JAKARTA - Ruang karaoke biasanya identik dengan interior modern dan perangkat hiburan. Namun, sebuah tempat yang dikunjungi Rizki Abadi melalui video YouTube justru menghadirkan ruang karaoke dengan suasana tradisional Jawa. Ruangan tersebut dipadukan dengan furnitur kayu, sepeda kuno, motor lawas, hingga bale-bale yang membuat suasananya berbeda.
Dalam tur tersebut, Rizki memperlihatkan sejumlah fasilitas dan ruangan yang tersedia. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah ruang karaoke yang dilengkapi berbagai ornamen bernuansa klasik.
Di dalamnya terdapat sepeda kuno yang digantung sebagai dekorasi. Ada pula sofa untuk bersantai serta beberapa koleksi motor zaman dulu. Perpaduan benda-benda lawas dengan ruang hiburan membuat area tersebut memiliki karakter tersendiri.
Bale-bale kayu juga ditempatkan di ruangan. Bentuknya memungkinkan pengunjung bersantai dengan posisi lebih santai, bahkan dilengkapi kasur. Area tersebut tidak hanya digunakan untuk bernyanyi, tetapi juga menjadi tempat beristirahat.
Dari ruang karaoke, tur kemudian berlanjut ke sejumlah area lain. Salah satunya adalah ruang makan dan dapur. Terdapat pula ruangan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Salah satu bangunan yang diperlihatkan memiliki konsep pendopo. Di area tersebut terdapat furnitur kayu berukuran besar serta ornamen tradisional yang membuat suasananya semakin kental dengan nuansa Jawa.
Perhatian juga tertuju pada patung loro blonyo. Ornamen tradisional tersebut ditempatkan di sejumlah area bangunan. Salah satu yang terlihat memiliki ukuran cukup besar dan berada di ruangan dengan dinding berbahan kayu.
Baca Juga: 6 Hotel Murah di Surabaya Mulai Rp80 Ribuan, Ada yang Dekat Terminal dan Kampus
Di bagian lainnya, terdapat loro blonyo yang ditempatkan di ruangan dengan area bawah yang dapat digunakan untuk bersantai. Keberadaan ornamen tersebut menjadi salah satu elemen dekorasi yang memperkuat karakter tradisional bangunan.
Fasilitas kamar juga diperlihatkan dalam tur. Setiap kamar disebut memiliki kamar mandi. Hal lain yang menarik, sejumlah ruangan tidak menggunakan pendingin udara atau AC.
Meski demikian, suasana di dalam ruangan disebut tetap terasa dingin. Dalam video, Rizki bahkan menggambarkan kondisi pagi sekitar pukul 10.00 yang membuat penghuni masih menggunakan selimut.
Selain suasana yang sejuk, salah satu daya tarik bangunan adalah pemandangannya. Dari area kamar dan ruang tertentu, pengunjung dapat melihat pemandangan ke arah pegunungan. Dalam kondisi saat kunjungan, kawasan tersebut terlihat berkabut setelah hujan.
Pemandangan pegunungan menjadi semakin menarik ketika dipadukan dengan keberadaan loro blonyo dan material kayu pada bangunan. Kesan tradisional dan suasana alam tampak menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan tempat tersebut.
Tur kemudian berlanjut menuju bangunan lain yang disebut sebagai joglo. Bangunan tersebut memiliki teras dan balkon berukuran cukup besar. Area ini dapat digunakan untuk bersantai sambil menikmati suasana sekitar.
Terdapat pula ruang serbaguna yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan. Dalam video disebutkan, ruangan tersebut dapat digunakan untuk meeting, acara pernikahan, maupun kegiatan lainnya.
Area tersebut juga menawarkan pemandangan ke arah Gunung Pangrango. Dengan ruang yang luas, teras, serta panorama pegunungan, bagian ini menjadi salah satu titik yang menarik untuk bersantai atau sekadar menikmati kopi.
Konsep bangunan secara keseluruhan memperlihatkan perpaduan antara fasilitas modern dan elemen tradisional. Ruang karaoke menjadi fasilitas hiburan, sementara joglo, pendopo, furnitur kayu, loro blonyo, serta koleksi kendaraan lawas memberikan karakter yang kuat.
Penggunaan ornamen tradisional juga tidak hanya ditempatkan sebagai pelengkap. Elemen kayu dan berbagai benda lawas muncul di sejumlah ruang sehingga membentuk suasana yang konsisten.
Dari ruang karaoke hingga joglo dengan pemandangan Pangrango, tempat tersebut menawarkan pengalaman yang tidak hanya mengandalkan fasilitas dalam ruangan. Suasana alam dan karakter bangunan tradisional turut menjadi bagian dari daya tarik yang terlihat dalam tur Rizki Abadi.
Editor : M. Helmi Nurhisam