JAKARTA - Cara pasang lis plafon PVC tidak hanya membutuhkan ketepatan saat memasangnya. Pemotongan pada bagian sudut juga menjadi tahap penting agar dua sisi lis dapat bertemu dengan rapat. Dalam sebuah tutorial, terdapat dua teknik yang dapat digunakan untuk membuat potongan siku pada lis PVC.
Teknik pertama memanfaatkan pengukuran dengan siku. Sementara teknik kedua menggunakan mal yang telah dibuat sebelumnya. Kedua cara tersebut sama-sama bertujuan menghasilkan pertemuan lis yang rapi pada bagian sudut.
Bagi pemula, proses pemotongan sering menjadi bagian yang cukup membingungkan. Terutama ketika harus menentukan ukuran dan arah potongan. Karena itu, penggunaan pola atau alat bantu dapat mempermudah pekerjaan.
Baca Juga: Perubahan Desil Bikin Warga Kota Blitar Ramai Mengadu, Dinsos Minta Kemensos Percepat Data
Teknik Pertama Menggunakan Siku
Pada metode pertama, lis PVC terlebih dahulu diukur. Patokan pengukuran yang digunakan dalam tutorial adalah 4,2 sentimeter dari bagian dalam lis.
Setelah titik pengukuran ditentukan, bagian tersebut diberi tanda menggunakan alat ukur. Siku kemudian digunakan untuk membuat garis yang menjadi acuan pemotongan.
Garis dibuat pada bagian lis yang akan dipotong. Setelah itu, lis digergaji mengikuti garis tersebut. Proses pemotongan bisa menggunakan gergaji kayu maupun gerinda.
Ketepatan arah gergaji menjadi hal penting. Potongan harus mengikuti garis siku yang telah dibuat agar hasilnya sesuai dengan sudut yang diinginkan. Setelah terpotong, bagian lis dibersihkan dari sisa potongan.
Hasil potongan kemudian dicoba pada bagian sudut. Dalam tutorial, nat keramik digunakan sebagai salah satu acuan untuk mengecek apakah potongan sudah benar-benar siku.
Lis ditempelkan mengikuti nat keramik. Kedua bagian kemudian didekatkan untuk melihat hasil pertemuannya. Jika pemotongan tepat, kedua lis dapat bertemu dengan rapat tanpa celah yang mengganggu.
Teknik Kedua Memakai Mal
Cara kedua menawarkan metode yang berbeda. Pemotongan tidak lagi dilakukan dengan membuat garis siku secara manual. Sebagai gantinya, digunakan mal yang sudah disiapkan sebelumnya.
Lis PVC ditempelkan pada mal. Bagian yang akan dipotong kemudian mengikuti pola yang sudah tersedia. Metode ini membuat proses pengukuran menjadi lebih sederhana karena bentuk potongan sudah ditentukan oleh mal.
Meski lebih praktis, posisi lis harus dijaga agar tidak bergeser. Lis perlu dipegang dengan kuat selama proses pemotongan berlangsung.
Penggergajian dilakukan secara perlahan sambil mengikuti bentuk mal. Dalam tutorial, gergaji biasa digunakan untuk memotong lis PVC. Cara tersebut dilakukan sampai bagian lis benar-benar terputus.
Baca Juga: Perubahan Desil Bikin Warga Kota Blitar Ramai Mengadu, Dinsos Minta Kemensos Percepat Data
Untuk lis berikutnya, arah potongan dibuat berlawanan dengan potongan sebelumnya. Perbedaan arah ini diperlukan agar kedua bagian dapat dipertemukan pada bagian sudut.
Setelah kedua lis selesai dipotong, hasilnya kembali diperiksa menggunakan nat keramik. Kedua potongan didekatkan untuk memastikan pertemuannya sudah membentuk siku.
Hasil pengujian menunjukkan kedua teknik dapat digunakan untuk membuat sambungan lis yang rapat. Metode pertama mengandalkan ukuran 4,2 sentimeter dan bantuan siku, sedangkan metode kedua mengandalkan mal sebagai pola.
Pemilihan cara dapat disesuaikan dengan kemampuan dan alat yang dimiliki. Untuk pemula yang belum terbiasa membuat garis pengukuran, mal dapat menjadi alternatif. Sementara itu, teknik menggunakan siku dapat dipilih jika ingin membuat pola secara langsung pada lis.
Yang tidak kalah penting, proses pemotongan sebaiknya dilakukan dengan hati-hati. Lis harus ditahan dengan kuat agar tidak bergeser dan gergaji diarahkan mengikuti pola. Dengan begitu, hasil potongan lebih mudah disesuaikan ketika dua sisi lis dipertemukan.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Saerozi Cs