JAKARTA - Uwinfly T85 menjadi salah satu motor listrik yang menarik perhatian di ajang GIAs 2025. Dibanderol sekitar Rp10 juta off the road, motor listrik ini menawarkan sejumlah fitur yang cukup lengkap, mulai dari konektivitas aplikasi, NFC, cruise control, hingga bagasi berkapasitas 21 liter.
Dari sisi performa, Uwinfly T85 menggunakan dinamo berdaya 1.500 watt dengan baterai litium 60 volt 24Ah. Torsi yang disebut mencapai 110 Nm, sementara kecepatan maksimum yang diklaim berada di angka 50 km/jam.
Motor ini juga menyediakan tiga mode berkendara, yakni Eco, Normal, dan Sport. Dalam pengujian pada kondisi baterai 61 persen dan tanpa beban, kecepatannya masing-masing mencapai sekitar 34 km/jam, 41 km/jam, dan 48 km/jam.
Baca Juga: Moto3 Aragon 2026: Starting Grid, Jadwal Race, dan Klasemen Terbaru
Fitur Digital Jadi Salah Satu Andalan
Salah satu keunggulan Uwinfly T85 berada pada fitur pengoperasiannya. Motor ini sudah mendukung NFC dan tetap menyediakan kunci manual sebagai alternatif.
Selain itu, T85 dapat terhubung dengan aplikasi. Melalui sistem tersebut, sejumlah fungsi motor disebut dapat dikendalikan, seperti membuka jok, mengunci kendaraan, hingga mematikan motor.
Panel instrumennya menggunakan speedometer digital dengan informasi kecepatan, tegangan baterai, odometer, trip, indikator lampu, serta mode berkendara. Terdapat pula fitur regenerative braking yang membantu mengembalikan energi saat motor mengalami perlambatan.
Baca Juga: Perumda Tirta Penataran Perbaiki Jaringan, Layanan Air Bersih di Blitar Selatan Terganggu
Fitur lain yang cukup menarik adalah cruise control. Kehadiran fitur tersebut membuat T85 tidak hanya mengandalkan fungsi dasar sebagai kendaraan listrik, tetapi juga menawarkan teknologi tambahan untuk menunjang pengalaman berkendara.
Praktis untuk Aktivitas Harian
Uwinfly T85 juga dirancang dengan sejumlah fitur yang mendukung penggunaan sehari-hari. Bagasinya memiliki kapasitas 21 liter, yang disebut cukup untuk menyimpan helm sekaligus beberapa perlengkapan lain seperti charger dan jas hujan.
Di bagian depan terdapat laci penyimpanan tambahan serta hook yang dapat digunakan untuk menggantung barang bawaan. Area pijakan juga dibuat cukup luas sehingga pengendara memiliki ruang untuk menempatkan kaki dengan lebih leluasa.
Motor ini menyediakan port pengisian daya untuk ponsel dengan konektor Type-A dan Type-C. Sementara port pengisian baterai berada di bagian bawah area penyimpanan depan.
Dari sisi kenyamanan, T85 menggunakan suspensi teleskopik di bagian depan dan dua shockbreaker di belakang yang dapat disesuaikan. Ban depan berukuran 80/90 ring 12, sedangkan bagian belakang menggunakan dinamo dengan ukuran ring 10.
Baca Juga: Bus Damri Rute Tulungagung-Pantai Serang Ditargetkan Beroperasi 2027, Ini Jalurnya
Sistem pengereman menggunakan cakram di bagian depan dengan kaliper satu piston. Lampu-lampunya juga sudah menggunakan LED, termasuk lampu utama, lampu belakang, reflektor, dan lampu pelat nomor.
Harga Sekitar Rp10 Juta Masih Off The Road
Dengan kombinasi fitur digital dan kepraktisan tersebut, Uwinfly T85 diposisikan sebagai motor listrik yang cukup menarik untuk penggunaan harian.
Dalam video tersebut, harga yang disebut berada di kisaran Rp10 juta, tetapi status harga tersebut masih off the road. Artinya, harga tersebut belum mencakup biaya yang berkaitan dengan pengurusan kendaraan di jalan raya.
Dari sisi pengisian daya, charger bawaan memiliki spesifikasi 67,2 volt dan 4 ampere dengan daya sekitar 270 watt. Dengan kebutuhan daya tersebut, pengisiannya disebut masih relatif ringan untuk penggunaan listrik rumah dengan daya 900 VA.
Baca Juga: Bus Damri Rute Tulungagung-Pantai Serang Ditargetkan Beroperasi 2027, Ini Jalurnya
Uwinfly T85 pada akhirnya menawarkan kombinasi antara desain modern, fitur konektivitas, NFC, cruise control, tiga mode berkendara, serta ruang penyimpanan yang cukup praktis. Dengan harga sekitar Rp10 juta off the road, motor ini menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk diperhatikan di kelas motor listrik perkotaan.
Source YouTube Rendy Waluya
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo