Plastik kresek bekas dapat dimanfaatkan menjadi kostum karnaval yang unik dan menarik. Salah satunya adalah atasan bergaya kebaya untuk anak yang dibuat dengan teknik sederhana menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah.
Dalam tutorial Handmade by Umi, proses pembuatan atasan dimulai dengan menyiapkan plastik kresek berukuran cukup besar. Plastik yang digunakan disarankan merupakan plastik bekas yang masih layak pakai. Bagian bawah dan gagang plastik kemudian dipotong atau dilipat agar lebih mudah dibentuk.
Sebagai pola, digunakan baju anak ukuran sekitar 5 sampai 7 tahun. Ukuran tersebut dapat dilebihkan sehingga hasil akhirnya masih bisa digunakan anak usia 8 tahun dengan tubuh yang relatif kecil.
Baca Juga: Paket Sound System Rp3 Juta Ini Bikin Kaget, Sudah Dapat Mixer hingga Power 5 Ampere
Plastik kemudian dibentuk mengikuti pola baju. Bagian lengan dipotong, sementara lubang leher dibuat sesuai model yang diinginkan. Dalam tutorial tersebut, bagian depan dibuat dengan bentuk leher V, sedangkan bagian belakang dibuat dengan model berbeda agar memberikan tampilan seperti kebaya.
Setelah pola terbentuk, bagian pinggir plastik diberi double tape berukuran kecil. Plastik kemudian dilipat dan diperkuat menggunakan lakban atau selotip. Langkah ini dilakukan agar sambungan tidak mudah terlepas saat kostum digunakan.
Bagian lengan dibuat dari sisa plastik hasil potongan sebelumnya. Plastik dilipat menjadi dua lapis agar dapat menghasilkan dua lengan dengan ukuran yang sama. Jika ukurannya terlalu besar, bagian lengkungan lengan dapat dijahit terlebih dahulu sehingga bisa dikerutkan dan disesuaikan dengan ukuran badan.
Baca Juga: Sound System Rp3 Juta Full Set, Listrik 450 Watt Bisa Bunyi dan Siap untuk Karaoke
Setelah ukurannya sesuai, lengan dipasang pada bagian badan menggunakan double tape. Pemasangan dilakukan secara hati-hati agar posisi bagian depan dan belakang tidak tertukar. Sambungan kemudian dirapikan dan dapat ditutup menggunakan lakban agar bagian perekat tidak terlihat.
Pada bagian belakang, plastik dipotong di tengah sehingga atasan dapat dikenakan dari arah belakang. Bagian yang dipotong diperkuat dengan lakban agar plastik tidak mudah robek ketika dipasang atau dilepas.
Agar tampilannya tidak terlalu polos, atasan kemudian dihias menggunakan bunga dari plastik putih. Plastik dilipat beberapa kali lalu dipotong membentuk kelopak. Hiasan tersebut ditempel menggunakan double tape pada bagian bawah dan atas pakaian.
Sebagai tambahan, hiasan berupa mutiara pasir juga dipasang di sekitar bunga. Warna hitam digunakan sebagai aksen untuk memberikan kontras dengan plastik putih dan merah.
Selain atasan, dibuat pula ikat pinggang dari plastik. Karena plastik yang digunakan cukup tipis, bahan dilipat beberapa kali hingga menjadi lebih tebal. Bagian tersebut kemudian diperkuat menggunakan lakban dan dibentuk menyerupai pita.
Ikat pinggang dapat dikunci dari bagian belakang menggunakan lakban sehingga bagian depan tetap terlihat rapi. Untuk mempercantik tampilannya, ditambahkan bunga dari plastik merah yang ditempel menggunakan lem tembak.
Baca Juga: Paket Sound Rp130 Juta Aulia Musik Bikin Kaget, 8 Speaker dan Subwoofer 18 Inci Jadi Amunisi
Bunga merah tersebut kemudian diberi lapisan kelopak putih dan hiasan mutiara hitam pada bagian tengahnya. Hasil akhirnya adalah atasan bergaya kebaya dengan kombinasi warna merah, putih, dan hitam yang cocok digunakan sebagai kostum karnaval anak.
Kreasi ini dapat menjadi pilihan bagi orang tua atau peserta karnaval yang ingin membuat kostum sendiri dengan bahan sederhana. Selain lebih hemat, pemanfaatan plastik bekas juga dapat menjadi salah satu cara kreatif untuk mengurangi limbah plastik.
Editor : Cecilia Dzakira Pasha