JAKARTA - Cara menggambar wajah menjadi salah satu teknik dasar yang banyak dipelajari oleh pemula yang ingin mengembangkan kemampuan menggambar. Untuk menghasilkan wajah yang proporsional, ada beberapa tahapan yang bisa dilakukan, mulai dari membuat struktur wajah, menentukan posisi mata dan hidung, hingga memberikan arsiran.
Dalam sebuah tutorial menggambar, seorang kreator membagikan cara menggambar wajah menggunakan referensi foto sebagai panduan. Teknik tersebut dimulai dari sketsa kasar sebelum berlanjut pada penggambaran detail wajah dan rambut.
Cara menggambar wajah dalam tutorial tersebut mengandalkan pengukuran sederhana untuk membantu menentukan proporsi. Meski tidak selalu akurat, teknik itu dinilai dapat membantu melatih kepekaan mata terhadap ukuran dan keseimbangan bentuk.
Baca Juga: Cara Pasang Lis Plafon PVC, Dua Teknik Ini Bikin Sudut Lebih Rapi
Mulai dari Sketsa dan Struktur Wajah
Tahap pertama adalah membuat sketsa. Bentuk dasar wajah dibuat menyerupai telur sebagai pola awal. Setelah itu, garis bantu ditambahkan untuk menentukan posisi mata, hidung, dan mulut.
Garis bantu tersebut berfungsi sebagai acuan sebelum detail wajah dibuat. Dengan adanya struktur awal, posisi setiap bagian wajah dapat lebih mudah disesuaikan.
Pada tahap berikutnya, mata mulai digambar. Jarak antara mata kiri dan kanan diukur menggunakan lebar mata sebagai patokan. Jarak antara mata dan hidung juga menggunakan perbandingan yang sama.
Lebar hidung pun dapat dijadikan acuan berdasarkan ukuran mata. Sementara untuk menentukan posisi garis bibir, sudutnya dapat disesuaikan dengan posisi pupil mata.
Teknik pengukuran seperti ini membantu pemula memahami hubungan ukuran antara satu bagian wajah dengan bagian lainnya. Namun, hasilnya tidak selalu presisi karena tetap mengandalkan pengamatan visual atau feeling.
Menurut kreator, kepekaan terhadap proporsi dapat terbentuk seiring dengan semakin seringnya berlatih menggambar.
Proporsi Wajah Dibagi Tiga
Salah satu teknik yang digunakan dalam tutorial adalah membagi panjang wajah menjadi tiga bagian. Ukuran dari dahi ke alis, alis ke hidung, dan hidung ke dagu dijadikan patokan dengan ukuran yang relatif sama.
Pembagian tersebut dapat membantu menentukan posisi bagian-bagian wajah sebelum detail ditambahkan. Bagi pemula, garis bantu semacam ini dapat menjadi panduan agar wajah yang digambar tidak terlihat terlalu panjang atau terlalu pendek.
Setelah bagian wajah selesai, rambut dibuat dengan menentukan bentuk keseluruhannya terlebih dahulu. Cara tersebut membuat seniman tidak langsung terjebak pada detail helai rambut.
Baca Juga: Cara Pasang Lis Plafon PVC agar Rapi, Lengkapi dengan Lampu LED Biar Makin Elegan
Arsir dari Gelap ke Terang
Tahap terakhir adalah mempertegas garis dan memberikan arsiran. Namun, garis sketsa kasar sebaiknya diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan bentuk wajah sudah terlihat seimbang.
Jika struktur sudah dianggap tepat, garis kemudian dapat dipertegas. Setelah itu, proses arsiran dilakukan dengan memperhatikan volume dan kontur wajah.
Dalam tutorial tersebut, teknik yang digunakan adalah cross hatching atau arsir silang. Arsiran dimulai dari bagian yang gelap menuju bagian yang lebih terang.
Untuk alatnya, digunakan dua jenis pensil, yakni 6B dan 8B. Pensil 6B digunakan untuk bagian yang lebih terang, sedangkan 8B digunakan pada area yang lebih gelap.
Teknik cross hatching memang membutuhkan latihan. Bagi pemula yang masih kesulitan membuat arsiran silang, penggunaan dusel dapat menjadi alternatif untuk membantu menghasilkan gradasi.
Namun, kemampuan mengarsir wajah tidak hanya bergantung pada teknik tangan. Pemahaman terhadap volume bentuk juga penting agar bayangan yang dibuat mengikuti kontur wajah.
Karena itu, sebelum mendalami arsiran wajah, pemula disarankan mempelajari basic shape atau bentuk dasar. Latihan menggambar bentuk sederhana dapat membantu memahami volume, perspektif, dan kontur.
Tutorial tersebut juga menekankan pentingnya latihan berulang. Kemampuan menggambar wajah tidak dapat diperoleh hanya dengan memahami teori. Kepekaan terhadap proporsi, bentuk, dan bayangan akan berkembang seiring konsistensi berlatih.
Pesan terakhir dari tutorial itu sederhana: teruslah berlatih menggambar hingga kemampuan yang awalnya terasa sulit menjadi sesuatu yang terbiasa dilakukan.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Aditya Art