Kostum Karnaval dari Barang Bekas, Gaun Cantik Berbahan Bubble Wrap dan Plastik Bekas

Cecilia Dzakira Pasha • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:35 WIB
Atasan kebaya dari plastik kresek bisa dibuat untuk kostum karnaval anak. Simak cara membuat pola, lengan, hiasan bunga, dan ikat pinggang.
Atasan kebaya dari plastik kresek bisa dibuat untuk kostum karnaval anak. Simak cara membuat pola, lengan, hiasan bunga, dan ikat pinggang.

JAKARTA - Kostum karnaval tidak selalu harus dibuat dari bahan mahal. Bubble wrap, plastik kresek, bungkus deterjen, hingga barang bekas yang memiliki permukaan mengilap dapat diubah menjadi gaun karnaval yang unik dan menarik.

Tutorial pembuatan kostum karnaval tersebut menunjukkan proses membuat gaun dengan memanfaatkan berbagai bahan sederhana. Selain menghemat bahan, penggunaan barang bekas juga dapat menghasilkan tampilan kostum yang lebih kreatif.

Tahap awal dimulai dengan membuat bagian pundak. Bubble wrap digunakan sebagai bahan untuk bagian badan kostum. Setelah ukurannya disesuaikan dengan pundak, bagian tersebut dipasang menggunakan lem tembak.
Baca Juga: Paket Sound Rp4 Jutaan Ini Sudah Siap Bunyi, Speaker ACR hingga Rak dan Kabel Dapat Bonus

Untuk menggantikan fungsi kancing, tutorial tersebut menggunakan double tape. Perekat ini dipasang pada bagian badan sehingga dapat dibuka ketika kostum akan digunakan.

Setelah bagian badan dan pundak selesai, pembuatan dilanjutkan ke bagian rok. Bahan untuk rok dibuat agar menghasilkan bentuk yang lebih mekar. Teknik yang digunakan adalah dengan melakukan steples pada bahan dengan jarak agak besar.

Setelah seluruh bagian di-steples, bahan kemudian direkatkan menggunakan lem tembak. Hasilnya menjadi rok dengan bentuk yang lebih mengembang dan cocok digunakan sebagai bagian dari gaun untuk karnaval.

Baca Juga: Paket Sound Murah di Bawah Rp5 Juta Ini Sudah Full Set, Bonus Rak dan Kabel Jadi Kejutan

Untuk mempercantik bagian bawah gaun, digunakan kertas dengan lebar sekitar 6 sentimeter. Panjang kertas dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Kertas tersebut dibuat menjadi renda dengan cara didorong sedikit demi sedikit hingga membentuk gelombang. Setelah mendapatkan bentuk yang diinginkan, bagian tersebut direkatkan menggunakan selotip.

Renda kemudian ditempel sepanjang bagian bawah gaun menggunakan lem tembak. Hiasan tersebut membuat bagian bawah kostum terlihat lebih dekoratif.

Bahan lain yang digunakan adalah plastik kresek. Plastik dipotong berbentuk persegi, kemudian dilipat pada bagian ujung sebelum ditempelkan pada kostum.

Dalam tutorial tersebut, hiasan dari plastik dibuat sebanyak enam buah untuk bagian kanan dan kiri. Jumlahnya dapat ditambah apabila ingin mendapatkan tampilan yang lebih ramai.

Untuk bagian depan gaun, dibuat motif ukiran sebagai hiasan. Polanya dapat disesuaikan dengan keinginan. Jika ingin menggunakan desain lain, gambar yang disukai dapat dijadikan referensi.

Selain plastik kresek, bahan bekas yang dapat dimanfaatkan adalah bungkus sabun deterjen. Bahan tersebut dipilih karena memiliki permukaan mengilap sehingga dapat memberikan aksen pada kostum.

Baca Juga: Proyek Perbaikan Sumber Udel Segera Digarap, Ditarget Rampung Desember 2026

Bungkus deterjen kemudian dipotong menyerupai bentuk daun. Bagian kanan dan kiri dipotong melengkung sehingga ketika dibuka dapat menghasilkan empat sisi.

Hiasan berbentuk daun tersebut kemudian dirangkai dan dipasang pada bagian pinggang. Area pinggang juga ditutup untuk menyamarkan bekas steples sehingga tampilan gaun terlihat lebih rapi.

Agar gaun semakin menarik, bagian pundak juga diberi pola hiasan. Selain itu, tutorial tersebut menambahkan bunga mawar sebagai ornamen.

Baca Juga: Paket Sound Rp130 Juta Aulia Musik Terungkap, 135 dB dan Subwoofer 18 Inci Jadi Andalan

Pembuatan bunga dilakukan dengan melipat bagian ujung bahan, kemudian melipatnya ke belakang dan memutarnya secara perlahan. Proses tersebut dilakukan berulang hingga mencapai ujung bahan.

Setelah bentuk bunga selesai, bagian ujung dapat direkatkan menggunakan isolatif agar tidak mudah lepas. Bunga kemudian ditempelkan pada bagian kostum sesuai keinginan.

Kostum karnaval tersebut menunjukkan bahwa barang bekas dapat dimanfaatkan menjadi pakaian yang memiliki nilai kreativitas. Bubble wrap menjadi bahan utama untuk bagian tertentu, sementara plastik kresek dan bungkus deterjen digunakan sebagai hiasan.

Tutorial tersebut juga memberikan pilihan bagi muslimah yang ingin mengenakan kostum dengan tetap menutup aurat. Bagian dalam gaun dapat dipadukan dengan manset atau pakaian panjang.

Dengan memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan, pembuatan kostum karnaval dapat dilakukan secara kreatif tanpa harus bergantung pada bahan khusus. Berbagai benda bekas yang memiliki bentuk atau permukaan menarik masih bisa diolah menjadi ornamen untuk mempercantik gaun.

 

Editor : Cecilia Dzakira Pasha
plastik kresek Kostum Karnaval dari Barang Bekas Bubble Wrap Kerajinan Barang Bekas kostum karnaval