Tumpak Sewu dari Malang Tanpa Kendaraan Pribadi, Ternyata Bisa! Ini Rute dan Biayanya

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:05 WIB
Tumpak Sewu dari Malang bisa ditempuh tanpa kendaraan pribadi. Naik bus dari Pasar Gadang, simak tarif, rute, tiket, dan tips trekkingnya.(Pinterest)
Tumpak Sewu dari Malang bisa ditempuh tanpa kendaraan pribadi. Naik bus dari Pasar Gadang, simak tarif, rute, tiket, dan tips trekkingnya.(Pinterest)

MALANG - Menikmati keindahan Tumpak Sewu tidak harus menggunakan kendaraan pribadi. Tumpak Sewu dari Malang bisa dijangkau backpacker dengan memanfaatkan bus umum dari kawasan Pasar Gadang.

Cara ini menjadi alternatif bagi wisatawan yang tidak membawa sepeda motor atau mobil. Selain lebih sederhana, perjalanan menggunakan transportasi umum juga bisa memangkas biaya perjalanan.

Tumpak Sewu berada di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Lokasinya berbatasan langsung dengan Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Dari Kota Malang, jarak menuju kawasan wisata tersebut sekitar 65 hingga 70 kilometer.

Bus Malang-Lumajang Jadi Pilihan

Perjalanan dimulai dari Pasar Gadang, Kota Malang. Kawasan tersebut menjadi salah satu titik keberangkatan bus menuju Lumajang.

Dalam pengalaman backpacker yang dibagikan melalui video, bus yang digunakan merupakan bus jurusan Malang-Lumajang. Tarif perjalanan yang dibayarkan sekitar Rp40 ribu.

Perjalanan berlangsung lebih dari dua jam. Wisatawan kemudian turun di sekitar kawasan Tumpak Sewu dan melanjutkan perjalanan menuju pintu masuk dengan berjalan kaki.

Rute ini dapat menjadi pilihan bagi backpacker yang ingin datang sendiri tanpa mengikuti open trip. Namun, jadwal bus sebaiknya diperhatikan karena wisatawan perlu menyesuaikan waktu keberangkatan dan kepulangan.

Baca Juga: Samsung Terbaru 2026 Punya Banyak Pilihan, Ini Rekomendasi Sesuai Kebutuhan

Tiket Masuk Hanya Rp20 Ribu

Setelah tiba di kawasan wisata, pengunjung harus berjalan menuju loket tiket. Jarak dari gapura menuju loket disebut sekitar 350 meter.

Harga tiket masuk yang dibayarkan dalam perjalanan tersebut Rp20 ribu per orang. Tarif itu disebut sama antara hari biasa dan akhir pekan.

Di kawasan sekitar loket tersedia berbagai fasilitas. Pengunjung bisa menemukan toilet, warung, penitipan barang hingga tempat penyewaan alas kaki.

Penitipan barang dikenakan biaya sekitar Rp5 ribu. Sementara penyewaan sandal atau sepatu untuk membantu perjalanan di jalur basah dan licin sekitar Rp20 ribu.

Bagi backpacker yang membawa tas besar, menitipkan barang menjadi pilihan agar lebih leluasa saat melakukan trekking.

Trekking Tumpak Sewu Cukup Menantang

Dari loket, perjalanan menuju panorama Tumpak Sewu dilanjutkan dengan berjalan kaki. Trek didominasi jalur menurun dan tangga kecil yang berada di sisi tebing.

Beberapa titik cukup sempit sehingga hanya dapat dilalui satu orang. Ketika berpapasan dengan pengunjung lain, wisatawan harus bergantian dan berhati-hati.

Jalur juga dapat menjadi licin karena terdapat aliran air. Meski begitu, suasana sepanjang perjalanan menjadi daya tarik tersendiri.

Pepohonan hijau, tebing tinggi, udara sejuk, serta aliran air membuat perjalanan terasa seperti memasuki kawasan hutan dalam film petualangan.

Semakin dekat dengan air terjun, hempasan air semakin terasa. Bahkan, pengunjung yang berada di dekat aliran Tumpak Sewu bisa merasakan sensasi seperti terkena hujan.

Wisatawan yang ingin mengambil foto atau video dari dekat sebaiknya membawa jas hujan atau pakaian cadangan.

Baca Juga: Samsung Terbaru Pertengahan 2026, Ini 9 Pilihan Sesuai Kebutuhan

Bisa Pulang-Pergi atau Bermalam

Perjalanan Tumpak Sewu dari Malang dapat dilakukan pulang-pergi jika wisatawan berangkat pagi dan menyesuaikan jadwal bus. Dalam pengalaman tersebut, seorang wisatawan bahkan datang tanpa kendaraan pribadi dan berencana kembali ke Malang menggunakan bus.

Namun, bagi yang ingin mengeksplorasi Pronojiwo lebih lama, pilihan menginap tersedia di sekitar kawasan wisata.

Dalam perjalanan tersebut, wisatawan mendapatkan Harmony Guest House dengan tarif sekitar Rp250 ribu per malam. Fasilitas yang tersedia meliputi kamar, kamar mandi, televisi, dan kipas.

Menginap juga memungkinkan wisatawan melanjutkan perjalanan ke destinasi lain. Salah satunya Air Terjun Kapas Biru yang berada di kawasan Pronojiwo.

Dengan transportasi umum, tiket terjangkau, serta pilihan penginapan, Tumpak Sewu bisa menjadi tujuan menarik bagi backpacker yang berangkat dari Malang tanpa kendaraan pribadi.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : VLOG ADIE
Tumpak Sewu Tumpak Sewu dari Malang Pronojiwo Pasar Gadang backpacker Indonesia