado kemudian ditambahkan pada bagian depan agar senada dengan rok.
Baca Juga: Brewok Audio Siapkan Tim 13 dan Tim 4 untuk Sejumlah Karnaval, Peralatan Baru Mulai Dipasang
Sebagai pelengkap, bagian atasan diberi hiasan bunga berukuran besar dan kecil serta mutiara lada atau mutiara sintetis. Setelah rok dan atasan disatukan, kostum memiliki tampilan bagian depan dan belakang yang berbeda.
Kostum tersebut dapat digunakan dengan ekor rok maupun tanpa ekor. Dalam tutorial itu, set kostum dibuat dengan memanfaatkan setengah lembar kertas kado serta plastik resek sebagai bahan utamanya.
Baca Juga: Dari Karnaval hingga Konser, Kisah Perjalanan Brewok Audio Bangun Bisnis Sound System dari Nol
Course: YouTube @Kerajinanbarangbekas
Editor : Agnes Adelia Hernanda