Cara Menentukan Hari Baik Usaha Berdasarkan Weton dengan Hitungan Neptu

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:41 WIB
Hari baik usaha berdasarkan weton bisa dihitung melalui neptu kelahiran dan neptu hari pilihan, lalu dibagi lima untuk melihat sisa hasilnya. (PINTEREST)
Hari baik usaha berdasarkan weton bisa dihitung melalui neptu kelahiran dan neptu hari pilihan, lalu dibagi lima untuk melihat sisa hasilnya. (PINTEREST)

JAKARTA - Menentukan hari baik usaha berdasarkan weton dapat dilakukan dengan menghitung neptu hari kelahiran dan neptu hari yang dipilih untuk memulai usaha. Dalam penjelasan sebuah video YouTube, hasil penjumlahan tersebut kemudian dibagi lima untuk mengetahui sisa yang menjadi dasar dalam membaca kecocokan hari.

Metode ini menggunakan daftar nilai neptu hari dan pasaran dalam penanggalan Jawa. Sebelum melakukan perhitungan, seseorang perlu mengetahui weton kelahirannya serta nilai neptu dari hari yang akan dipilih.

Dalam video tersebut dijelaskan beberapa contoh nilai neptu. Senin Pahing disebut memiliki jumlah 13, sementara Senin Pon memiliki jumlah 11. Nilai tersebut kemudian dapat digunakan untuk menghitung kecocokan dengan weton seseorang.

Cara penghitungannya dimulai dengan menjumlahkan neptu kelahiran dan neptu hari yang ingin digunakan untuk membuka usaha. Setelah mendapatkan hasil akhir, angka tersebut dibagi lima.

Jika hasil pembagian tidak habis, sisa angka yang diperoleh menjadi bagian penting dalam metode tersebut. Sementara apabila hasilnya habis dibagi lima, perhitungan masuk dalam kategori yang juga dijelaskan dalam pedoman video.

Baca Juga: Hari Baik Memulai Usaha Berdasarkan Weton Bisa Dihitung dari Neptu Kelahiran

Contoh Menghitung Neptu untuk Membuka Usaha

Salah satu contoh yang diberikan adalah seseorang yang ingin memulai usaha pada Minggu Legi. Dalam ilustrasi tersebut, neptu hari yang dipilih kemudian dijumlahkan dengan neptu kelahiran.

Contoh lain menggunakan angka 10 dan 15. Kedua angka tersebut jika dijumlahkan menghasilkan 25. Angka 25 selanjutnya dibagi lima dan menghasilkan pembagian tanpa sisa.

Dalam penjelasan video, hasil dengan angka tersebut disebut masuk kategori Pati sehingga dinilai tidak cocok berdasarkan pedoman perhitungan yang digunakan.

Contoh berikutnya menggunakan hasil penjumlahan 24. Ketika angka 24 dibagi lima, terdapat sisa empat. Perhitungan sisa inilah yang kemudian digunakan untuk menentukan kategori hasil.

Pemateri juga memberikan ilustrasi lain dengan Minggu Pon. Neptu Minggu Pon disebut bernilai 12. Jika ditambahkan dengan angka 15, hasilnya menjadi 27.

Angka 27 kemudian dibagi lima. Karena 25 merupakan kelipatan lima, terdapat sisa dua. Dalam penjelasan tersebut, sisa dua disebut masih dapat dicoba atau diteruskan.

Sisa Pembagian Menjadi Pedoman

Perhitungan tidak berhenti pada jumlah neptu. Sisa pembagian lima menjadi bagian yang digunakan untuk membaca hasil akhir. Karena itu, seseorang yang ingin menggunakan metode ini perlu mengetahui nilai neptu hari kelahiran dan hari yang hendak dipilih.

Video tersebut juga memberikan contoh seseorang yang lahir pada Rabu Kliwon. Jika ingin mencari pilihan hari yang menghasilkan sisa tertentu, angka neptu kelahiran dapat dijumlahkan dengan neptu hari pilihan.

Salah satu ilustrasi menghasilkan angka 31. Ketika dibagi lima, angka tersebut menyisakan satu. Dalam pedoman yang disampaikan, sisa satu disebut Sandang.

Kategori Sandang dalam penjelasan tersebut dikaitkan dengan kondisi usaha yang dianggap sulit. Karena itu, jika hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan kategori yang diharapkan, pilihan hari dapat diganti dan perhitungan dilakukan kembali.

Pemateri juga menjelaskan bahwa orang yang ingin mencari hasil tertentu dapat menyesuaikan hari yang digunakan. Dengan cara tersebut, beberapa pilihan hari bisa dibandingkan sebelum menentukan waktu yang hendak dipilih.

Metode hitungan ini pada dasarnya merupakan bagian dari tradisi perhitungan weton dan neptu Jawa. Hasilnya digunakan sebagai pedoman dalam memilih waktu, termasuk untuk memulai usaha.

Baca Juga: Hari Baik Memulai Usaha Berdasarkan Weton Bisa Dihitung dari Neptu Kelahiran

Namun, perhitungan tersebut tetap merupakan bagian dari kepercayaan atau tradisi masyarakat Jawa. Video yang menjadi sumber pembahasan menjelaskan cara menghitung berdasarkan pedoman tersebut, bukan memberikan kepastian mengenai keberhasilan sebuah usaha.

Bagi masyarakat yang menggunakan hitungan weton, langkah utamanya adalah mengetahui neptu kelahiran, menentukan hari yang akan digunakan, menjumlahkan kedua nilai tersebut, lalu membaginya dengan lima. Sisa yang diperoleh kemudian dicocokkan dengan kategori dalam pedoman.

Dengan pola tersebut, pencarian hari baik usaha berdasarkan weton dapat dilakukan dengan cara yang relatif sederhana. Pengguna cukup mengulang perhitungan untuk beberapa pilihan hari hingga mendapatkan hasil yang dianggap sesuai dengan pedoman yang digunakan.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : hidayah media official
neptu Hari Baik Usaha Hari Baik Usaha Berdasarkan Weton Hitungan Weton weton jawa