Hari Baik Membeli Kendaraan Menurut Primbon Jawa, Hitungan Genap Jadi Perhatian

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:16 WIB
Hari baik membeli kendaraan menurut primbon Jawa memperhatikan hitungan hari dan pasaran. Jumat serta hari naas disebut perlu dihindari. (PINTEREST)
Hari baik membeli kendaraan menurut primbon Jawa memperhatikan hitungan hari dan pasaran. Jumat serta hari naas disebut perlu dihindari. (PINTEREST)

JAKARTA - Hari baik membeli kendaraan menurut primbon Jawa menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam tradisi perhitungan adat Jawa. Bagi masyarakat yang masih menggunakan hitungan tersebut, pemilihan hari saat membeli kendaraan bermesin dipercaya dapat berkaitan dengan keselamatan pemilik, pengendara, sekaligus kondisi kendaraan.

Hal itu disampaikan Bataji melalui sebuah video yang membahas pengalaman memilih hari untuk membeli kendaraan. Kendaraan yang dimaksud mencakup kendaraan bermesin roda dua maupun roda empat.

Menurut penjelasannya, ada dua tujuan utama dalam memilih waktu pembelian kendaraan. Pertama, agar kendaraan yang dibeli dipercaya dapat awet dan tidak mudah mengalami kerusakan. Kedua, agar pemilik maupun orang yang mengendarainya berada dalam keadaan selamat ketika kendaraan digunakan.

Dalam perhitungan yang dibagikan, masyarakat yang mengikuti adat Jawa disarankan memperhatikan jumlah neptu dari hari dan pasaran. Salah satu ketentuan yang disebut adalah memilih hari dengan hasil perhitungan genap.

Hitungan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam menentukan waktu pembelian kendaraan. Bataji memberikan contoh Minggu Legi. Dalam contoh itu, Minggu memiliki nilai lima dan Legi juga bernilai lima. Jika keduanya dijumlahkan, hasilnya 10.

Hasil 10 tersebut merupakan angka genap. Berdasarkan pengalaman yang disampaikannya, hari dengan jumlah seperti itu dipercaya dapat membawa keselamatan bagi pemilik kendaraan maupun pengendaranya.

Baca Juga: Cara Menentukan Hari Baik Usaha Berdasarkan Weton dengan Hitungan Neptu

Jumat Disebut Kurang Baik untuk Membeli Kendaraan

Selain memperhatikan hasil hitungan, ada hari tertentu yang disebut sebaiknya tidak digunakan untuk membeli kendaraan bermesin. Hari tersebut adalah Jumat.

Bataji menjelaskan bahwa Jumat perlu dihindari karena dalam pengalaman yang disampaikannya, kendaraan yang dibeli pada hari tersebut dipercaya lebih mudah mengalami kerusakan.

"Kalau hari Jumat ini seringkali yang terjadi adalah kendaraan itu terlalu mudah untuk rusak," ujar Bataji dalam video.

Kerusakan yang dimaksud tidak hanya terbatas pada mesin. Ia menyebut kendaraan dapat mengalami kerusakan pada bagian lainnya. Karena itu, Jumat menjadi salah satu hari yang masuk dalam daftar waktu yang dihindari dalam perhitungan tersebut.

Selain Jumat, pembeli juga diminta memperhatikan hari naas atau hari terlarang. Dalam penjelasan Bataji, hari naas salah satunya berkaitan dengan hari meninggalnya orang tua atau mertua.

Perhitungan tersebut kemudian dikaitkan dengan sejumlah istilah dalam adat Jawa. Bataji menyebut adanya sangaran tahun, termasuk 1 Suro, serta istilah lainnya yang menjadi bagian dari perhitungan hari dalam tradisi Jawa.

Artinya, pemilihan waktu membeli kendaraan tidak hanya dilakukan dengan menghitung apakah jumlah neptunya genap atau ganjil. Ada pula hari tertentu yang menurut perhitungan tersebut perlu dihindari.

Disebut Sebagai Pengalaman dan Tukar Kawruh

Baca Juga: Cara Menentukan Hari Baik Usaha Berdasarkan Weton dengan Hitungan Neptu

Bataji menyampaikan bahwa penjelasan mengenai hari baik membeli kendaraan menurut primbon Jawa tersebut merupakan pengalaman yang dibagikan kepada masyarakat. Ia menyebutnya sebagai bentuk "tukar kawruh" atau berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Ia juga tidak memaksakan masyarakat untuk menggunakan perhitungan tersebut. Menurutnya, siapa pun tetap diperbolehkan membeli kendaraan pada hari yang dipilih sendiri.

Bagi mereka yang mengikuti perhitungan Jawa, hitungan genap dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika menentukan waktu pembelian. Sementara itu, Jumat, hari naas, dan hari terlarang disebut perlu dihindari berdasarkan pengalaman yang disampaikan dalam video.

Pembahasan tersebut menunjukkan bahwa tradisi perhitungan Jawa masih digunakan sebagian masyarakat dalam menentukan waktu untuk berbagai keperluan, termasuk membeli kendaraan bermotor.

Namun, seluruh ketentuan yang disampaikan Bataji merupakan bagian dari pengalaman dan kepercayaan dalam adat Jawa. Keputusan mengenai kapan membeli kendaraan tetap berada pada masing-masing calon pembeli.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Mbah Tarji
Hari Baik Membeli Kendaraan Menurut Primbon Jawa Adat Jawa Beli Kendaraan Kendaraan Bermesin Primbon Jawa