JAKARTA - Atasan kebaya dari plastik kresek dapat dibuat sebagai kostum karnaval anak dengan memanfaatkan bahan sederhana. Dalam tutorial Handmade by Umi, plastik kresek diolah menjadi atasan bergaya kebaya lengkap dengan lengan, hiasan bunga, ikat pinggang, dan ornamen mutiara.
Tutorial ini merupakan lanjutan dari pembuatan rok plastik kresek pada video sebelumnya. Ukuran atasan dibuat berdasarkan baju anak usia 5–7 tahun, tetapi ukurannya dilebihkan agar masih dapat digunakan untuk anak usia sekitar 6–8 tahun dengan badan kecil.
Plastik Kresek Dibentuk Menjadi Atasan
Pembuatan dimulai dengan menyiapkan plastik kresek. Pembuat tutorial menyarankan menggunakan plastik bekas apabila tersedia. Bagian bawah dan gagang plastik dipotong terlebih dahulu.
Baca Juga: Personel Damkar Blitar Nyabu Kini Direhab, Terancam Dipecat jika Mengulangi
Selanjutnya, plastik dibentuk mengikuti ukuran baju anak yang digunakan sebagai acuan. Bagian lengan dibuat terlebih dahulu, kemudian plastik dilipat untuk membuat lubang leher. Model leher dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Dalam tutorial tersebut, bagian depan dibuat dengan bentuk V.
Bagian belakang kemudian dibuat dengan model yang berbeda. Setelah pola dasar terbentuk, bagian pinggir plastik diberi double tape. Lipatan tersebut kemudian diperkuat menggunakan lakban agar sambungan tidak mudah terlepas.
Setelah dibalik, bagian depan dan belakang diperiksa kembali, terutama pada lengkungan lengan. Bentuk lengkungan depan dan belakang dibuat sedikit berbeda agar menyerupai pola pakaian.
Baca Juga: 6.447 Penumpang Naik-Turun Stasiun Blitar Saat Libur Panjang HUT Kemerdekaan, KAI Catat Lonjakan Mob
Untuk membuat dua lengan dengan ukuran yang sama, sisa plastik dari potongan sebelumnya dilipat menjadi dua lapis. Pola lengan kemudian dipotong dan dirapikan.
Lengan Dibuat dengan Teknik Kerut
Jika ukuran lengan terlalu besar, bagian lengkung di atas bahu dapat dikerutkan menggunakan jahitan. Jahitan tidak dibuat pada seluruh bagian lengan, melainkan hanya pada bagian lengkung yang berada di atas bahu.
Setelah ukurannya sesuai dengan badan atasan, ujung benang dikunci agar jahitan tidak mudah terlepas. Lengan kemudian dipasang pada badan menggunakan double tape.
Pemasangan dilakukan secara bertahap agar bagian depan dan belakang tidak terbalik. Setiap sambungan ditekan hingga merekat dengan baik. Jika bagian double tape terlihat, sambungan dapat ditutup menggunakan lakban.
Baca Juga: Kostum Karnaval dari Plastik Kresek dan Pita Satin, Mudah Dibuat untuk Berbagai Tema
Bagian bawah ketiak juga dilipat ke dalam sebelum diberi double tape. Plastik yang berlebih kemudian dipotong dan dirapikan.
Pada bagian belakang atasan dibuat potongan di tengah. Bagian ini berfungsi sebagai akses ketika kostum dikenakan. Sambungan sementara kemudian diperkuat menggunakan lakban agar plastik tidak mudah rusak.
Hiasan Bunga dan Ikat Pinggang Melengkapi Kebaya
Setelah bentuk dasar selesai, atasan dihias menggunakan bunga dari plastik putih. Plastik dilipat beberapa kali, kemudian dipotong membentuk kelopak. Hiasan tersebut ditempel pada bagian bawah dan atas atasan menggunakan double tape.
Untuk memberikan detail tambahan, digunakan mutiara pasir berwarna hitam karena bahan berwarna merah tidak tersedia dalam tutorial tersebut.
Pembuatan kemudian dilanjutkan dengan ikat pinggang. Plastik dilipat beberapa kali agar menjadi lebih tebal, kemudian bagian-bagiannya dibentuk dan diperkuat menggunakan lakban.
Ikat pinggang tersebut dipasang dari bagian belakang sehingga bagian depan tetap terlihat rapi. Hiasan bunga kemudian ditambahkan untuk mempercantik tampilannya.
Bunga pada ikat pinggang dibuat menggunakan plastik merah dan putih. Kelopak ditempel menggunakan lem tembak, kemudian diberi tambahan mutiara hitam pada bagian tengah. Bagian ujung bunga juga dirapikan dengan gunting.
Hasil akhirnya berupa atasan kebaya dari plastik kresek yang dapat digunakan sebagai bagian dari kostum karnaval anak. Dalam tutorial tersebut, atasan dipadukan dengan rok yang dibuat dari bahan serupa sehingga menghasilkan satu set kostum.
Handmade Ummi
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo