Lahan 71 Meter Persegi, Rumah Etnik Modern Full Furnish Ini Dijual Rp490 Juta

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 18:15 WIB
Rumah 71 meter persegi di Banguntapan, Bantul, mengusung desain etnik modern, dua kamar tidur, full furnish, dan dijual Rp490 juta.(pinterest)
Rumah 71 meter persegi di Banguntapan, Bantul, mengusung desain etnik modern, dua kamar tidur, full furnish, dan dijual Rp490 juta.(pinterest)

BANTUL - Rumah 71 meter persegi dengan konsep etnik modern ini ditawarkan dalam kondisi full furnish dengan harga Rp490 juta. Hunian tersebut berada di Perumahan Wirokerten Pratama, Banguntapan, Bantul, dan memiliki bangunan tipe 50.

Meski berdiri di atas lahan yang tidak terlalu luas, rumah ini dirancang dengan sejumlah ruang yang cukup lengkap. Terdapat dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang utama, teras, area makan, dapur, hingga taman kecil di bagian belakang.

Konsep etnik modern menjadi karakter utama hunian. Elemen bata ekspos, kayu, tanaman, serta sejumlah ornamen dekoratif digunakan sejak bagian depan hingga area dalam rumah.

Fasad rumah menampilkan kombinasi bata ekspos dengan lisplang bermotif kayu. Material tersebut memberikan kesan tradisional tanpa menghilangkan bentuk rumah modern.

Area carport berada di bagian depan dengan ukuran sekitar 3 x 4,5 meter. Lantainya menggunakan tegel yang diberi variasi tali air. Pola tersebut tidak hanya menjadi elemen visual, tetapi juga dibuat untuk membantu aliran air.

Bagian atas carport menggunakan galvalum dengan rangka kayu. Di sampingnya terdapat area sekitar 3 x 2 meter yang dapat digunakan untuk menempatkan tanaman hias.

Perpaduan tanaman hidup, bata ekspos, dan kayu membuat area depan terlihat lebih asri. Beberapa bagian dinding juga menggunakan jendela dengan model yang disesuaikan dengan konsep etnik.

Teras Berfungsi sebagai Ruang Tamu

Masuk ke bagian teras, tersedia empat kursi berbahan kayu. Teras berukuran sekitar 3 x 2,5 meter ini dibuat cukup luas sehingga dapat digunakan sebagai tempat menerima tamu.

Baca Juga: 3 Hotel Bintang Lima Ini Punya Pengalaman Menginap Berbeda, Mana yang Terbaik?

Dinding bata ekspos, partisi lisplang, dan plafon kayu membuat karakter etnik semakin terasa. Konsep tersebut kemudian dilanjutkan ke bagian ruang utama.

Ruang utama memiliki ukuran sekitar 3 x 4,2 meter. Lantainya menggunakan granit berukuran 60 x 60. Ruangan sudah dilengkapi sofa, kursi, serta berbagai wall decor.

Salah satu sisi dinding menggunakan bata ekspos. Namun, material tersebut tidak diterapkan pada seluruh permukaan dinding. Penggunaan secara sebagian disebut menjadi salah satu cara untuk menjaga biaya pembangunan agar tidak terlalu tinggi.

Berbagai ornamen memenuhi beberapa bagian ruang utama. Dekorasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari konsep interior yang ingin menghadirkan suasana etnik di dalam rumah.

Dari ruang utama, terdapat akses menuju dua kamar tidur. Kamar pertama berukuran sekitar 3 x 3 meter. Seperti bagian depan rumah, salah satu sisi dinding kamar juga menggunakan bata ekspos.

Kamar kedua berukuran sekitar 3 x 2,5 meter dan telah dilengkapi sejumlah furnitur. Di dalamnya terdapat kasur, ranjang dengan laci, karpet, dan lemari pakaian.

Kamar kedua juga memiliki jendela yang mengarah ke taman belakang. Keberadaan bukaan tersebut membantu memberikan sirkulasi udara di dalam ruangan.

Satu kamar mandi tersedia dengan ukuran sekitar 1,5 x 1,5 meter. Fasilitasnya meliputi shower dan kloset duduk. Keramik dinding digunakan hingga sekitar 1,3 meter, sedangkan lantainya memakai motif bebatuan yang memberikan kesan alami.

Dapur Semi Terbuka

Bagian belakang rumah digunakan sebagai area ruang makan dan dapur. Keduanya dibuat menyatu dalam satu ruangan berukuran sekitar 3,5 x 2,5 meter.

Baca Juga: 7 Hotel Mewah di Jakarta dengan Fasilitas Berkelas untuk Liburan

Dapur dirancang minimalis dengan area untuk kompor dan sink. Top table menggunakan warna hitam, sementara dindingnya dihiasi keramik bermotif bata.

Meja makan menggunakan material kayu sehingga tetap selaras dengan konsep etnik yang diterapkan di ruangan lain. Berbagai wall decor juga ditempatkan di area tersebut untuk menambah kesan hangat.

Area dapur dan ruang makan dibuat semi terbuka. Di belakangnya terdapat taman berukuran sekitar 2 x 2,5 meter yang dilengkapi paranet.

Penggunaan paranet memungkinkan air hujan tetap masuk sekaligus membantu menyaring kotoran. Material tersebut juga disebut dapat membantu mengurangi panas dan relatif murah.

Dengan luas lahan 71 meter persegi, rumah tipe 50 ini mencoba memaksimalkan setiap ruang yang tersedia. Konsep etnik modern dipadukan dengan furnitur lengkap sehingga hunian tidak hanya mengandalkan tampilan fasad.

Rumah tersebut ditawarkan seharga Rp490 juta dalam kondisi full furnish. Perpaduan material kayu, bata ekspos, tanaman, serta tata ruang yang compact menjadi ciri utama hunian ini.

Editor : M. Helmi Nurhisam
rumah etnik modern rumah Bantul rumah Banguntapan rumah Rp490 juta rumah 71 meter persegi