Deretan Bonsai Termahal di Dunia, Ada yang Ditawar Rp1,3 Miliar dalam Lelang

Dinda Atha Putri Maharani • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 10:51 WIB
Deretan bonsai termahal di dunia memiliki nilai hingga miliaran rupiah. Mulai dari Shunkai, Goshin, Sylvestris hingga Penjing Landscape.
Deretan bonsai termahal di dunia memiliki nilai hingga miliaran rupiah. Mulai dari Shunkai, Goshin, Sylvestris hingga Penjing Landscape.

JAKARTA - Tanaman bonsai dikenal sebagai miniatur pohon yang dibentuk melalui teknik khusus sehingga memiliki ukuran kecil namun tetap menampilkan karakter pohon dewasa. Seni membentuk dan mengerdilkan pohon ini telah dikenal sejak lama di Tiongkok dan berkembang menjadi hobi sekaligus karya seni bernilai tinggi di berbagai negara.

Bagi para seniman maupun kolektor, bonsai bukan sekadar tanaman hias. Nilai estetika, usia tanaman, tingkat kesulitan pembentukan, hingga nama besar pembuatnya dapat membuat sebuah bonsai memiliki harga yang sangat fantastis. Bahkan, beberapa bonsai masuk dalam daftar bonsai termahal di dunia dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

Berikut sejumlah bonsai yang dikenal memiliki nilai tinggi di kalangan kolektor dunia.

Baca Juga: Jadwal BRI Super League Liga 1 2026-2027 Pekan 1, Dimulai 4 September

Bonsai Shunkai Karya Kunio Kobayashi

Salah satu bonsai yang masuk dalam jajaran bonsai termahal di dunia adalah bonsai Shunkai. Bonsai ini merupakan karya seniman bonsai ternama Jepang, Kunio Kobayashi.

Nama Shunkai diambil dari kawasan asal bonsai tersebut, yakni Kota Shunkai di Jepang. Selain dikenal karena keindahan bentuknya, bonsai ini juga memiliki usia yang sangat tua, yakni sekitar 879 tahun.

Usianya yang mendekati sembilan abad menjadi salah satu faktor utama yang membuat bonsai tersebut memiliki nilai tinggi di kalangan kolektor. Dalam sebuah acara lelang, bonsai Shunkai dikabarkan pernah mendapatkan penawaran hingga 90 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp1,3 miliar.

Baca Juga: Jadwal Liga 1 2026-2027 Pekan Pertama, Ada Borneo FC vs Persija

Nilai tersebut menjadikannya sebagai salah satu bonsai paling berharga yang pernah diperbincangkan dalam dunia koleksi bonsai internasional.

Bonsai Goshin Karya John Naka

Nama berikutnya yang tidak kalah terkenal adalah bonsai Goshin. Bonsai ini merupakan karya John Naka, seniman bonsai legendaris keturunan Jepang-Amerika yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam memperkenalkan seni bonsai di Amerika Serikat.

John Naka banyak berperan dalam meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap bonsai di Negeri Paman Sam. Salah satu karya paling terkenalnya adalah Goshin yang memiliki arti "Sang Pelindung Jiwa".

Baca Juga: Klasemen Moto3 Terbaru Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi di GP Katalunya

Bonsai tersebut mulai dibentuk oleh John Naka pada tahun 1984. Setelah selesai, karya itu kemudian didonasikan ke National Bonsai Foundation di Amerika Serikat.

Meski tidak diketahui secara pasti nilai jualnya, banyak kolektor dan pecinta bonsai meyakini bahwa Goshin termasuk salah satu bonsai paling berharga di Amerika Serikat. Selain nilai artistiknya yang tinggi, bonsai ini juga memiliki nilai sejarah karena menjadi simbol perjalanan perkembangan bonsai di negara tersebut.

Bonsai Sylvestris yang Realistis

Daftar berikutnya ditempati bonsai Sylvestris yang dikenal karena tampilannya yang sangat realistis. Bonsai ini disebut memiliki bentuk yang menyerupai

Baca Juga: Marc Marquez Tak Terkejut Aprilia Dominan di MotoGP 2026, Ini Alasannya miniatur pohon tua dalam ukuran kecil.

Keistimewaan bonsai tersebut semakin bertambah setelah dimiliki oleh kolektor bonsai terkenal asal Italia, Stefano Frisoni. Ia melakukan modifikasi pada bagian dedaunan dengan membentuknya menyerupai awan tanpa menghilangkan karakter asli bonsai tersebut.

Hasilnya adalah sebuah bonsai yang memiliki tampilan artistik sekaligus natural. Penampilan yang sangat mirip dengan pohon tua di alam menjadi salah satu alasan mengapa bonsai ini memiliki nilai yang tinggi di kalangan pecinta bonsai dunia.

Bonsai Penjing Landscape dari Tiongkok

Selain bonsai individual, karya seni Penjing Landscape juga masuk dalam kategori bonsai bernilai tinggi. Penjing merupakan seni kuno dari Tiongkok yang menampilkan miniatur pepohonan dan lanskap dalam satu komposisi artistik.

Baca Juga: Klasemen MotoGP Usai Adrian Fernandez Kehilangan 76 Poin, Veda Pratama Naik ke Posisi 3

Seni ini dipercaya telah ada sejak tahun 706 dan tergambar dalam mural koridor makam Pangeran Zhanghuai di kompleks Mausoleum Qianling.

Perkembangan seni Penjing kemudian melahirkan banyak karya luar biasa, termasuk yang dibuat oleh seniman bonsai asal Tiongkok, Ye Sun Wu. Sosok ini dikenal berperan dalam memperkenalkan seni Penjing Landscape ke dunia Barat.

Nilai tinggi dari karya Penjing Landscape berasal dari tingkat kesulitan pembuatannya. Selain membentuk pohon, seniman juga harus menciptakan lanskap mini yang harmonis dengan memperhatikan detail-detail kecil pada setiap elemennya.

Baca Juga: Klasemen Moto3 Usai GP Hungaria: Maximo Quilles Kokoh di Puncak, Ega Pratama Keenam

Karena membutuhkan ketelitian, kreativitas, dan waktu yang panjang, karya Penjing Landscape sering dianggap sebagai salah satu bentuk seni bonsai paling kompleks dan bernilai tinggi di dunia.

Deretan bonsai tersebut menunjukkan bahwa dunia bonsai tidak hanya berbicara tentang tanaman hias, tetapi juga tentang seni, sejarah, dan dedikasi yang diwariskan selama bertahun-tahun. Semakin unik bentuk, semakin tua usia, dan semakin besar nilai historisnya, maka semakin tinggi pula harga sebuah bonsai di mata para kolektor.

source:Youtube/@iNews Jabar

Editor : Dinda Atha Putri Maharani
Bonsai Termahal di Dunia Kunio Kobayashi John Naka Bonsai Goshin Penjing Landscape