JAKARTA – Menikmati kopi tidak selalu membutuhkan alat seduh khusus. Kopi specialty sekalipun tetap dapat diseduh menggunakan metode tubruk yang sederhana. Cukup menyiapkan bubuk kopi, air panas, dan cangkir, masyarakat sudah bisa menikmati karakter rasa kopi di rumah.
Metode tubruk merupakan salah satu teknik penyeduhan kopi yang paling sederhana. Bubuk kopi langsung dicampurkan dengan air panas, kemudian diaduk dan didiamkan hingga ampasnya mengendap.
Kopi Tubruk Jadi Metode Seduh Paling Sederhana
Dalam praktiknya, kopi tubruk tidak membutuhkan mesin espresso, paper filter, maupun alat seduh khusus. Bubuk kopi cukup dimasukkan ke dalam cangkir kemudian disiram air panas.
Baca Juga: Embung Jatimalang Menyusut akibat Kemarau, Pemancing Justru Bisa Jangkau Spot Ikan Lebih Dekat
Metode tersebut juga dapat diterapkan pada berbagai jenis kopi, mulai dari kopi sehari-hari hingga kopi specialty dengan karakter rasa tertentu.
Istilah tubruk sendiri merujuk pada proses mencampurkan kopi dan air secara langsung. Karena itu, penambahan gula maupun bahan lain tetap memungkinkan selama dasar penyeduhannya menggunakan bubuk kopi yang dicampur dengan air panas.
Gunakan 8 Gram Kopi untuk 150 Gram Air
Untuk membuat kopi tubruk, takaran kopi dapat disesuaikan dengan selera. Salah satu resep menggunakan 8 gram kopi dan sekitar 150 gram air panas.
Baca Juga: PBB-P2 Kota Blitar Belum Capai 80 Persen, Juru Pungut Dikerahkan Kejar Tunggakan
Bagi masyarakat yang tidak memiliki timbangan digital, takaran kopi dapat diperkirakan menggunakan sendok makan. Setelah beberapa kali membuat kopi, takaran tersebut dapat disesuaikan berdasarkan tingkat kekuatan rasa yang diinginkan.
Jika kopi dirasa terlalu ringan, jumlah bubuk dapat ditambah atau jumlah air dikurangi. Sebaliknya, jika rasanya terlalu kuat, air dapat ditambah.
Gilingan Halus Bisa Digunakan
Biji kopi sebaiknya digiling terlebih dahulu sebelum diseduh. Untuk metode tubruk dalam demonstrasi tersebut digunakan tingkat gilingan yang relatif halus.
Bagi pengguna yang tidak memiliki hand grinder, kopi bubuk yang sudah tersedia juga dapat digunakan. Yang terpenting, tingkat kehalusan disesuaikan agar proses penyeduhan berlangsung dengan baik.
Setelah kopi digiling, bubuk kopi dimasukkan ke dalam cangkir sebelum air panas dituangkan.
Diamkan Sekitar Empat Menit
Air panas kemudian dituangkan langsung ke dalam cangkir. Suhu air tidak harus ditentukan secara sangat presisi dalam metode sederhana tersebut, meski air panas yang baru mendidih dapat digunakan.
Baca Juga: mobil bekas di bawah Rp100 juta
Setelah air dituangkan, kopi diaduk agar bubuk dan air tercampur merata.
Selanjutnya, kopi didiamkan selama sekitar empat menit. Waktu tersebut memberikan kesempatan bagi ampas kopi untuk turun ke dasar cangkir sekaligus membuat minuman lebih nyaman untuk diminum setelah suhunya sedikit menurun.
Kopi Specialty Tidak Harus Diseduh dengan Alat Khusus
Salah satu anggapan yang sering muncul adalah kopi specialty harus diseduh menggunakan metode tertentu seperti V60 atau paper filter. Padahal, metode seduh dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing.
Kopi specialty tetap dapat diseduh menggunakan metode tubruk. Bahkan, karakter rasa yang menjadi ciri khas kopi masih dapat terasa ketika menggunakan metode sederhana tersebut.
Dalam demonstrasi menggunakan kopi Gayo Kenawat dengan proses hybrid wash, karakter rasa seperti pineapple, red berry, dan brown sugar masih dapat dikenali setelah diseduh menggunakan metode tubruk.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas biji kopi tetap menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan cita rasa akhir, selain teknik penyeduhan.
Baca Juga: Suzuki Karimun Kotak, City Car Legendaris yang Tetap Dicari hingga Kini
Sederhana, tetapi Tetap Bisa Menghasilkan Kopi Berkualitas
Kopi tubruk menawarkan cara praktis bagi masyarakat yang ingin menikmati kopi tanpa harus memiliki banyak peralatan. Cukup dengan kopi, air panas, cangkir, dan sedikit ketelitian dalam menentukan takaran.
Resep 8 gram kopi dengan 150 gram air, kemudian diaduk dan didiamkan sekitar empat menit, dapat menjadi titik awal bagi pemula. Takaran tersebut selanjutnya bisa disesuaikan berdasarkan selera.
Source YouTube Fugol Coffe Roasters
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo