CIKARANG - Waterboom Lippo Cikarang menawarkan area rekreasi air dengan nuansa Bali yang terasa kuat. Selain kolam renang, tempat ini memiliki sejumlah fasilitas seperti kolam arus, kolam anak, kafe, gazebo, toilet, dan locker. Namun, dalam kunjungan vlog Yaudagas, beberapa wahana terlihat masih dalam perbaikan atau belum dioperasikan.
Kunjungan dimulai dengan pembahasan mengenai harga tiket masuk. Dalam vlog disebutkan harga tiket per orang sebesar Rp55.000. Sementara itu, terdapat paket untuk dua orang dengan harga Rp80.000 apabila membeli tiket langsung.
Setelah masuk, pengunjung dapat menemukan sejumlah tempat yang menjual perlengkapan untuk berenang. Beberapa barang yang ditawarkan antara lain kacamata, balon, dan pelampung. Dengan demikian, pengunjung yang tidak membawa perlengkapan sendiri masih dapat mencarinya di area tersebut.
Di dekat pintu masuk terdapat kolam anak. Area ini menjadi salah satu bagian yang diperkenalkan dalam kunjungan tersebut. Selain kolam anak, terdapat pula kolam arus yang menjadi salah satu pilihan untuk bermain air.
Baca Juga: Trans Studio Cibubur Punya Lebih dari 20 Wahana, dari Gokart hingga Pacific Rim
Nuansa Bali dan Area yang Teduh
Salah satu hal yang cukup menonjol dari Waterboom Lippo Cikarang adalah konsep kawasannya. Dalam vlog, suasana tempat tersebut disebut memiliki nuansa seperti Bali.
Hal itu terlihat dari sejumlah elemen bangunan dan dekorasi yang disebut menyerupai pura di Bali. Banyaknya pohon rindang juga membuat kawasan terasa sejuk. Pembawa acara bahkan menyebut suasananya membuat mereka seperti sedang berada di Ubud.
Kunjungan dilakukan saat akhir pekan. Meski demikian, pembawa acara menilai kondisi tempat tersebut tidak terlalu ramai. Situasi itu membuat area kolam dianggap cukup nyaman karena tidak terasa terlalu penuh.
Selain kolam renang, terdapat pula sejumlah gazebo yang bisa menjadi tempat beristirahat. Beberapa gazebo berada cukup jauh dari area kolam. Di kawasan tersebut juga terdapat kafe dan tempat makan yang menawarkan pilihan bagi pengunjung yang ingin makan sambil menikmati suasana tempat wisata.
Fasilitas lainnya yang terlihat adalah toilet yang tersebar di beberapa titik. Pengunjung juga dapat menemukan locker dalam jumlah cukup banyak untuk menyimpan barang bawaan.
Sejumlah Wahana Masih Dalam Perbaikan
Di balik area yang dinilai sejuk dan memiliki konsep menarik, terdapat catatan mengenai beberapa wahana yang belum dapat digunakan.
Dalam vlog, terlihat wahana perosotan dewasa yang masih dalam perbaikan. Pembawa acara menyayangkan kondisi tersebut karena wahana itu dinilai dapat menambah pilihan permainan bagi pengunjung apabila sudah kembali beroperasi.
Tidak hanya satu wahana, beberapa bagian lainnya juga disebut belum dioperasikan. Pembawa acara mengungkapkan belum mengetahui kapan wahana-wahana tersebut dapat digunakan kembali.
Kondisi itu menjadi salah satu hal yang cukup diperhatikan selama kunjungan. Sebab, meski kawasan Waterboom Lippo Cikarang dinilai memiliki tempat yang bagus dan sejuk, masih terdapat sejumlah wahana yang belum dapat dinikmati.
Baca Juga: Trans Studio Cibubur Punya Lebih dari 20 Wahana, dari Gokart hingga Pacific Rim
Selain fasilitas permainan, tersedia pula penyewaan ban. Dalam vlog disebutkan tarif sewa ban sebesar Rp150.000 untuk tiga jam. Setelah melewati tiga jam, terdapat biaya tambahan Rp50.000 per jam. Namun, ketika kunjungan berlangsung, ban yang hendak disewa disebut belum tersedia.
Setelah berkeliling, rombongan akhirnya mencoba kolam arus. Aktivitas berenang dilakukan bersama keluarga dan diselingi berbagai momen santai. Mereka juga sempat bermain di area kolam yang disebut sebagai bagian paling dalam.
Selain berenang, pengunjung dalam vlog terlihat melakukan aktivitas lain seperti bermain voli. Suasana kemudian ditutup setelah seluruh area yang ingin diperkenalkan selesai dikunjungi.
Secara keseluruhan, Waterboom Lippo Cikarang dalam vlog tersebut digambarkan sebagai tempat rekreasi air dengan suasana hijau dan konsep Bali. Kolam arus serta kolam anak menjadi bagian yang dapat dinikmati, sementara sejumlah fasilitas pendukung seperti gazebo, kafe, toilet, dan locker tersedia di beberapa area. Di sisi lain, beberapa wahana masih dalam perbaikan atau belum beroperasi saat kunjungan berlangsung.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : YaudaGas