Feng Shui Rumah Bisa Bawa Rezeki? Ini yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Beli Properti

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 17:25 WIB
Feng shui rumah kerap dikaitkan dengan rezeki. Simak perbedaannya dengan faktor rasional seperti legalitas, lokasi dan kemampuan finansial. (PINTEREST)
Feng shui rumah kerap dikaitkan dengan rezeki. Simak perbedaannya dengan faktor rasional seperti legalitas, lokasi dan kemampuan finansial. (PINTEREST)

JAKARTA - Feng shui kerap digunakan sebagai pertimbangan ketika memilih rumah, mulai dari arah hadap, posisi pintu utama, aliran udara, pencahayaan hingga tata letak ruangan. Namun, apakah posisi rumah benar-benar dapat mendatangkan rezeki? Pembahasan tentang feng shui menunjukkan bahwa kepercayaan tersebut perlu dibedakan dari faktor rasional dalam mengambil keputusan properti.

Kisah Hasan dan Andi menggambarkan perbedaan pandangan tersebut. Hasan sedang mempertimbangkan sebuah rumah dengan lokasi strategis, dekat jalan utama dan fasilitas umum. Rumah itu memiliki luas tanah 90 meter persegi dengan bangunan 60 meter persegi. Desainnya minimalis modern dan harganya masih sesuai dengan anggaran Hasan.

Ketika Andi melihat rumah tersebut, ia justru memperhatikan aspek feng shui. Menurut penjelasan Andi, dalam kepercayaan feng shui, posisi rumah, pintu utama, aliran udara, pencahayaan dan tata letak ruangan dipercaya memiliki pengaruh terhadap energi di dalam rumah.

Baca Juga: Feng Shui Bangun Rumah Perlu Perhatikan Arah Hadap hingga Posisi Pintu

Pintu utama menjadi salah satu bagian yang sering diperhatikan. Dalam feng shui, pintu utama disebut seperti mulut rumah karena menjadi akses keluar masuk penghuni sekaligus energi. Pintu yang bersih, tidak terhalang barang, memiliki pencahayaan cukup dan mudah digunakan dianggap lebih baik.

Namun, ada penjelasan praktis di balik kondisi tersebut. Pintu yang terang, lapang, aman dan mudah diakses memang dapat membuat rumah terasa lebih nyaman. Kesan pertama terhadap rumah juga dapat memengaruhi persepsi calon pembeli.

Hal serupa berlaku pada sirkulasi udara dan pencahayaan. Rumah yang memiliki ventilasi baik, pencahayaan alami cukup serta tata ruang efisien cenderung lebih nyaman dihuni. Kenyamanan tersebut kemudian dapat berkaitan dengan produktivitas penghuni dan pola kehidupan sehari-hari.

Feng Shui dan Tata Ruang Rumah

Dapur juga menjadi bagian yang diperhatikan dalam feng shui. Beberapa kepercayaan mengaitkan dapur dengan kemakmuran karena menjadi tempat menyiapkan makanan dan kebutuhan hidup. Posisi kompor, wastafel dan elemen air juga disebut perlu diperhatikan agar tidak dianggap saling bertentangan.

Dari sisi praktis, desain dapur memang dapat berpengaruh terhadap pengeluaran rumah tangga. Dapur yang sempit, penyimpanan terbatas atau posisi peralatan yang tidak ergonomis dapat membuat aktivitas memasak menjadi kurang efisien. Kondisi tersebut berpotensi membuat penghuni lebih sering membeli makanan dari luar.

Kamar tidur juga memiliki perhatian tersendiri. Dalam feng shui, posisi tempat tidur sering dikaitkan dengan ketenangan dan kualitas istirahat. Secara logis, kamar yang tenang, memiliki ventilasi baik, tidak terlalu bising dan mempunyai pencahayaan yang sesuai memang dapat menciptakan lingkungan tidur yang lebih nyaman.

Kualitas istirahat kemudian dapat berhubungan dengan produktivitas. Namun, dalam pembahasan tersebut, peningkatan penghasilan tidak dianggap berasal dari posisi bantal atau arah tertentu, melainkan dari kerja keras dan keputusan yang tepat.

Jangan Abaikan Faktor Properti

Perbedaan antara feng shui dan keputusan investasi semakin terlihat ketika Hasan menemukan rumah lain yang disebut memiliki feng shui bagus. Arah hadap dan tata letaknya dianggap menguntungkan, tetapi harga rumah tersebut jauh lebih tinggi. Lokasinya juga lebih jauh dari tempat kerja, akses jalannya kurang baik, dan dokumen kepemilikannya masih perlu diperiksa.

Kondisi itu membuat Hasan mempertanyakan apakah rumah yang dianggap membawa keberuntungan tetap bisa disebut hoki jika cicilan KPR justru membebani keuangan.

Baca Juga: Feng Shui Bangun Rumah Perlu Perhatikan Arah Hadap hingga Posisi Pintu

Dalam membeli properti, faktor fundamental tetap perlu diperhatikan. Hasan diarahkan untuk mengecek SHM atau SHGB, status rumah, IMB atau PBG sesuai ketentuan, NJOP, akses jalan, kondisi struktur bangunan, potensi banjir, fasilitas sekitar, potensi capital gain hingga kemampuan membayar cicilan.

Feng shui dapat menjadi pertimbangan pribadi atau bagian dari budaya dan filosofi. Namun, tidak ada bukti kuat dalam pembahasan tersebut bahwa arah rumah, posisi pintu atau tata letak tertentu secara langsung dapat mendatangkan uang dan keberuntungan.

Pada akhirnya, beberapa prinsip feng shui dapat beririsan dengan desain rumah yang masuk akal, seperti menjaga rumah tetap rapi, terang, memiliki ventilasi, sirkulasi ruang yang baik dan nyaman dihuni.

Bagi calon pembeli, rumah yang tepat bukan sekadar memiliki arah atau tata letak yang dianggap membawa hoki. Rumah yang nyaman, memiliki potensi nilai, legalitas aman, kualitas bangunan baik dan cicilannya tidak mengganggu kondisi keuangan menjadi pertimbangan yang lebih menyeluruh.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Rumah dan Uang
Properti Feng Shui Rumah investasi properti feng shui rumah