TULUNGAGUNG - Pengguna Polytron Fox Air membagikan pengalaman memakai motor listrik tersebut hingga menempuh sekitar 26.000 kilometer selama kurang lebih 2,5 tahun. Dalam penggunaan sehari-hari, motor tersebut masih menjadi kendaraan andalan untuk perjalanan pulang-pergi sekitar 60 kilometer dan disebut masih berfungsi dengan baik.
Pengalaman tersebut dibagikan melalui kanal YouTube Rumah Arbi. Pemilik motor mengatakan hampir seluruh fungsi kendaraan masih berjalan meski motor digunakan cukup intensif. Selama pemakaian, ia menemukan sejumlah masalah, tetapi menilai ketahanan bagian motor listrik, baterai, dan BLDC masih cukup baik.
Throttle Dua Kali Rusak, Karat Mulai Muncul
Salah satu masalah yang pernah dialami adalah bagian penutup kunci kontak yang sempat macet. Masalah tersebut kemudian dapat kembali berfungsi setelah disemprot cairan pelumas.
Baca Juga: Akses Dam Kali Semut Rusak, Jalur Anak Sekolah dan Warga Terganggu
Kerusakan lain terjadi pada throttle. Pemilik mengaku sudah dua kali mengganti komponen tersebut selama hampir tiga tahun pemakaian. Menurut pengalamannya, bagian sambungan throttle cukup rentan pecah apabila sering mendapat hentakan atau digunakan secara kasar.
Ia juga menyebut pernah mengalami kebocoran ban satu kali dan baru mengganti ban satu kali selama penggunaan. Namun, setelah menggunakan ban tertentu, konsumsi baterai dirasakan menjadi lebih boros. Karena itu, ia menyarankan pengguna memilih ban yang lebih sesuai untuk penggunaan sehari-hari.
Selain komponen yang rusak, tanda-tanda karat juga mulai terlihat setelah motor digunakan sekitar 2,5 tahun. Karat ditemukan di sejumlah bagian, termasuk area sekitar tempat baterai. Meski demikian, kondisi tersebut menurutnya belum mengganggu fungsi utama motor.
Baca Juga: Target Kunjungan Makam Bung Karno Diprediksi Naik Jadi 250 Ribu Setelah Dibuka 24 Jam, Peziarah Kini
Pengguna juga pernah mengganti shockbreaker belakang dengan komponen dari Xmax dan bagian depan dengan VND. Penggantian tersebut dilakukan bukan karena komponen bawaan rusak, melainkan untuk mendapatkan kenyamanan berkendara yang lebih baik.
Pernah Hantam Lubang hingga Velg Bengkok
Salah satu kejadian paling berat terjadi ketika motor menghantam lubang dengan cukup keras. Akibatnya, velg mengalami perubahan bentuk. Namun, bagian BLDC disebut tetap bekerja dengan baik dan velg kemudian diperbaiki sehingga motor dapat digunakan kembali dengan nyaman.
Ia juga pernah mengalami masalah pada controller yang disebut sebagai salah satu kerusakan paling mahal selama penggunaan. Pemilik menilai kejadian tersebut merupakan akibat dari cara berkendara yang terlalu keras, terutama ketika menghantam lubang dengan kecepatan tinggi.
Meski pernah mengalami beberapa persoalan, pengguna tetap menilai Polytron Fox Air sebagai motor yang cukup tangguh. Ia menyebut belum memiliki rencana untuk berpindah kendaraan karena kapasitas baterai, performa, fitur, dan kenyamanan masih dianggap mencukupi.
Motor tersebut disebut mampu mencapai kecepatan hingga 95 kilometer per jam. Selain itu, terdapat fitur pengendalian jarak jauh yang memungkinkan motor dinyalakan dari jarak tertentu.
Baca Juga: HP 2 Jutaan Terbaik Agustus 2026, Ada yang Baterainya 7.000 mAh
Pengguna juga menilai sistem sewa baterai Rp200.000 per bulan lebih cocok bagi orang yang menggunakan motor untuk perjalanan cukup jauh. Menurutnya, penggunaan dengan jarak pulang-pergi sekitar 40 kilometer atau lebih membuat skema tersebut lebih terasa manfaatnya.
Sebaliknya, untuk penggunaan jarak dekat, ia menganggap biaya sewa baterai bulanan kurang sepadan. Ia menyarankan calon pengguna mempertimbangkan pola perjalanan sebelum membeli.
Salah satu kelebihan lain yang dirasakan adalah minimnya perawatan rutin. Selama menggunakan motor listrik tersebut, ia tidak perlu melakukan penggantian oli maupun perawatan mesin seperti pada motor konvensional.
Baca Juga: SDI Ma’arif Plosokerep Tanamkan Ilmu dan Bangun Karakter Siswa, Padukan Pendidikan Internasional dan
Dalam pengujian lain, motor juga disemprot air pada bagian BLDC, baterai, dan kelistrikan. Setelah pengujian, motor masih dapat menyala dan digunakan. Pengguna menyebut hal tersebut menunjukkan komponen kelistrikan motornya tetap berfungsi setelah terkena semprotan air.
Secara keseluruhan, setelah menempuh sekitar 26.000 kilometer, pengguna menilai Polytron Fox Air masih layak digunakan sebagai kendaraan harian, khususnya bagi mereka yang memiliki jarak tempuh cukup jauh.
Meski terdapat kerusakan pada beberapa komponen, ia menilai persoalan tersebut tidak menghilangkan keunggulan utama motor dalam hal efisiensi perawatan dan ketahanan penggunaan.
Source YouTube RUMAH ARBI
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo