Sirah Kencong Blitar Punya Jalur Unik, dari Jalan Desa hingga Kebun Teh di Ketinggian 1.075 Mdpl

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 15:15 WIB
Sirah Kencong Blitar menawarkan perjalanan 20 kilometer dari Wlingi menuju kebun teh di lereng Gunung Kawi dengan ketinggian 1.075 mdpl.(Pinterest)
Sirah Kencong Blitar menawarkan perjalanan 20 kilometer dari Wlingi menuju kebun teh di lereng Gunung Kawi dengan ketinggian 1.075 mdpl.(Pinterest)

WLINGI - Sirah Kencong Blitar bukan sekadar tujuan untuk menikmati hamparan kebun teh. Perjalanan menuju kawasan wisata di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, justru menjadi bagian menarik karena melewati perkampungan, persawahan, perbukitan, hutan, hingga perkebunan sebelum mencapai lereng Gunung Kawi.

Sirah Kencong Blitar berada di kawasan dengan ketinggian sekitar 1.075 meter di atas permukaan laut. Dari wilayah Wlingi, perjalanan menuju lokasi dalam video tersebut mencapai sekitar 20 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam.

Rute perjalanan dimulai dari pertigaan Desa Meru. Setelah itu, perjalanan berlanjut melewati sejumlah wilayah, termasuk Tembalang, Ngadirenggo, dan Tegalasri. Pemandangan sepanjang jalan berubah secara bertahap dari kawasan permukiman hingga lingkungan perkebunan yang semakin hijau.

Baca Juga: Toyota Innova G 2024 Disulap Jadi Spek Sultan, Full Black hingga Interior Ala Mercedes-Maybach

Rute yang Berubah dari Tahun ke Tahun

Perjalanan menuju Sirah Kencong memiliki cerita tersendiri karena jalurnya sudah beberapa kali dilewati sejak awal 2000-an. Saat itu, kondisi jalan disebut belum sebagus sekarang.

Beberapa bagian jalan masih berupa makadam dan tanah. Aspal yang ada juga pernah mengalami kerusakan sehingga perjalanan membutuhkan waktu lebih lama. Setelah lebih dari lima tahun tidak kembali, kondisi sejumlah ruas terlihat sudah berubah.

Kini terdapat jalan yang sudah dicor dan diaspal. Namun, ketika semakin mendekati kawasan perkebunan, masih ditemukan bagian yang rusak dan mulai menyempit. Jalur menuju lokasi juga dipenuhi tikungan serta tanjakan dan turunan.

Meski begitu, tanjakan dan turunan tersebut disebut tidak terlalu tajam. Perjalanan dapat dilakukan dengan santai sambil menikmati pemandangan di kanan dan kiri jalan.

Salah satu daya tarik rute ini adalah pergantian lanskap yang cukup cepat. Setelah melewati persawahan dan perkampungan, perjalanan berlanjut menuju kawasan yang lebih tinggi. Pohon damar mulai terlihat di beberapa titik, disusul vegetasi khas wilayah pegunungan.

Dalam perjalanan juga disebut terdapat kawasan Greenfield dengan wilayah yang sangat luas. Di kawasan tersebut terdapat aktivitas peternakan sapi yang berkaitan dengan produksi susu.

Hamparan Kebun Teh di Lereng Kawi

Setelah melewati berbagai kawasan tersebut, perjalanan akhirnya memasuki wilayah Perkebunan Sirah Kencong. Tanaman teh menjadi pemandangan utama ketika kendaraan mulai berada di kawasan yang lebih tinggi.

Lokasi perkebunan berada di lereng Gunung Kawi. Ketinggiannya disebut mencapai sekitar 1.075 meter di atas permukaan laut. Kondisi tersebut membuat udara di kawasan ini terasa sejuk.

Namun, pengunjung juga perlu memperhatikan kondisi cuaca. Kawasan Sirah Kencong disebut cenderung sering diguyur hujan, terutama setelah siang hari. Pengendara sepeda motor dalam video tersebut bahkan mengingatkan pentingnya membawa jas hujan.

Kawasan agrowisata Sirah Kencong memiliki sejumlah fasilitas. Di sekitar pintu masuk terdapat penginapan, homestay, warung, dan kafe. Ada pula bukit yang dapat dinaiki melalui tangga di sekitar area kafe.

Baca Juga: Toyota FT86 Dimodifikasi Ekstrem, Pakai Air Suspension dan Velg Custom Super Lebar

Bagi pengunjung yang menyukai kegiatan alam, terdapat pula basecamp untuk mencari informasi terkait pendakian menuju kawasan Gunung Kawi. Selain itu, air terjun menjadi salah satu tujuan lain yang bisa ditemukan di kawasan tersebut.

Untuk menuju air terjun, pengunjung masih perlu berjalan kaki dari titik tertentu. Jalurnya berada di lingkungan yang cukup hijau. Paku-pakuan dan pakis terlihat tumbuh di beberapa bagian, menambah kesan alami kawasan.

Meski memiliki daya tarik alam, kondisi sejumlah fasilitas wisata disebut tidak seluruhnya masih seperti ketika awal dibuka. Pandemi pada 2020 turut disebut berdampak terhadap kawasan wisata. Beberapa fasilitas mulai mengalami kerusakan, sementara tanaman bunga yang dahulu menghiasi area sekitar gerbang masuk juga sudah tidak sebanyak sebelumnya.

Kendati demikian, kebun teh tetap menjadi daya tarik utama Sirah Kencong. Perjalanan menuju lokasi juga memberikan pengalaman tersendiri karena pengunjung tidak langsung disuguhi kawasan wisata, melainkan harus melewati jalur panjang dengan pemandangan yang terus berubah.

Dari jalan desa hingga lereng Gunung Kawi, perjalanan sekitar satu jam dari Wlingi memperlihatkan sisi lain Kabupaten Blitar. Sesampainya di kawasan perkebunan, hamparan teh dan udara sejuk menjadi penutup perjalanan panjang menuju Sirah Kencong.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : MT Tohir
Perkebunan Sirah Kencong Wlingi gunung kawi Kabupaten Blitar sirah kencong blitar