Mangga Matang atau Mentah Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:55 WIB
Manfaat mangga mencakup gula darah, jantung, mata hingga pencernaan. Simak perbedaan mangga mentah dan matang. (PINTEREST)
Manfaat mangga mencakup gula darah, jantung, mata hingga pencernaan. Simak perbedaan mangga mentah dan matang. (PINTEREST)

JAKARTA - Manfaat mangga ternyata tidak hanya berasal dari kandungan vitamin dan mineralnya. Buah tropis ini disebut memiliki sejumlah potensi manfaat bagi tubuh, termasuk membantu menjaga kadar gula darah, tekanan darah, kesehatan otak, mata, tulang, jantung, dan pencernaan. Namun, manfaat yang ingin diperoleh juga berkaitan dengan pilihan mangga matang atau mentah.

Mangga diketahui mengandung karbohidrat, serat, protein, natrium, vitamin C, vitamin A, tembaga, folat, vitamin B6, vitamin E, vitamin K, kalium, serta riboflavin. Kandungan tersebut membuat mangga menjadi salah satu buah yang kerap digunakan dalam pengobatan tradisional, termasuk Ayurveda dan traditional Chinese medicine.

Baca Juga: 5 HP 1 Jutaan dengan Keunggulan Berbeda, Ada yang Jago Gaming

Salah satu manfaat yang dibahas adalah membantu menjaga kadar gula darah. Hal itu dikaitkan dengan kandungan mangiferin yang banyak ditemukan pada daun mangga, kulit buah, dan mangga muda.

Sejumlah penelitian yang disebut dalam video menunjukkan mangiferin berpotensi membantu menstabilkan kadar gula darah. Bahkan, penelitian yang disebut dilakukan di Oklahoma menemukan suplementasi mangga selama 12 minggu secara signifikan dapat menurunkan kadar gula darah pada orang dewasa dengan obesitas.

Namun, kondisi berbeda terdapat pada mangga matang. Buah yang sudah matang memiliki kandungan gula fruktosa lebih tinggi sehingga konsumsinya perlu dibatasi, terutama bagi penderita diabetes.

Dalam penjelasan tersebut, penderita diabetes tetap diperbolehkan mengonsumsi mangga, tetapi tidak secara berlebihan. Porsinya disebut sekitar setengah hingga satu porsi mangga dalam sehari yang dibagi menjadi tiga kali makan.

Mangga mentah untuk kebutuhan tertentu

Mangga muda menjadi pilihan yang disebut lebih sesuai untuk kebutuhan seperti menjaga gula darah dan pola makan. Mangga mentah memiliki kadar gula lebih rendah dan serat lebih tinggi dibandingkan mangga matang. Kandungan vitamin C-nya juga disebut lebih banyak.

Mangga mentah dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, termasuk dibuat rujak, jus, atau dimasak menjadi sambal mangga. Penelitian yang disebut dalam video pada 2020 juga menemukan konsumsi mangga mentah secara rutin dapat membantu meningkatkan adiponektin dan serat larut.

Sementara itu, mangga matang memiliki kandungan kalori, gula, dan karbohidrat yang lebih tinggi. Buah tersebut juga disebut lebih tinggi vitamin A. Karena itu, pilihan mangga dapat disesuaikan dengan tujuan konsumsi.

Jika ingin meningkatkan asupan kalori dan mendukung kesehatan mata, mangga matang disebut dapat menjadi pilihan. Sedangkan untuk kebutuhan diet dan menjaga gula darah, mangga mentah lebih disarankan dalam penjelasan tersebut.

Dikaitkan dengan kesehatan jantung hingga pencernaan

Manfaat mangga lainnya berkaitan dengan tekanan darah. Kandungan kalium pada buah tersebut disebut membantu mengatur tekanan darah. Penelitian yang disebut dilakukan di Kanada pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas menemukan konsumsi mangga selama delapan minggu dapat menstabilkan tekanan darah sistolik sebesar 3,5 persen.

Mangga juga mengandung serat pektin atau serat larut yang dapat membantu mengikat kolesterol jahat di saluran pencernaan. Kandungan tersebut dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan membantu menjaga tekanan darah.

Dari sisi kesehatan otak, mangga mengandung vitamin B6 yang disebut penting untuk menjaga fungsi otak. Vitamin tersebut juga berhubungan dengan neurotransmiter yang mendukung kemampuan berpikir, suasana hati, dan pola tidur.

Baca Juga: 5 HP 1 Jutaan dengan Keunggulan Berbeda, Ada yang Jago Gaming

Untuk mata, kandungan antioksidan seperti zeaxantin disebut dapat meningkatkan kepadatan pigmen makula sehingga membantu menjaga kesehatan mata. Vitamin K pada mangga juga disebut berperan dalam menjaga kepadatan tulang dengan membantu mengikat kalsium.

Konsumsi mangga turut dikaitkan dengan kesehatan pencernaan. Uji coba terkontrol secara acak yang disebut dalam video pada 2023 menemukan konsumsi mangga segar berkaitan dengan peningkatan bakteri sehat dalam mikrobioma usus dan peningkatan gerakan usus.

Selain itu, kandungan vitamin A, C, E, dan vitamin B kompleks pada mangga disebut dapat membantu produksi kolagen dan melawan penuaan dini. Studi yang disebut dilakukan pada 2020 juga mengevaluasi efek mangga terhadap kerutan dan kemerahan pada perempuan pascamenopause.

Dengan berbagai kandungan tersebut, mangga dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan. Namun, pilihan antara mangga mentah dan matang sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan serta jumlah konsumsinya.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : dr.Emasuperr
Manfaat Mangga Mangga Mentah Mangga Matang gula darah kesehatan pencernaan