BLITAR KAWENTAR - Koleksi bonsai di lapak Mas Purno, Desa Jajan Cilik, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, menawarkan beragam pilihan dari ukuran kecil hingga jumbo. Harganya juga bervariasi, mulai ratusan ribu rupiah hingga puluhan juta, dengan sejumlah bonsai sudah siap pajang dan siap mengikuti kontes.
Dalam video tersebut, koleksi bonsai Mas Purno diperlihatkan satu per satu. Beberapa jenis yang tersedia antara lain sisir, saing simbur, klampis hitam, legundi, loa, iprik, serut, santigi, asam jawa, kimeng, wacang, beringin Filipin, hingga elegan.
Salah satu yang ditawarkan adalah bonsai sisir ukuran L dengan karakter batang tua dan terowongan pada bagian batang. Kondisi rantingnya disebut sudah rapat sehingga tinggal dilakukan pemangkasan untuk merapikan bentuk. Bonsai tersebut dibanderol Rp1,7 juta.
Ada pula saing simbur super mikro Vietnam ukuran medium. Rantingnya sudah rapat dan pohon tinggal dirapikan melalui pemangkasan. Harganya hanya Rp350 ribu.
Dari Klampis Rp10 Juta hingga Santigi Rp12 Juta
Untuk pencinta bonsai berukuran besar, klampis hitam jumbo menjadi salah satu koleksi yang mencolok. Pohon tersebut memiliki lingkar batang sekitar 1 meter dan karakter batang yang disebut sangat tua. Kondisi ranting sudah terbentuk sehingga masih membutuhkan pemangkasan untuk penyempurnaan.
Klampis hitam ukuran XL itu dibuka dengan harga Rp10 juta dan masih bisa dinegosiasikan.
Berikutnya ada legundi ukuran L yang disebut sudah siap pajang dan siap dibawa ke kontes. Batangnya memiliki liukan yang tegas, sedangkan rantingnya sudah rapat. Harganya Rp6 juta.
Bonsai loa ukuran L akhir juga tersedia dengan harga Rp10 juta. Pohon tersebut sudah memiliki kerangka ranting yang rapat dan hanya membutuhkan pemangkasan ringan.
Sementara itu, iprik ori ukuran medium ditawarkan Rp750 ribu. Serut ukuran L akhir yang masih berada dalam tahap cutting dibanderol Rp1,5 juta.
Baca Juga: Cara Merawat Bonsai Asem Jawa ala Mas Pardi, Ini Trik Jitu Potong Cabang untuk Pemula
Koleksi lain yang menarik perhatian adalah santigi ukuran L. Batangnya memiliki liukan yang keluar-masuk batu dengan karakter yang dinilai istimewa. Pohon tersebut sudah subur dan siap dipajang. Harganya Rp12 juta.
Untuk pencinta bentuk ekstrem, ada asam jawa hasil dari biji dengan liukan batang yang sudah diarahkan. Ukurannya medium dan masih dalam tahap penyuburan. Bonsai tersebut ditawarkan Rp800 ribu.
Ada Loa Jumbo dan Beringin Filipin
Koleksi berukuran besar juga mendominasi lapak Mas Purno. Salah satunya kimeng dengan bonggol besar dan ukuran XL. Pohon sudah melalui proses pengarahan dan pembentukan ranting. Harga yang dibuka Rp15 juta.
Ada pula iprik ori dengan batang lebih dari 1 meter. Pohon tersebut disebut sudah siap pajang dan siap kontes. Potnya sendiri berada di kisaran Rp3 juta, sedangkan harga pohonnya dibuka Rp55 juta.
Loa berukuran besar lainnya dibanderol Rp20 juta. Pohon tersebut memiliki buah yang lebat dan bentuk yang dinilai bagus dari berbagai sisi. Koleksi loa lain yang lebih matang ditawarkan Rp30 juta, sementara ada pula yang disebut berada di kisaran Rp45 juta.
Untuk ukuran lebih ekstrem, terdapat beringin Filipin original dengan bentangan lebih dari 2 meter dan tinggi sekitar 1,5 meter. Pohon ukuran XXL itu dibuka Rp30 juta.
Koleksi wacang ukuran XL juga ditawarkan Rp30 juta. Batangnya memiliki karakter khas dengan kaki-kaki yang sudah terbentuk dan tampilan yang dinilai menarik dari depan maupun belakang.
Mas Purno juga memiliki koleksi elegan super jumbo. Salah satunya berukuran double XL dengan ranting yang sudah matang dan siap pajang. Harga yang dibuka Rp15 juta. Koleksi elegan lainnya ditawarkan Rp60 juta, sedangkan ada pohon berukuran lebih besar yang disebut berada di atas Rp100 juta.
Lapak tersebut masih menyimpan banyak stok bonsai lain yang belum diperlihatkan dalam video. Bagi penghobi yang mencari bonsai dari bahan hingga pohon siap pajang, koleksi Mas Purno berada di Desa Jajan Cilik, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.
Editor : Difa'un NadhirohSumber : Diolah dari berbagai sumber