Bonsai untuk Pemula, Ini 5 Tahapan yang Perlu Diperhatikan agar Tanaman Tumbuh Baik

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 15:15 WIB
Bonsai untuk pemula membutuhkan lima tahapan, mulai memilih tanaman, menyiapkan media tanam, merawat, membentuk, hingga memangkas. (PINTEREST)
Bonsai untuk pemula membutuhkan lima tahapan, mulai memilih tanaman, menyiapkan media tanam, merawat, membentuk, hingga memangkas. (PINTEREST)

JAKARTA - Bonsai untuk pemula membutuhkan ketelitian sejak tahap awal. Bukan hanya soal membentuk batang menjadi tanaman mini, prosesnya juga mencakup pemilihan tanaman, media tanam, penyiraman, pembentukan batang, hingga pemangkasan.

Bonsai dikenal sebagai tanaman hias dengan bentuk yang memiliki daya tarik tersendiri. Semakin unik bentuk yang dihasilkan, semakin tinggi pula nilai jualnya. Kondisi tersebut membuat bonsai tidak hanya diminati sebagai tanaman penghias rumah, tetapi juga dianggap memiliki peluang bisnis.

Meski demikian, mendapatkan bonsai dengan bentuk yang baik membutuhkan waktu. Proses tersebut tidak bisa dilakukan secara instan karena tanaman terus tumbuh dan membutuhkan perawatan secara konsisten.

Bagi pemula yang baru ingin mencoba, terdapat lima tahapan dasar yang dapat menjadi panduan dalam membuat dan merawat bonsai.

Baca Juga: Prive Coffee & Sweet Blitar, Nikmati 20 Cita Rasa Kopi Nusantara dalam Konsep Slow Bar

Memilih tanaman yang sesuai

Tahap pertama adalah memilih jenis tanaman yang tepat. Tanaman yang akan dijadikan bonsai dapat berasal dari proses stek, cangkok, okulasi, maupun sambung.

Namun, tidak semua tanaman cocok untuk dijadikan bonsai. Salah satu kriteria yang perlu diperhatikan adalah tanaman dikotil dengan usia hidup panjang, seperti streblus asper.

Selain jenis tanaman, bentuk awalnya juga penting. Tanaman dengan daun yang lebat, bunga yang indah, atau karakter batang menarik dapat menjadi pilihan untuk dikembangkan menjadi bonsai.

Pemenuhan nutrisi juga perlu diperhatikan karena tanaman bonsai akan mengalami pemangkasan dan tumbuh dalam wadah yang relatif terbatas.

Menentukan media tanam

Media tanam menjadi bagian penting dalam perawatan bonsai. Ukuran pot yang terbatas membuat ruang bagi akar dan persediaan nutrisi juga tidak sebesar tanaman yang tumbuh di tanah terbuka.

Pasir dapat digunakan untuk membantu mencegah air menggenang terlalu lama di sekitar akar. Sementara itu, bagi yang memilih tanah, media berupa tanah gunung atau tanah merah yang gembur dapat digunakan.

Nutrisi tambahan dapat diberikan melalui kompos dan pupuk kandang. Kompos menyediakan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan tanaman, sedangkan pupuk kandang dapat menjadi sumber tambahan nutrisi. Pupuk kandang kambing yang sudah matang disebut dapat digunakan.

Dalam penanaman, media pada lapisan atas perlu dibuat subur dan gembur dengan kedalaman tidak lebih dari 35 sentimeter. Lapisan kedua harus lembut sekaligus memiliki kemampuan mengalirkan air. Adapun lapisan ketiga biasanya menggunakan campuran batu yang tidak mudah ditembus air.

Merawat dan membentuk tanaman

Setelah media siap, batang yang akan dijadikan bonsai dapat ditanam di dalam pot. Media tanam sebaiknya disaring untuk mengurangi risiko gangguan dari cacing maupun serangga.

Pot kemudian ditempatkan di lokasi yang teduh dan terlindung dari angin kencang. Penempatannya juga perlu diperhatikan agar tidak mudah dijangkau anak-anak atau hewan peliharaan.

Saat menyiram, botol semprot dapat digunakan untuk membantu mengatur jumlah air yang diberikan kepada tanaman.

Pembentukan bonsai dilakukan setelah batang cukup kuat dan mulai tumbuh. Pemilik dapat membuat kerangka dasar terlebih dahulu untuk menentukan gambaran bentuk tanaman.

Beberapa alat yang dapat membantu proses tersebut adalah kawat, tali plastik, gunting pangkas, pisau, dan tang. Kawat digunakan untuk membantu mengarahkan sekaligus mempertahankan bentuk batang.

Baca Juga: Prive Coffee & Sweet Blitar, Nikmati 20 Cita Rasa Kopi Nusantara dalam Konsep Slow Bar

Pemangkasan menentukan hasil akhir

Tahap berikutnya adalah menyempurnakan bentuk bonsai. Proses ini membutuhkan waktu panjang karena bentuk yang sempurna umumnya baru dapat diperoleh setelah bertahun-tahun.

Bentuk bonsai yang baik dinilai dari keseimbangannya. Proporsi antara bunga dan batang perlu terlihat sesuai dengan karakter tanaman aslinya. Daun yang lebat dan rimbun juga menjadi bagian penting dari tampilan.

Pemangkasan dan pemotongan titik tumbuh menjadi bagian dari proses pembentukan tersebut. Pemangkasan dilakukan pada cabang yang berada dekat dengan tunas.

Untuk potongan cabang yang berukuran besar, bagian bekas potongan dapat ditutup menggunakan parafin. Cara tersebut dilakukan agar tampilan bonsai tetap terlihat baik.

Pada akhirnya, membuat bonsai untuk pemula membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Pertumbuhan tanaman yang berlangsung terus-menerus membuat proses pembentukan harus dilakukan secara konsisten. Bahkan untuk mendapatkan bonsai dengan bentuk sempurna, diperlukan waktu yang panjang.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : TRIBUN BONSAI
Bonsai untuk Pemula bonsai tanaman bonsai tanaman hias media tanam