Cara Memilih Buah Matang yang Tepat dari Nanas hingga Mangga

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:30 WIB
Cara memilih buah matang dari nanas, semangka, pisang, mangga hingga alpukat dengan melihat berat, warna, aroma, dan teksturnya. (PINTEREST)
Cara memilih buah matang dari nanas, semangka, pisang, mangga hingga alpukat dengan melihat berat, warna, aroma, dan teksturnya. (PINTEREST)

JAKARTA - Cara memilih buah matang ternyata bisa dilakukan dengan memperhatikan warna, berat, tekstur, aroma, hingga bagian tertentu pada kulit buah. Tristan Kwong, yang bertugas membeli, mencari, dan memilih buah untuk fruit plate di restoran, membagikan sejumlah cara untuk mengenali tingkat kematangan berbagai jenis buah.

Menurut Tristan, setiap buah memiliki tanda kematangan yang berbeda. Karena itu, memilih buah tidak cukup hanya dengan melihat warna kulitnya.

Baca Juga: Daihatsu Ayla Bekas di Bawah Rp100 Juta, Benarkah Cocok Disiksa? Ini Jawabannya

Pada nanas, misalnya, warna menjadi salah satu petunjuk. Nanas yang semakin matang akan berubah menjadi lebih keemasan. Bagian bawah buah juga akan mengeluarkan aroma yang kuat. Tristan juga menyebut daun yang berada di bagian tengah atas nanas seharusnya bisa dicabut dengan relatif mudah, tetapi tidak terlalu mudah.

Nanas memiliki bromelain, enzim yang dapat memecah protein. Sensasi seperti kesemutan atau perih di mulut setelah memakannya disebut Tristan berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Untuk semangka, ia menyarankan memilih buah yang terasa paling berat dibandingkan ukurannya. Menurutnya, semangka yang matang cenderung memiliki banyak air. Ketika diketuk, getaran yang terasa di sisi lain juga dapat menjadi petunjuk banyaknya air di dalam buah.

Berbeda lagi dengan pisang. Bintik-bintik kecil pada kulit pisang menjadi salah satu tanda buah mulai matang karena gula mengalami kristalisasi di bawah kulit. Tristan mengingatkan agar bintik tersebut tidak disamakan dengan memar.

Ia juga menyarankan pisang disimpan di meja, jauh dari buah lain. Pisang termasuk buah yang menghasilkan banyak etilen. Gas tersebut juga membuat bagian bawah tumpukan buah di toko atau supermarket bisa memiliki buah yang lebih matang karena gas lebih mudah terperangkap di antara buah.

Berat dan tekstur jadi petunjuk penting

Pada apel Fuji, Tristan menggunakan perbandingan berat dan ukuran. Apel yang relatif kecil tetapi terasa berat dianggap memiliki lebih banyak sari buah. Apel yang matang juga mulai kehilangan warna kehijauan pada kulitnya.

Prinsip serupa digunakan pada pir. Buah ini idealnya terasa sedikit lunak ketika ditekan, tetapi tidak sampai lembek. Tingkat kematangan juga bergantung pada selera karena sebagian orang menyukai pir yang lebih renyah, sementara lainnya menyukai tekstur lebih lunak dan rasa lebih manis.

Untuk mangga, tekstur menjadi petunjuk utama. Mangga matang akan terasa sedikit lebih lunak ketika ditekan dan meninggalkan sedikit lekukan. Pada bagian batang, terkadang terlihat cairan bening dan lengket yang disebut Tristan sebagai gula yang merembes keluar dari buah.

Alpukat juga dapat diperiksa melalui warna dan tekstur. Kulitnya berubah dari hijau terang menjadi lebih gelap ketika matang. Buah yang matang terasa sedikit empuk, tetapi tidak lembek. Bagian kecil di dekat batang juga dapat dilepas untuk melihat warnanya. Tristan menyebut warna putih menandakan belum matang, hijau menunjukkan kondisi matang, sedangkan cokelat berarti sudah terlalu matang.

Buah lain memiliki indikator yang lebih spesifik. Markisa, misalnya, lebih mudah diperiksa melalui berat dibandingkan ukurannya karena bagian dalamnya mengandung banyak cairan. Buah naga yang matang terasa sedikit lunak ketika ditekan tanpa sampai penyok. Sementara itu, pepaya matang terasa lebih lembut dan sedikit memantul ketika ditekan.

Pada kesemek, warna menjadi petunjuk. Buah yang semakin matang berubah menjadi oranye lebih gelap dan bahkan dapat mulai kecokelatan atau kehitaman. Teksturnya juga berubah menjadi sangat lembut.

Baca Juga: Daihatsu Ayla Bekas di Bawah Rp100 Juta, Benarkah Cocok Disiksa? Ini Jawabannya

Kiwi yang matang memiliki kulit lebih gelap dan terasa sedikit firm ketika ditekan. Untuk stroberi, Tristan menyarankan memperhatikan warna merah yang dalam, bagian atas yang segar, serta minimnya warna putih ketika buah dibelah.

Buah citrus dipilih berdasarkan berat

Untuk kelompok citrus seperti jeruk, lemon, limau, mandarin, kumquat, dan pomelo, Tristan kembali menekankan perbandingan berat dan ukuran. Buah yang lebih berat relatif terhadap ukurannya dianggap memiliki lebih banyak sari.

Kulit citrus yang halus dan mengilap juga menjadi salah satu tanda yang diperhatikan. Menurut Tristan, permukaan tersebut menunjukkan kulit masih memiliki minyak alami. Khusus lemon dan limau, ia mengatakan buah tersebut berhenti matang setelah dipetik sehingga tidak dapat dimatangkan lebih lanjut setelah dibeli.

Setelah memilih berbagai buah, Tristan kemudian menyusunnya menjadi fruit plate. Ia menata potongan buah naga seperti kelopak bunga dan menyebut hasil tersebut merupakan buah dari proses mencoba berulang kali.

Ia menutup demonstrasinya dengan mengajak penonton mendukung penjual buah lokal.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Bo Appetit
Cara memilih buah matang Buah matang Tips memilih buah Buah segar Tristan Kwong