Pantai Parangtritis dari Terminal Giwangan, Naik Bus Mikro Cuma Rp20 Ribu

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 15:35 WIB
Pantai Parangtritis bisa dijangkau dari Terminal Giwangan dengan bus mikro sekitar Rp20 ribu, ditambah pilihan ATV, berkuda dan penginapan(Pinterest)
Pantai Parangtritis bisa dijangkau dari Terminal Giwangan dengan bus mikro sekitar Rp20 ribu, ditambah pilihan ATV, berkuda dan penginapan(Pinterest)

JAKARTA - Pantai Parangtritis masih menjadi salah satu tujuan wisata yang mudah dijangkau dari Kota Yogyakarta. Wisatawan tidak harus menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju kawasan pantai selatan tersebut. Transportasi umum dari Terminal Giwangan dapat menjadi pilihan dengan tarif perjalanan sekitar Rp20.000.

Akses menuju Pantai Parangtritis dimulai dari perjalanan menggunakan Trans Jogja menuju Terminal Giwangan. Dari terminal, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan bus mikro yang melayani rute menuju Parangtritis.

Perjalanan dengan transportasi umum ini memakan waktu sekitar satu setengah jam. Menariknya, bus mikro tersebut tidak langsung bergerak ke arah selatan sejak meninggalkan terminal. Kendaraan terlebih dahulu menuju kawasan Kota Yogyakarta untuk mengambil penumpang sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pantai Parangtritis.

Baca Juga: Uky Tantra Suarakan Kerusakan Lingkungan Lewat Reklame Raksasa KresekMen di Blitar

Dari Terminal Giwangan ke Parangtritis

Terminal Giwangan menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan menuju kawasan pantai. Terminal tersebut tidak hanya melayani perjalanan antarkota, tetapi juga memiliki sejumlah pedagang makanan dan berbagai bus.

Wisatawan yang berangkat dari kawasan Kota Yogyakarta dapat menggunakan Trans Jogja koridor 3A atau 3B untuk menuju Terminal Giwangan. Dalam video perjalanan, pembayaran Trans Jogja disebut dapat dilakukan menggunakan uang tunai maupun sejumlah metode pembayaran elektronik.

Setelah tiba di terminal, wisatawan dapat mencari bus mikro jurusan Parangtritis. Ongkos yang disebut dalam perjalanan tersebut sekitar Rp20.000.

Keberadaan bus mikro juga memiliki cerita tersendiri. Dalam video dijelaskan bahwa kendaraan jenis tersebut dahulu lebih banyak digunakan untuk melayani rute-rute di dalam maupun sekitar Yogyakarta sebelum Trans Jogja hadir pada 2008.

Sementara untuk rute menuju Parangtritis, sebelumnya juga pernah terdapat bus Jatayu. Bus tersebut disebut pernah melayani perjalanan Jogja-Parangtritis sebelum berhenti beroperasi sekitar tahun 2000.

Melewati Jembatan Kretek

Dalam perjalanan menuju pantai, bus melewati sejumlah kawasan yang menjadi bagian dari jalur selatan Yogyakarta. Salah satu titik yang mendapat perhatian adalah Jembatan Kretek.

Jembatan tersebut dibangun pada 1990 dan melintasi Sungai Opak. Dalam video disebutkan, sungai tersebut berhulu dari kawasan Gunung Merapi.

Sebelum Jembatan Kretek tersedia, rute lama Jogja-Parangtritis disebut melewati Imogiri dan Siluk. Setelah jembatan dibangun, perjalanan menuju kawasan pantai menggunakan jalur yang berbeda.

Bagi wisatawan yang baru pertama kali menggunakan transportasi umum, perjalanan ini sekaligus memberikan gambaran mengenai akses menuju Parangtritis dari pusat Yogyakarta.

Sesampainya di kawasan Parangtritis, bus berhenti di terminal yang lokasinya cukup dekat dengan pantai. Jarak dari Terminal Parangtritis menuju area pantai disebut hanya sekitar 50 meter sehingga wisatawan tidak membutuhkan perjalanan panjang lagi setelah turun dari bus.

Baca Juga: Dispendik Kota Blitar Tunggu Keputusan Pemkot soal Kelanjutan Guru Tamu di Sekolah Rakyat

Bisa Naik ATV dan Berkuda

Pantai Parangtritis menawarkan berbagai aktivitas bagi pengunjung. Salah satu yang cukup mencolok adalah penyewaan ATV yang tersedia di kawasan pantai.

Berdasarkan perjalanan dalam video, ATV berukuran kecil ditawarkan sekitar Rp50.000 dengan durasi penggunaan 20 menit. Sementara ATV berukuran lebih besar disebut memiliki tarif sekitar Rp100.000.

Selain ATV, wisatawan juga dapat mencoba aktivitas berkuda. Delman turut terlihat di kawasan wisata sehingga pengunjung memiliki beberapa pilihan kegiatan selain menikmati pemandangan laut.

Pantai Parangtritis dikenal dengan ombak laut selatan yang besar. Saat kunjungan pada Jumat pagi, kawasan pantai terlihat sudah cukup ramai meski belum memasuki akhir pekan.

Cuaca di kawasan pantai juga terasa panas. Wisatawan yang datang perlu memperhatikan kondisi tersebut, terutama ketika melakukan aktivitas di area terbuka dalam waktu cukup lama.

Fasilitas pendukung seperti toilet dan kamar mandi tersedia di sekitar kawasan wisata. Beberapa penginapan juga dapat ditemukan tidak jauh dari pantai.

Harga penginapan yang disebut dalam video cukup beragam. Kamar dengan kipas angin disebut berada di kisaran Rp100.000, sedangkan kamar berpendingin udara sekitar Rp250.000.

Untuk urusan makanan, wisatawan juga dapat menemukan warung di sekitar kawasan pantai. Dalam perjalanan tersebut, satu porsi nasi goreng dan ayam disebut menghabiskan sekitar Rp25.000.

Dengan kombinasi transportasi umum, penginapan, kuliner, serta pilihan aktivitas seperti ATV dan berkuda, Pantai Parangtritis masih menjadi destinasi yang dapat dijangkau dengan relatif mudah dari Yogyakarta tanpa harus membawa kendaraan pribadi.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Nugroho Febianto
Pantai Parangtritis Terminal Giwangan ATV Parangtritis bus Jogja Parangtritis wisata jogja