Baju Karnaval dari Koran Bekas, Bisa Dibuat dengan Teknik Kerut dan Lipat

Valentyo Samuel Putra Widodo • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:20 WIB
Baju karnaval dari koran bekas bisa dibuat dengan teknik kerut dan lipat. Simak cara membuat rok berlayer hingga hiasan dada.
Baju karnaval dari koran bekas bisa dibuat dengan teknik kerut dan lipat. Simak cara membuat rok berlayer hingga hiasan dada.

 JAKARTA - Baju karnaval dari koran bekas dapat dibuat dengan teknik sederhana menggunakan koran, lakban, lem, dan pita satin. Dalam tutorial Handmade by Umi, koran bekas diolah menjadi bagian rok berlapis hingga hiasan dada untuk menghasilkan kostum karnaval yang unik.

Pembuatan dimulai dengan menyiapkan lembaran koran bekas. Koran kemudian dipotong menjadi dua bagian. Salah satu sisi dibuat berkerut dan dikunci menggunakan lakban atau solatip. Kerutan dibuat hingga ujung lembaran, sementara bagian ujung lakban dilipat ke dalam agar lebih rapi.

Baca Juga: SMAN Kanigoro Segera Terwujud? Bekas SDN Satreyan 1 Dibidik, Bisa Tampung 8 Rombel per Angkatan

Rok Koran Dibuat dalam Dua Layer

Lembaran koran berikutnya disambungkan dengan bagian yang sudah dikerutkan. Proses tersebut dilakukan berulang hingga panjangnya mencukupi lingkar pinggang pemakai.

Menurut tutorial tersebut, semakin padat kerutan yang dibuat, semakin mengembang pula hasil rok. Bagian ini menjadi layer pertama dari rok kostum.

Layer kedua dibuat dengan ukuran lebih panjang. Berbeda dengan layer pertama, koran pada tahap ini tidak dipotong menjadi dua. Lembaran koran langsung dikerutkan sehingga menghasilkan panjang dan bentuk yang berbeda.

Baca Juga: Ormas Soroti PKS di Area KHDPK Blitar, Ada Dua Dokumen Saling Klaim Pengelolaan Hutan

Koran dapat disambungkan terlebih dahulu hingga mencapai panjang yang diinginkan sebelum dikerutkan. Setelah selesai, layer panjang tersebut ditumpuk dengan layer pertama yang berukuran lebih pendek.

Kedua layer kemudian dipasang pada bagian ban pinggang. Pemasangan dapat menggunakan lem tembak maupun steples. Setiap sambungan ditekan agar merekat dengan kuat.

Untuk tali pengikat, tutorial menggunakan pita satin hitam berukuran 2,5 sentimeter. Jika tidak tersedia, pita tersebut dapat diganti dengan plastik kresek. Tali ditempelkan pada bagian pinggang dan nantinya digunakan dengan cara diikat di bagian belakang.

Hiasan Dada Dibuat dari Lipatan Koran

Setelah bagian rok selesai, pembuatan dilanjutkan pada bagian atasan. Pola baju dibuat terlebih dahulu, kemudian dihias menggunakan koran bekas.

Satu lembar koran dipotong menjadi dua bagian. Salah satu bagiannya kemudian dilipat secara berulang dengan jarak yang relatif rapat.

Teknik lipatan dipilih karena tekstur koran cukup kaku. Jika hanya dikerutkan, hiasan dapat menjadi terlalu mengembang sehingga kurang sesuai untuk bagian dada.

Bagian lainnya dibuat dengan pola serupa. Lipatan dibuat saling berhadapan agar ketika ditempelkan pada bagian depan baju, hasilnya terlihat simetris.

Baca Juga: Kostum Minnie Mouse dari Plastik Kresek, Modal Rp5 Ribu Bisa Jadi Baju Karnaval Merah Putih

Setelah selesai dilipat, bagian ujung hiasan dipotong melengkung. Potongan pertama kemudian dapat dijadikan pola untuk membuat bagian kedua dengan ukuran yang sama.

Kedua hiasan tersebut ditempelkan pada bagian depan baju. Dengan demikian, bagian dada memiliki ornamen dari koran yang menjadi salah satu elemen utama kostum.

Pita Satin Mempertegas Motif Kostum

Agar hiasan pada bagian depan tidak terlihat terlalu polos, pita satin dengan warna yang senada dengan ikat pinggang ditambahkan pada bagian kerah.

Baca Juga: Harga Sewa Sound Horeg Rp15 Juta untuk 2 Hari, Sudah Termasuk Lampu dan Diesel

Pita dipotong menjadi bagian-bagian kecil dengan panjang sekitar 3–4 sentimeter. Potongan tersebut kemudian ditempel satu per satu pada kerah dengan jarak tertentu agar pola tetap terlihat.

Bagian tengah hiasan juga diberi pita yang menjuntai. Pita tersebut sebelumnya diikat menggunakan benang sebelum ditempelkan pada kostum.

Untuk memperkuat bagian tengah, dibuat tambahan hiasan dari koran. Koran diikat menggunakan benang, kemudian dipotong sesuai bentuk yang diinginkan dan ditempelkan pada bagian tengah pita.

Hasil akhirnya berupa kostum karnaval berbahan koran bekas dengan rok berlapis dan hiasan dada. Teknik kerut membuat bagian rok terlihat lebih mengembang, sementara lipatan koran dan pita satin memberikan detail pada bagian atasan.

Tutorial tersebut menunjukkan koran bekas dapat dimanfaatkan menjadi bahan kostum karnaval dengan teknik yang relatif sederhana. Bahan dan bentuk hiasannya juga masih dapat disesuaikan dengan kebutuhan maupun kreativitas pembuat.

Source YouTube Ummi Handmade 

Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo
kostum adat kostum dari koran ide hemat karnaval