JLS Blitar Jolosutro Mulai Menembus Pegunungan, Begini Kondisi Trase di Lapangan

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 16:30 WIB
JLS Blitar Jolosutro mulai menembus kawasan pegunungan. Trase baru dibuka dari dua sisi dengan panjang pengerjaan sekitar 8 kilometer.(Pinterest)
JLS Blitar Jolosutro mulai menembus kawasan pegunungan. Trase baru dibuka dari dua sisi dengan panjang pengerjaan sekitar 8 kilometer.(Pinterest)

BLITAR - Pembangunan JLS Blitar Jolosutro menunjukkan perkembangan di sejumlah titik. Trase baru mulai terlihat menembus kawasan perbukitan dengan pembukaan badan jalan yang masih terus dilakukan menggunakan alat berat.

Perkembangan JLS Blitar Jolosutro tersebut terlihat dalam pantauan video terbaru kanal YouTube Aji Story. Dari kawasan utara Pantai Jolosutro, jalur baru tampak berada di sisi atas jalan lama yang tersambung dengan Jembatan Wonosari.

Kondisi JLS Blitar Jolosutro di lapangan masih jauh dari tahap akhir. Sejumlah bagian jalur masih berupa tanah dan belum cukup padat untuk dilalui sepeda motor dengan nyaman. Karena itu, beberapa titik harus dilewati dengan berjalan kaki.

Baca Juga: Toyota Innova G 2024 Disulap Jadi Spek Sultan, Full Black hingga Interior Ala Mercedes-Maybach

Trase Mengikuti Kontur Pegunungan

Jalur baru dibangun mengikuti karakter medan yang ada. Dari pantauan tersebut, trase terlihat berkelok dan naik menuju kawasan perbukitan. Bentuk jalan yang tidak lurus menjadi salah satu gambaran pembangunan JLS di kawasan selatan Blitar.

Dari sekitar Jembatan Wonosari, jalur lama masih menjadi akses menuju jalan utama. Sementara trase baru dibuka di bagian yang lebih tinggi dan diarahkan menuju kawasan berikutnya.

Setelah melewati area perbukitan, trase baru kembali bertemu dengan jalan utama. Namun, pertemuan tersebut bukan satu-satunya titik persilangan.

Dalam video terlihat beberapa lokasi lain yang juga menjadi bagian dari pembangunan. Alat berat ditempatkan di dekat jalan eksisting, sedangkan area tanah yang telah dibuka menunjukkan arah trase baru.

Dari salah satu titik persilangan, arah kiri menuju kawasan Pantai Jolosutro. Sementara arah kanan mengarah ke bagian pembangunan berikutnya.

Pekerjaan Berlangsung dari Timur dan Barat

Pembangunan ruas yang dipantau tersebut disebut memiliki panjang sekitar 8 kilometer. Pengerjaan berlangsung dari dua sisi, yakni kawasan Jolosutro di bagian timur serta Tempur, Ringinanyar, di sisi barat.

Dari sisi Jolosutro, pekerjaan bergerak menuju kawasan Pegunungan Pukuk Krio. Setelah itu, trase direncanakan melewati beberapa persimpangan sebelum bergerak ke arah barat.

Jembatan Gayam menjadi salah satu bagian yang disebut dalam jalur tersebut. Dari kawasan itu, pekerjaan kemudian mengarah menuju Tempur.

Pembuat video memperkirakan pengerjaan dari kedua sisi nantinya dapat bertemu di sekitar Jembatan Gayam. Namun, hal tersebut masih sebatas perkiraan berdasarkan pola pekerjaan yang terlihat di lapangan.

Belum ada keterangan dalam video mengenai waktu pasti kapan kedua titik pekerjaan tersebut akan tersambung. Karena itu, perkembangan pembangunan masih dapat dilihat dari aktivitas pembukaan trase di masing-masing sisi.

Baca Juga: Toyota FT86 Dimodifikasi Ekstrem, Pakai Air Suspension dan Velg Custom Super Lebar

Aktivitas Proyek Dipenuhi Alat Berat

Aktivitas pembangunan terlihat cukup intensif. Alat berat bekerja membuka dan membentuk jalur baru, sementara sejumlah truk membawa material hasil pekerjaan dari satu lokasi menuju area lainnya.

Lalu lintas kendaraan proyek membuat debu cukup tebal di beberapa bagian. Kondisi tersebut bahkan membuat kendaraan yang melintas terkadang terlihat samar dari kejauhan.

Selain alat berat untuk pekerjaan tanah, terlihat pula roller yang digunakan pada bagian jalan yang sedang dipadatkan. Beberapa titik di sekitar proyek diberi pembatas berwarna kuning dan hitam.

Patok-patok juga tampak berada di sepanjang area yang menjadi bagian dari trase baru. Keberadaan patok tersebut terlihat sebagai penanda di kawasan yang sedang dipersiapkan untuk pembangunan.

Dalam pantauan itu, pembuat video tidak masuk terlalu jauh ke area aktif proyek. Selain karena adanya aktivitas alat berat dan truk, langkah tersebut dilakukan agar tidak mengganggu para pekerja yang sedang menjalankan pekerjaan.

Perkembangan JLS Blitar Jolosutro tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan masih berlangsung pada tahap pembukaan trase dan pembentukan badan jalan. Jalur baru perlahan terbentuk dari kawasan Jolosutro menuju bagian barat, melewati medan perbukitan dan sejumlah titik persilangan dengan jalan yang sudah ada.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : aji story
JLS Blitar Jolosutro Jolosutro pembangunan jalan Blitar jalur lintas selatan JLS blitar