Bonsai Klampis Kurang Subur, Ini Cara Memotong dan Mengganti Media yang Tepat

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 16:55 WIB
Bonsai Klampis perlu teknik pemotongan dan media tanam yang tepat. Simak cara memangkas serta mengganti pot agar pertumbuhan lebih baik. (PINTEREST)
Bonsai Klampis perlu teknik pemotongan dan media tanam yang tepat. Simak cara memangkas serta mengganti pot agar pertumbuhan lebih baik. (PINTEREST)

JAKARTA - Bonsai Klampis atau Klampis hitam membutuhkan perhatian khusus dalam perawatan, terutama saat melakukan pemotongan cabang dan penggantian media tanam. Dalam sebuah video di kanal Nyambik AI, perawatan Klampis dilakukan dengan mengganti media sekaligus menggunakan pot yang lebih besar karena pertumbuhan tanaman dinilai kurang subur dan berjalan lambat.

Pemilik bonsai menjelaskan kondisi tersebut diduga berkaitan dengan media dan ukuran pot yang digunakan sebelumnya. Pot yang terlalu kecil membuat tanaman belum memperoleh ruang yang cukup untuk proses pengembangan dan penyeimbangan.

Karena itu, bonsai Klampis tersebut dibongkar untuk mengganti media tanam. Pot baru yang lebih besar digunakan dengan harapan pertumbuhan pohon menjadi lebih baik.

Klampis memiliki sejumlah karakter yang mudah dikenali. Salah satunya adalah duri tajam yang tumbuh pada ruas-ruas batang. Daunnya disebut menyerupai daun putri malu. Pada sore hari, daun Klampis juga dapat menutup atau mengempis.

Selain karakter daun dan durinya, batang Klampis dinilai memiliki karakter yang bagus untuk dijadikan bonsai. Bagian batang dapat memperlihatkan bentuk dan tekstur yang kuat sehingga menjadi salah satu bagian yang diperhatikan dalam proses pembentukan.

Baca Juga: Cara Cek Desil 2026 Lewat HP, Begini Langkah Melihat Kategori Desil

Pemotongan Bonsai Klampis Tidak Boleh Terlalu Mepet

Salah satu hal penting dalam merawat bonsai Klampis adalah memperhatikan jarak saat melakukan pemotongan. Pemotongan tidak disarankan terlalu dekat dengan bagian cabang yang menjadi target.

Pemilik bonsai dalam video tersebut menjelaskan bahwa Klampis memiliki proses kekeringan yang dapat berlangsung cukup panjang setelah pemotongan. Karena itu, bagian yang dipotong perlu diberi jarak lebih dari target yang ingin dipertahankan.

Sebagai contoh, ketika satu cabang ingin dipertahankan sebagai bagian utama bonsai, pemotongan dilakukan sedikit lebih jauh dari titik yang menjadi target. Cara tersebut dilakukan untuk mengantisipasi apabila proses kekeringan menjalar dari bagian potongan.

Jika pemotongan dilakukan terlalu dekat, bagian cabang yang sebenarnya masih dibutuhkan berisiko ikut mengalami kekeringan. Pengalaman melakukan pemotongan Klampis menjadi pertimbangan dalam menentukan jarak tersebut.

Dalam proses yang diperlihatkan, bagian cabang dipotong dengan menyisakan jarak tertentu. Setelah pemotongan selesai, perawatan dilanjutkan dengan penggantian media dan pot.

Media Tanam Klampis Perlu Cenderung Poros

Selain teknik pemotongan, media tanam menjadi perhatian dalam perawatan bonsai Klampis. Media yang digunakan tidak disarankan terlalu banyak menyimpan air.

Komposisi yang dijelaskan dalam video terdiri dari pasir sebanyak dua bagian, tanah satu bagian, dan sekam satu bagian. Sekam yang digunakan kemudian diarahkan untuk menggunakan sekam bakar.

Baca Juga: Cara Cek Desil 2026 Lewat HP, Begini Langkah Melihat Kategori Desil

Komposisi tersebut dipilih agar media cenderung poros dan tidak terlalu banyak menahan air. Dalam video, Klampis disebut menyukai kondisi tempat yang panas dan tidak terlalu menyukai media yang terlalu banyak menyimpan air.

Meski demikian, penyiraman tetap dilakukan. Perhatian utamanya adalah memastikan media tidak berada dalam kondisi terlalu banyak menampung air.

Saat bonsai dibongkar, bagian akar terlihat sudah cukup padat. Media lama juga disebut telah berkurang sehingga penggantian menjadi diperlukan. Media baru kemudian dimasukkan ke dalam pot yang lebih besar.

Pergantian pot dilakukan karena tanaman masih membutuhkan proses penyeimbangan. Bentuk dan perkembangan pohon dinilai belum seimbang sehingga ruang tambahan diharapkan dapat mendukung proses tersebut.

Setelah media dan pot diganti, perawatan dilanjutkan dengan penyiraman. Penggunaan selang dari jarak tertentu juga perlu diperhatikan agar media tidak terbawa aliran air. Karena itu, bagian permukaan pot diberi batas menggunakan potongan batu supaya tanah tidak mudah kabur ketika disiram.

Perawatan bonsai Klampis dalam video tersebut menekankan dua hal utama, yakni ketelitian saat memangkas dan pemilihan media yang tidak terlalu menahan air. Penggantian pot dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan ruang yang lebih sesuai untuk proses pengembangan dan penyeimbangan tanaman.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Nyambi Ok
media tanam bonsai Perawatan Bonsai Bonsai Klampis Klampis Hitam bonsai